Pengaruh Bahasa Daerah Terhadap Evolusi Bahasa Indonesia

Authors

  • Yourike Anandia Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Kinanti Abila Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yesry Putri Naomi Sinaga Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Muhammad Anggie Januarsyah Daulay Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jcrd.v1i2.3882

Keywords:

Bahasa Daerah, Bahasa Indonesia, Evolusi

Abstract

Artikel ini mengkaji pengaruh bahasa daerah terhadap evolusi Bahasa Indonesia melalui tinjauan pustaka komprehensif. Penelitian ini menganalisis berbagai aspek linguistik yang terpengaruh, termasuk kosakata, struktur kalimat, pengucapan, serta idiom dan ungkapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah memiliki peran signifikan dalam memperkaya dan membentuk Bahasa Indonesia modern. Sekitar 30% kosakata Bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah, dengan kontribusi terbesar dari bahasa Jawa, Sunda, dan Minangkabau. Struktur kalimat Bahasa Indonesia, terutama dalam konteks informal, sering dipengaruhi oleh pola bahasa daerah. Variasi pengucapan mencerminkan keragaman linguistik regional, sementara idiom dan ungkapan dari bahasa daerah memperkaya ekspresi dan nuansa makna dalam Bahasa Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (3rd ed.). Jakarta: Balai Pustaka.

Anwar, K. (1980). Indonesian: The Development and Use of a National Language. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kridalaksana, H. (1988). Beberapa prinsip perpaduan leksem dalam bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Kridalaksana, H. (2001). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik (edisi keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Moeliono, A. M. (1985). Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Ancangan Alternatif di dalam Perencanaan Bahasa. Jakarta: Djambatan.

Musgrave, S. (2011). Language Shift and Language Maintenance in Indonesia. In Fishman, J. A., & García, O. (Eds.), Handbook of Language and Ethnic Identity: The Success-Failure Continuum in Language and Ethnic Identity Efforts (Volume 2). Oxford University Press.

Oktavianus. (2006). "Nilai budaya dalam ungkapan Minangkabau: Sebuah kajian dari perspektif antropologi linguistik." Linguistik Indonesia, 24(1), 115-129.

Simatupang, M. D. S. (1979). Reduplikasi morfemis bahasa Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian Language: Its History and Role in Modern Society. Sydney: UNSW Press.

Sudaryanto. (1989). Pemanfaatan potensi bahasa: Kumpulan karangan sekitar dan tentang satuan bahasa Jawa yang berdaya sentuh inderawi. Yogyakarta: Kanisius.

Sugono, D. (2009). Pengaruh Bahasa Daerah terhadap Bahasa Indonesia. Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan, 7(1), 1-15.

Sutami, H. (2012). "Ungkapan fatis dalam bahasa Indonesia." Wacana, 14(1), 108-131.

Teeuw, A. (1967). Modern Indonesian Literature. The Hague: Martinus Nijhoff.

Downloads

Published

2024-10-28

How to Cite

Anandia, Y., Abila, K., Sinaga, Y. P. N., & Daulay, M. A. J. (2024). Pengaruh Bahasa Daerah Terhadap Evolusi Bahasa Indonesia. Journal of Citizen Research and Development, 1(2), 691–696. https://doi.org/10.57235/jcrd.v1i2.3882

Citation Check