Analisis Kegagalan Evaluatif Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Butir Soal Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar

Authors

  • Nopita Sari IAIN Pontianak, Indonesia
  • Harriska IAIN Pontianak, Indonesia
  • Komalasari IAIN Pontianak, Indonesia
  • Fitri Muthmainnah IAIN Pontianak, Indonesia
  • Asmiati IAIN Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jamparing.v4i2.9075

Keywords:

Analisis Butir Soal, Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar

Abstract

Penilaian bukan sekadar angka. Di dalam soal ulangan, tersembunyi cara berpikir seorang guru, harapan lembaga, dan nilai-nilai yang ingin diwariskan. Penelitian ini menelaah kualitas soal ulangan umum semester ganjil mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 12 Teluk Pakedai, mencakup lima aspek: validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan pengecoh. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan data berupa naskah soal, kunci jawaban, dan lembar jawaban siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya 50% soal yang valid. Meski demikian, reliabilitasnya tinggi (0,996), menandakan konsistensi yang kuat. Tingkat kesukaran didominasi soal kategori sedang (60%) dan mudah (40%). Namun, daya pembeda menunjukkan ironi: tak satu pun soal berkategori sangat baik, hanya 2 soal (10%) yang baik, dan sisanya tergolong cukup hingga sangat jelek. Dari 40 pengecoh yang dianalisis, hanya 60% tergolong baik hingga sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan agama tidak bisa dianggap remeh. Soal ujian bukan sekadar alat seleksi, melainkan representasi dari mutu pendidikan itu sendiri. Ketika instrumen pengukur tidak tajam, nilai-nilai keislaman yang ingin diajarkan pun menjadi kabur. Maka, validitas dan reliabilitas bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin dari ketulusan dan ketelitian kita dalam membentuk generasi yang beriman dan berpikir jernih.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, N. (2019). Analisis Soal Ujian Akhir Semester Ganjil Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Ditinjau dari Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda Pada Kelas VIII di SMP Islam Terpadu Bina Insani Metro [Skripsi]. Institut Agama Islam Negeri Metro.

Arikunto, S. (2018). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Sinar Grafika Offset.

Atika, Y., Rahmaniar, Y., Muslim, M., Wanto, D., & Daheri, M. (2023). Formative Test Analysis of Islamic Religious Education Learning Evaluation Practices (Study at SMP Negeri 1 Muara Kemumu). Ijopate. https://doi.org/10.58723/ijopate.v1i2.113

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed). SAGE Publications.

Evendi, E. (2022). Teacher Professional Education Program in Islamic Religious Education: Bibliometric Analysis and Review. Prisma Sains Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan Ipa Ikip Mataram. https://doi.org/10.33394/j-ps.v10i3.5322

Huda, M., Arif, M., Abdul Rahim, M. M., & Anshari, M. (2024). Islamic Religious Education Learning Media in the Technology Era: A Systematic Literature Review. At-Tadzkir. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v3i2.62

Mansir, F. (2022). Problems of Islamic Religious Education in the Digital Era. At Ta Dib. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v17i2.8405

Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Mitra Cendikia.

Marjuah, H., Kamaruddin, K., Sidik, S., & Yusra, Y. (2023). The Role of the Islamic Religious Education Teacher Working Group in Increasing Islamic Religious Education Teachers’ Competence. International Journal of Contemporary Islamic Education. https://doi.org/10.24239/ijcied.vol5.iss1.68

Naofa, M. l, Zahari, I., Maq, M. M., Sidik, J., Kholik, N., & Muhammad, H. Z. (2023). Learning Objectives of Islamic Religious Education in Schools: The Role of the Teacher and Its Implications Based on Relevant Study. Dharmas Education Journal (De_journal). https://doi.org/10.56667/dejournal.v4i2.1170

Sahri, S. (2023). Transformation of the Independent Curriculum: Strengthening the Islamic Dimension in Islamic Education. Attanwir Jurnal Keislaman Dan Pendidikan. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i2.419

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Yahyani, W. A., Kurnianto, R., & Ariyanto, A. (2020). The Role of Integrated Schools in Improving Islamic Education in Muslim Minority Areas of Cambodia. Al-Hayat Journal of Islamic Education. https://doi.org/10.35723/ajie.v4i2.123

Zumzianah, Usman, U., & Wahab, W. (2024). Islamic Religious Education Based on Local Culture: Strategy for Developing Islamic Religious Education Materials in Madrasah Ibtidaiyah. Ijgie (International Journal of Graduate of Islamic Education). https://doi.org/10.37567/ijgie.v5i1.2727

Downloads

Published

2026-08-23

Citation Check