Struktur Sosial Masyarakat Nelayan Pesisir di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai

Authors

  • Salsabila Zahri Sativa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Wasiyem Wasiyem Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nabila Fitri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Suci Ramadhani Rangkuti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Rahmayani Rahmayani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Marwah Naila Maharani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jamparing.v3i1.5337

Keywords:

Struktur Sosial, Masyarakat Pesisir

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur sosial dalam kehidupan Masyarakat Nelayan Pesisir di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif.Teknik pengumpulan data adalah observasi (pengamatan) , interview (wawancara), untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan adalah data primer dan sekunder. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 10 orang yang ditentukan secara langsung. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data tersebut kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Struktur sosial Masyarakat Nelayan pesisir di Kecamatan pantai cermin Kabupaten serdang bedagai yaitu terbagi menjadi 3 lapisan yaitu: Toke(juragan),Tekong,dan Nelayan buruh atau anggota. Pelapisan masyarakat nelayan ini terbentuk atas dasar kepemilikan atau penguasaan modal dan alat produksi. Struktur sosial dalam masyarakat nelayan di kecamatan pantai cermin ini bersifat terbuka baik secara vertikal maupun horizontal. Adapun hubungan kerja dalam aktivitas nelayan di kecamatan pantai cermin adalah hubungan kerjasama yang saling menguntungkan.

References

Arif Satria 2002, Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: Pustaka Cidesindo.

Ferina, N. N. D. A. (2021). Strategi Adaptasi Nelayan dii Kenjeren, Kecamatan Sukolilo Larangan, Kabupaten Surabaya, Provinsi Jawa Timur dalam Menghadapi Ekologinya. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. 2 (1): 115-127.

Husnaini Usman dan Purnomo Setiady Akbar. 2000. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Imron, M. (2003). Pengembangan Ekonomi Nelayan dan Sistem Sosial Budaya. Jakarta: PT. Gramedia.

Kamal, A. et. al. (2021). Relasi Punggawa Sawi dalam Arena Politik: Studi Pada Komunitas Pedagang Antar Pulau di Desa Tarasu Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Jurnal Sosio Sains. 7 (1): 72-82.

Kusnadi. 2004, Mengatasi Kemiskinan Nelayan Jawa Timur, pendekatan terintegrasi, Yogyakarta Pembaharuan.

Poloma, Margaret M, 2003, Sosiologi Kontemporer, Diterjemahkan oleh . Yasogama Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Pratama, O. (2020). Konservasi Perairan Sebagai Upaya menjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia. Retrieved from KKP.go.id

Qoriah Saleha.2013,Kajian Struktur Sosial Dalam Masyarakat Nelayan Di Pesisir Kota Balikpapan .Buletin Psp Volume 21 No. 1 Semarang, Jurnal Sabda Vol 8: 7-1

Septiana, S. (2018). Sistem Sosial Budaya Pantai: Mata Pencaharian Nelayan dan Pengolahan Ikan di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Jurnal Sabda. 13 (1).

Setyorini, H. B. 2013. Budaya Kemiskinan Nelayan di Mangunharjo Semarang. Semarang, Jurnal Sabda Vol 8: 7-1

Downloads

Published

2025-01-29

Citation Check