Analisis Kapasitas Apron Dalam Penempatan Parkir Pesawat Udara di Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo Biak
DOI:
https://doi.org/10.57235/jamparing.v1i2.1026Keywords:
Kapasitas Apron, Parking Stand, Apron Movement Control, ApronAbstract
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar kapasitas apron pada saat jam normal untuk tempat parkir pesawat udara di Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo Biak. Kemudian tujuan dari penelitian ini juga untuk mengetahui seberapa besar kapasitas apron pada saat jam puncak untuk tempat parkir pesawat udara apakah masih memadai atau melebihi kapasitas. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Mei sampai dengan 10 Juni 2023, di Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak. Penelitian ini dilakukan di ruangan Airport Operation Control Center (AOCC) yang berfokus kepada pengoprasian unit Apron Movement Control (AMC). Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari hasil pengamatan, dokumen perusahan, dan wawancara dengan narasumber dari unit Apron Movement Control (AMC) yang menangani area airside khususnya apron. Luas apron adalah untuk panjang dan lebar apron 345m x 90m. Kapasitas apron di Bandar Udara Biak berjumlah 9 parking stand, Parking stand 1 dan 2 digunakan untuk Small Body memiliki ukuran 44m x 32m, parking stand 3 digunakan untuk Wide Body ukurannya 57m x 45m, parking stand 4-7 digunakan untuk Narrow Body ukurannya 38m x 45m. Kapasitas Apron pada saat jam puncak masih memadai dikarenakan jam puncaknya atau golden hour sesuai dengan jam operasi di jam 6 pagi dan jam 11 siang. Dari 9 parking stand, apron yang digunakan hanya 20% yang menampung 2-3 pesawat.
Downloads
References
Adrian, Dhimas Dwiki. (2021). Peran Petugas Apron Movement Control (AMC) Dalam Pengawasan Aktivitas Untuk Menunjang Keselamatan Sisi Udara Bandar Udara Tunggul Wulung Cilacap.
Annex 14 International Civil Aviation Organization. Tentang pengertian bandar udara.
Apron Movement Control. (2016). Pedoman Keselamatan dan Pengoperasian Segala Kegiatan yang Dilakukan di Area Airside. PT.Angkasa Pura I.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Data Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo Biak. Diakses dari https://hubud.dephub.go.id/hubud/website/BandaraDetail.php?id=227.
Istifaiyah. (2021). Pengaruh Kebisingan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada petugas di Area Apron Bandar Udara Juanda Surabaya. Skripsi.
Letsoin, Petrus Dennish. (2020). Optimalisasi Koordinasi antara Unit Apron Movement Control dan Unit Ground Handling dalam penempatan Parking Stand Pesawat di Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo Biak. Skripsi.
Luky Surachman, D. R. (2017). Evaluasi kapasitas apron Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon. Skripsi.
Merwati, Gustiwara. (2021). Sistem Pengawasan Terhadap Keselamatan Penerbangan Oleh Unit Apron Movement Control di Bandar Udara Adi Soemarmo Solo. Tugas Akhir.
Pariaji, Danang. (2018). Pengenalan umum GSE-Ground Support Equipment. Artikel Penerbangan.
Peraturan Menteri Perhubungan. Nomor PM 77 2015 Standarisasi dan Sertifikasi Fasilitas Bandar Udara. 30 April 2015. Lembaga Negara Republik Indonesia.
Putra, Andrie Juniarto. (2020). Analisis kapasitas apron pada Yogyakarta International Airport. Skripsi.
Rahman, A. (2015). Evaluasi Kapasitas Apron Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Skripsi.
Rahman, A. (2015). Evaluasi Kapasitas Apron Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Skripsi.
SKEP/100/XI/1985. tentang Peraturan dan Tata Tertib Bandar Udara Pasal 1 ayat 1 parking stand merupakan tempat parkir pesawat udara.
SKEP/91/IV/2008. tentang Peralatan Penunjang Pelayanan Darat Pesawat Udara (Ground Support Equipment/GSE).
Standard Operating Procedure (SOP). Apron Movement Control Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo Biak tahun 2016.
Sugiarto, E. (2015). Menyusun Proposal Kualitatif: Skripsi dan Thesis. Cetakan Pertama. Suaka Media. Yogyakarta.
Sugiyono, 2007, Metodologi Penelitian Bisnis, PT. Gramedia, Jakarta
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cetakan ke 25. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. 12 Januari 2009. Lembaga Negara Republik Indonesia. Secretariat Negara. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










