Multimodalitas dalam Film Jembatan Pensil (Perspektif Wacana Multimodal)

Authors

  • Nur Chalimah Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan, Indonesia
  • Mochamad Bayu Firmansyah Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan, Indonesia
  • Badriyah Wulandari Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jamparing.v4i2.9004

Keywords:

multimodalitas, film, Jembatan Pensil, wacana multimodal, modalitas

Abstract

Film sebagai media audiovisual memanfaatkan berbagai modalitas untuk membangun makna sehingga menarik dikaji melalui perspektif Wacana Multimodal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk multimodalitas dalam film Jembatan Pensil berdasarkan perspektif Wacana Multimodal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian berupa film Jembatan Pensil karya Hasto Broto yang diakses melalui YouTube, sedangkan data penelitian berupa dialog, musik, suara, gerak, dan gambar yang terdapat dalam film. Data dikumpulkan melalui teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil memanfaatkan lima modalitas, yaitu bahasa, musik, suara, gerak, dan gambar. Modalitas bahasa direpresentasikan melalui kata, frasa, klausa, dan kalimat; modalitas musik melalui melodi, harmoni, dan ritme; modalitas suara melalui intonasi, nada bicara, efek bunyi, dan suara lingkungan; modalitas gerak melalui ekspresi wajah, gerakan tubuh, bahasa tubuh, dan tindakan; sedangkan modalitas gambar direpresentasikan melalui tampilan visual tokoh, tampilan peristiwa, warna, pencahayaan, dan latar. Kelima modalitas tersebut saling berinteraksi dalam membangun makna serta memperkuat penyampaian pesan mengenai perjuangan pendidikan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai karakter dalam film.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beby Auliya, Yuliati Eka Asi, Lazarus Linarto, Albertus Purwaka, & Misnawati Misnawati. (2024). Analisis Nilai Perjuangan dalam Film Jembatan Pensil Disutradarai Oleh Hasto Broto dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Di SMP. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 3(1), 28–38. https://doi.org/10.55606/mateandrau.v3i1.1967

Firmansyah, M. B., & Ridwan, M. (2025). Multimodal Learning Practices in Psychology of Literature Courses in Higher Education. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(2), 669-683.

Firmansyah, M. B., & Rokhmawan, T. (2025). Realitas Sosial dalam Video Klip “Mangu” Karya Fourtwnty Ft. Charita (Persperktif Wacana Multimodal). Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4522-4529.

Hakim, L. N., Rosario, T. M., Marta, R. F., & Panggabean, H. R. G. (2024). Wacana Multimodalitas Budaya: Tautan Peran Gender dan Akomodasi Komunikasi dalam Film Serial Gadis Kretek. Jurnal Riset Komunikasi, 7(1), 57–71. https://doi.org/10.38194/jurkom.v7i1.965

Mambrasar, G. I., Bunmo, N. I., Lee, C. S., Dewi, P. C., & Susanto, P. C. (2022). Metafungsi Bahasa Dan Analisis Visual Film Pendek “1/10 Infinity” Karya Yesheis Indonesia. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, Dan Sosial Humaniora (SINTESA), 5, 537–546. https://doi.org/10.36002/snts.v5i0.2405

Nuraini, S., Firmansyah, M. B., & Rosidah, I. (2026). Multimodalitas pada Video Klip Lagu “Gala Bunga Matahari” Karya Sal Priadi. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 49-60.

Suswati, E., Firmansyah, M. B., & Rosidah, I. (2025). Analisis Wacana Multimodal dalam Website Universitas PGRI Wiranegara. JURNAL PENDIDIKAN BAHASA, 15(4), 585-594.

Downloads

Published

2026-08-08

Citation Check