Sistem Pakar Penyakit pada Anjing Menggunakan Metode Forward Chaining
DOI:
https://doi.org/10.57235/jcrd.v2i1.4163Keywords:
Sistem Pakar, Forward Chaining, Diagnosis, AnjingAbstract
Kesehatan anjing memerlukan perhatian khusus karena setiap jenis anjing dapat memiliki kecenderungan terhadap berbagai penyakit spesifik. Diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup hewan. Namun, diagnosa penyakit pada anjing sering kali menghadapi tantangan karena beragam gejala yang dapat terjadi dan kompleksitas informasi medis yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pakar yang mampu mendiagnosis penyakit pada anjing secara efektif menggunakan metode forward chaining. Sistem ini diharapkan dapat membantu veterinaria dan pemilik hewan dalam memberikan diagnosis awal yang akurat berdasarkan gejala yang dilaporkan, serta mempermudah proses penanganan penyakit pada anjing. Metode forward chaining merupakan metode pencarian atau penarikan kesimpulan yang berdasarkan pada data atau fakta yang ada menuju ke kesimpulan. Metode forward chaining diterapkan untuk inferensi, di mana sistem mulai dari data gejala yang dimasukkan dan menggunakan aturan untuk menyimpulkan kemungkinan diagnosis. Sistem dikembangkan menggunakan platform perangkat lunak yang mendukung pembuatan sistem pakar dan diuji dengan kasus simulasi untuk menilai akurasi dan efektivitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem ini terbukti efektif dalam mendiagnosis penyakit pada hewan peliharaan anjing melalui gejala awalnya. Sistem ini tidak hanya menunjukkan efisiensi proses diagnosis tetapi juga meningkatkan kesadaran pemilik hewan tentang kesehatan anjing peliharaannya.
Downloads
References
M. Ramadhan dkk., “Volume 6 ; Nomor 1,” Januari, hlm. 257–265, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://ojs.trigunadharma.ac.id/index.php/jsk/index
I. Sukma, M. Petrus, S. Catur Sakti Kendari, dan J. Abdullah, “Sistem Pakar Penyakit Kucing Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web,” vol. 5, no. 1, hlm. 327275–327276, 2020.
D. Marcelina, E. Yulianti, dan Z. R. Mair, “Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Tanaman Kelapa Sawit,” Jurnal Ilmiah Informatika Global, vol. 13, no. 2, Agu 2022, doi: 10.36982/jiig.v13i2.2299.
A. Wahyudin, A. Khasani, E. P. Putra, S. Pambudi, dan P. Rosyani, “Systematic Literature Review: Analisis Diagnosa Penyakit Kulit Pada Manusia Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining.”
F. R. B. Putra, A. Fadlil, dan R. Umar, “Analisis Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Hewan Sapi Berbasis Android,” 2021.
F. L. M. Lalo Nusa, S. A. Wibowo, dan D. Rudhistiar, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Pada Anjing Menggunakan Metode Certainty Factor,” 2022.
G. Gustin dan H. Marcos, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Lambung Berdasarkan Gejala dan Citra Endoskopi Menggunakan Metode Forward Chaining dan CNN,” vol. 18, no. 2.
A. NurJumala, N. A. Prasetyo, dan H. W. Utomo, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Rhinitis Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web,” JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), vol. 9, no. 1, hlm. 69, Feb 2022, doi: 10.30865/jurikom.v9i1.3815.
A. Sembiring dkk., “Sistem Pakar Berbasis Mobile Untuk Diagnosis Penyakit Ginjal Menggunakan Metode Forward Chaining,” Hlm. 139–148, Jun 2021.
C. R. P. Amalia Dan Mahyuddin, “Perancangan Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Tingkat Stress Belajar Pada Siswa Sma Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining,” Design Journal, Vol. 1, No. 1, Hlm. 38–54, Jan 2023, Doi: 10.58477/Dj.V1i1.27.
P. Alicia, “Sistem Pakar Menggunakan Metode Forward Chaining Dalam Mengidentifikasi Penyakit Kambing,” Jurnal Informasi Dan Teknologi, Agu 2022, Doi: 10.37034/Jidt.V4i4.216.
T. Arianti, A. Fa’izi, S. Adam, M. Wulandari, Dan P. ’ Aisyiyah Pontianak, “Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Diagram Uml (Unified Modelling Language),” 2022.
S. W. Ramdany, S. Aulia Kaidar, B. Aguchino, C. Amelia, A. Putri, dan R. Anggie, “Penerapan UML Class Diagram dalam Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web.”
V. H. Pranatawijaya, W. Widiatry, R. Priskila, dan P. B. A. A. Putra, “Penerapan Skala Likert dan Skala Dikotomi Pada Kuesioner Online,”Jurnal Sains dan Informatika, vol. 5, no.2, hlm. 128–137, Des 2019, doi: 10.34128/jsi.v5i2.185.
P. R. Togatorop, R. P. Simanjuntak, S. B. Manurung, dan M. C. Silalahi, “Pembangkit Entity Relationship Diagram Dari Spesifikasi Kebutuhan Menggunakan Natural Language Processing Untuk Bahasa Indonesia,” Jurnal Komputer dan Informatika, vol. 9, no. 2, hlm. 196–206, Okt 2021, doi: 10.35508/jicon.v9i2.5051.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












