Pergeseran Tari Gundala-Gundala di Berastagi
DOI:
https://doi.org/10.57235/jcrd.v3i1.8377Keywords:
Pergeseran, Makna, Fungsi, Tari Gundala-Gundala, Masyarakat KaroAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, serta pergeseran makna dan fungsi Tari Gundala-Gundala di Berastagi. Tari Gundala-Gundala merupakan kesenian tradisional masyarakat Karo yang pada awalnya memiliki nilai sakral dan berkaitan erat dengan sistem kepercayaan Pemena. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa lalu Tari Gundala-Gundala berfungsi sebagai media komunikasi spiritual dalam upacara ndilo wari udan untuk memohon hujan. Tarian ini memiliki makna simbolik yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan roh leluhur. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan masuknya agama-agama baru, terjadi pergeseran makna dari yang bersifat sakral menjadi lebih simbolis. Fungsi tarian juga mengalami perubahan dari sarana ritual keagamaan menjadi sarana hiburan, pertunjukan budaya, dan media pelestarian identitas budaya. Pergeseran ini menunjukkan adanya proses adaptasi budaya dalam masyarakat Karo di Berastagi. Meskipun demikian, Tari Gundala-Gundala tetap dipertahankan sebagai bagian penting dari warisan budaya lokal.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. 2023. Kabupaten Karo dalam Angka 2023. Kabanjahe: BPS Kabupaten Karo.
Baihaqi, & Nu’man. (2017). Jelajah Sumatra Utara: Keagungan seni dan budaya. Surakarta: PT Borobudur Inspirasi Nusantara.
Creswell, John W. (2015). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Erlajar Karo. (2022). Tari Gundala-Gundala. Pemerintah Kabupaten Karo.
Ginting, R. H. (2024). Analisis musik gendang kulcapi dalam konteks Tari Gundala-Gundala pada acara kerja tahun di Desa Lingga Kabupaten Karo. Universitas Sumatera Utara.
Hadi, A. (2007). Fungsi sosial seni tari tradisional Indonesia. Penerbit XYZ.
Hidayah, R. (2024). Marnah Si Perdai: Tari Gundala-Gundala. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
https://erlajar.karokab.go.id/ (Diakses 12 September 2025).
https://radarjogja.jawapos.com/ (Diakses 12 September 2025).
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi sejarah. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.
Lumban Gaol, V., Sidauruk, S., Nainggolan, M., & Tanjung, F. (2023). Tari Gundala-Gundala sebagai daya tarik wisata di Museum Karo Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Historis: Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(2).
Prinst, Darwin. 2004. Sejarah Tanah Karo. Medan: Bina Media Perintis.
Radar Jogja. (2024). Ndilo Wari Udan dan tradisi pemanggilan hujan.
Singarimbun, M., & Bangun, P. (1989). Orang Karo: Pola kekerabatan dan sistem sosialnya. Jakarta: LP3ES.
Soedarsono. (1999). Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Soedarsono. (2002). Seni pertunjukan dari perspektif politik, sosial, dan ekonomi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, S. (2010). Kerajinan Karo. Medan: Penerbit Lokal Sumatera Utara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ihsan Syahaf Nasution, Christin Eva Febiola Simanjuntak, Via Aurelia br Brahmana, Fauzan Azmy, Nadya Deswita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












