Analisis Yuridis Wanprestasi Dalam Perjanjian Toll Manufacturing Studi Kasus Penundaan Jadwal Pesanan Produk pada Putusan Nomor 2463 K/PDT/2025
DOI:
https://doi.org/10.57235/jcrd.v3i1.8465Keywords:
Wanprestasi, Toll Manufacturing, Purchase Order, Ganti Rugi, KUHPerdataAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis wanprestasi dalam perjanjian toll manufacturing dengan studi kasus pada Putusan Nomor 2463 K/PDT/2025, khususnya terkait penundaan jadwal pesanan produk (purchase order) dan penetapan ganti rugi materiel akibat bahan baku yang kedaluwarsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan jadwal pesanan produk dalam perjanjian toll manufacturing dikualifikasikan sebagai bentuk wanprestasi, khususnya keterlambatan dalam memenuhi prestasi, karena melanggar kewajiban kontraktual yang telah disepakati dan menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Selain itu, Mahkamah Agung dalam putusan tersebut menetapkan ganti rugi materiel dengan mempertimbangkan adanya hubungan kausalitas antara wanprestasi dan kerugian, prinsip kerugian yang dapat diperkirakan (foreseeability), serta pembuktian kerugian nyata (actual loss) yang didukung oleh alat bukti yang sah. Hakim juga mempertimbangkan kemungkinan adanya kontribusi kesalahan dari pihak penggugat serta ketentuan dalam perjanjian sebagai dasar penilaian. Dengan demikian, putusan ini mencerminkan penerapan prinsip keadilan dan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa perdata di bidang bisnis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan hukum perjanjian di Indonesia.
Downloads
References
Alni, Y. P., Rahman, A., & Afrizal, T. Y. (2025). Wanprestasi pada perjanjian pembayaran uang dalam kegiatan arisan online. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(2). https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i2.21730
Hrp, N. I., Yulia, Y., & Gani PG, E. (2025). Kekuatan hukum perjanjian lisan terhadap wanprestasi (Studi putusan pengadilan No. 18/Pdt.G.S/2021/PN.Mrt). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(3). https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.23402
Permatasari, W. W., & Nabila, F. (2021). Restrukturisasi perjanjian saat Covid-19 sebagai upaya pencegahan perbuatan wanprestasi. Jurnal Legislatif, 4(2), 215–222. https://doi.org/10.20956/jl.vi.14602
Pratama, F. A., & Kurniawan, B. (2024). Perlindungan hukum bagi pihak dirugikan akibat wanprestasi dalam perjanjian. Jurnal Rechtsvinding, 13(1), 75–90.
Putri, A. D., & Nugroho, R. (2022). Tinjauan yuridis wanprestasi dalam perjanjian bisnis di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(3), 455–470.
Rosalind, M., & Sari, R. D. P. (2023). Wanprestasi badan usaha dalam perjanjian kerjasama operasional. Jurnal Rechtens, 12(1). https://doi.org/10.56013/rechtens.v12i1.2041
Saputra, D. R., & Lestari, S. (2023). Analisis ganti rugi akibat wanprestasi dalam kontrak komersial. Jurnal Ilmu Hukum, 18(2), 101–115.
Sitorus, P. M. S., Dantes, K. F., & Sukmaningsi, N. K. I. A. (2025). Analisis yuridis terhadap pengaturan hukum atas wanprestasi terhadap transaksi jual beli dalam hubungan kontraktual (Studi putusan No. 53/Pdt.G/2025/PN Mdn). Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3). https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2430
Tarigan, M. L. N. H., Pakpahan, E. F., Gulo, S., & Sitanggang, A. (2025). Wanprestasi dalam perjanjian jual beli rumah. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 5(2), 112–123. https://doi.org/10.56128/jkih.v5i2.481
Vaustine, G., Marina, M., & Purwanti, P. A. (2025). Mekanisme penyelesaian sengketa wanprestasi dalam hukum perdata Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(4). https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i4.1371
Wijaya, L. K., Rahma, N. N., Realita, S., & Ghifari, T. A. (2025). Implikasi putusan Mahkamah Agung No. 555 K/PDT/2025 tentang wanprestasi terhadap praktik bisnis di Indonesia. Jurnal Sosial Teknologi, 5(4). https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i4.32083
Wirawan, A. F., Djaja, B., & Sudirman, M. (2025). Analisis yuridis terhadap penerapan sanksi wanprestasi dalam perjanjian kerja sama dagang di Indonesia. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(6).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Moh Iqra Negara, Natalia Emanuela Tingginehe, Imelda Martinelli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JCRD Journal of Citizen Research and Development a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












