Peran Apron Movement Control Dalam Menunjang Kelancaran Penerbangan di Bandar Udara Mutiara Sis Al - Jufri Palu
DOI:
https://doi.org/10.57235/jamparing.v1i2.997Keywords:
Keselamatan Penerbangan, Unit Apron Movement Control, KinerjaAbstract
Moda transportasi seperti pesawat terbang memerlukan bandar udara sebagai tempat operasional. Tugas utama bandar udara adalah memberikan pelayanan dan merawat fasilitas agar tetap berfungsi dengan baik. Unit Apron Movement Control (AMC) bertanggung jawab mengatur pergerakan pesawat dan kegiatan di apron. Namun, banyak bandar udara di Indonesia masih memiliki keterbatasan fasilitas. Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Udara, menggunakan unit AMC untuk menjalankan tugas Marsheller dan Aviobridge dalam penempatan pesawat di Parking Stand. AMC juga berperan dalam menjaga keselamatan penerbangan dan mencegah insiden di sisi udara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa pendekatan kualitatif dengan menggunakan data primer berupa data wawancara dan observasi dan data sekunder berupa studi pustaka, data laporan yang berbentuk arsip-arsip SOP (Standar Operasional) yang berhubungan dengan kinerja AMC serta kejadian yang telah didokumentasikan dan berkaitan dengan pokok pembahasan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisa data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian dalam mengukur keabsahan peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab oleh petugas AMC sudah sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No 326 tahun 2019, namun masih terdapat kendala terkait kurang lengkapnya fasilitas penunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di Unit AMC. Dalam menunjang kelancaran penerbanagan dikarenakan adanya keterbatasan SDM yang memiliki kualifikasi berlisensi maka beban tugas marsheller dan operator Aviobridge di bebankan kepada unit yang memiliki keahlian dan lisensi di bidang tersebut yaitu AMC di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu.
Downloads
References
Annex 14 (Aerodrome). Defenition Of Airport, Montreal Canada: International Civil Aviation Organitation (ICAO)
European Aviation Safety Agency. (2019). Safety Management System (SMS). Retrieved from https://www.easa.europa.eu/domains/safety-management-system-sms diakses 6 maret
Fajrin, Muhammad. 2020. Analisis Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Safety di Bandar Udara International Husein Sastranegara. Skripsi. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yokyakarta.
Federal Aviation Administration. (2018). FAA Safety Briefing. Retrieved from https://www.faa.gov/news/safety_briefing/ diakses 6 maret
Gerry Magno Viantari 2019) yang berjudul “Peran Unit Apron Movement Control (AMC) Dalam Mengawasi Standarisasi Ground Support Equipment (GSE) Di Sisi Udara Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang”
Hendryadi., Tricahyadinata, I., & Zannati, R. 2019. Metode Penelitian. Jakarta; Lembaga Pengembangan Manajemen dan Publikasi Imperium.
ICAO (International Civil Aviation Organization) tahun 2019, peran Apron Movement Control (AMC) Diakses 28 Maret 2023.
Jumlad, Walid., Fajrin, Muhammad. 2020. Analisis Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Safety di Bandar Udara International Husein Sastranegara. Jurnal Manajemen Dirgantara. Vo; 12, No 1 (37 – 40)
Kalvin Lende, Ariesta. 2022. Peran Unit Apron Movement Control Untuk Meningkatkan Keselamatan Di Air Side Saat Jam Sibuk Di Bandar Udara Sentani Jayapura. https://digilib.sttkd.ac.id/2474/ diakses 1 februari 2023
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Kementerian Perhubungan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Inspeksi Kelayakan Operasi Bandar Udara [Online] // OTBAN 8. - Maret 18, 2022. - https://otban8.id/website/berita/detail/0000300031.html.
Leo Dicky Labobar, Hilarius. 2021. Peran Unit Apron Movemet Control (AMC) Dalam Menjamin Keselamatan Operasional Sisi Udara Di Bandar Udara Wamena, Papua. https://digilib.sttkd.ac.id/2193/. Diakses 1 Februari 2023
RI. 2005. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : SKEP/77/VI/2005 Tentang Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar Udara
RI. 2009. Undang-Undang No. 1 Tentang Penerbangan
RI. 2013. Peraturan Menteri Nomor PM 69 Tentang Tatanan Kebandar udaraan Nasional
RI. 2017. Peraturan Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 038 Tentang Apron Management Service.
Slack, N., Chambers, S., & Johnston, R. (2019). Operations management. Pearson Education.
Sugiono,2019 Peran dan konsep Dalam Organisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian kuantitafif, kualitatif dan R&D. edisisi kedua. Bandung; Alfabeta.
Trisanti, Maria Veronika. 2020. Pengaruh pelayanan dan ketersediaan fasilitas terminal penumpang terhadap kepuasan penumpang di Bandar udara Rahadi Oesman. Yogyakarta; Program Diploma-IV Manajemen Transportasi Udara. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta.
UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan mengatur tentang kelancaran penerbangan
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pemeblajaran Konseling a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










