Pengaruh Haul Abah Guru Sekumpul Serta Keteladanannya Bagi Masyarakat Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.57235/jamparing.v1i2.1017Keywords:
Pengaruh, Haul Abah Guru Sekumpul, Religi, Kebudayaan, Keteladanan, BanjarmasinAbstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pengaruh kegiatan haul abah guru sekumpul serta keteladanannya bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Abah guru sekumpul adalah seorang ulama besar yang dikenal hebat dan karismatik, yang bernama Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang lahir pada tanggal 27 Muharram 1361H/11/2/1942 M di Kampung Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar. Selain dikenal sebagai guru sekumpul, masyarakat menyebutnya guru ijai, guru abah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui biografi Abah guru sekumpul, proses pelaksanaan kegiatan haul abah guru sekumpul, pengaruh kegiatan haul guru sekumpul bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan hari pertama dilakukan setelah sholat Isya di kubah atau area tempat Abah Guru Sekumpul dimakamkan. Sementara itu, di hari kedua diselenggarakan acara terpenting di Masjid Ar-Raudhah Sekumpul Martapura. Sejak hari pertama pelaksanaan haul hingga acara puncak, jemaah berduyun-duyun ke tempat yang jaraknya bahkan puluhan kilometer dari pusat kegiatan haul. Puncak acara dimulai dengan pembacaan Maulid Al-Habsy, dilanjutkan dengan upacara peringatan nasyid dan terakhir pembacaan doa. Acara tersebut dipimpin oleh dua putra abah guru Sekumpul, Haji Ahmad Hafi Badali dan Haji Muhammad Amin Badali, yang didampingi para imam dan habib. Setelah itu, seluruh masyarakat kembali ke tempat semula. Berdasarkan hasil penelitian kegiatan haul sekumpul memiliki pengaruh dan makna yang mendalam bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. Terutama dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Masyarakat yang berdatangan dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk mengahadiri acara haul sekumpul, yang tentunya semakin mempererat rasa persatuan masyarakat, dan saling membantu terutama dalam membuat posko di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Masyarakat bergotong royong membangun posko dan menyediakan tempat istirahat dan makan gratis. Selain menggerakkan roda perekonomian daerah, kohesi sosial juga meningkat. Nilai persatuan dan kesatuan semakin menguat, gotong royong tumbuh dan berkembang kembali bagi masyarakat Kalimantan Selatan khususnya di Martapura. tentunya, semua ini mempengaruhi stabilitas sosial dan keadaan masyarakat yang lebih damai. Lokasi penelitian ini di lakukan di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan interview (wawancara), observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti yaitu pada kegiatan haul abah guru sekumpul di martapura, ada dapur yang berjumlah kurang lebih 100 untuk dijadikan dapur umum dalam pelaksanaan kegiatan haul, Makanan dan minuman gratis untuk para jemaah yang datang dalam kegiatan haul, Lahan parkir dan penginapan gratis yang telah disediakan masyarakat yang dikelola oleh koordinator kegiatan, Relawan yang berjumlah ribuan dalam menjalankan tugas masing-masing seperti keamanan, juru masak, petugas sampah dan lain sebagainya, serta transportasi gratis seperti ojek dan taksi online, khususnya bagi penumpang yang akan mengikuti kegiatan haul. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa tidak ada kepanitiaan khusus pada kegiatan ini. Dan tidak ada undangan khusus untuk kegiatan ini, terlebih kegiatan ini bersifat umum dan siapa saja boleh mengikuti kegiatan haul ini. Jemaah dari kegiatan haul abah guru sekumpul ini tidak hanya diketahui dan diikuti oleh masyarakat Kalimantan saja, tetapi ada juga dari luar Kalimantan hingga luar negeri contohnya seperti Amerika, Timur Tengah, Malaysia, Singapura, Brunei darrusallam dan sebagainya.
Downloads
References
Amiqah, Motivasi Jemaah Mengikuti Haul Guru Sekumpul di Yogyakarta, Seminar Nasional Islam Moderat, UNWAHA Jombang, (2018).
Batur (2007), K.H Muhammad Zaini Abdul Ghani dan Peranannya Dalam Menggembangkan Agama Islam di Desa Jawa, Martapura Kalimantan Selatan 1990-2005, Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakartaa.
Dodi M. Gozali, Communication Measurement: Konsep dan Aplikasi Pengukuran Kinerja Public Relation, Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2005, h. 103.
Ersis Warmansyah Abbas, K.H Muhammad Zaini Abdul Ghani: Biografi Dakwah Berbasis Kearifan Lokal, (Mei 2015).
Keith Butterick, Pengantar Public Relation: Teori dan Praktik, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, Cet-2, 2013, h. 62.
Onong Uchjana Effendy, Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, Bandung: PT.Citra Aditya Bakti, 2000, cet. Ke-2, hal. 312-313.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










