(2) Sigit Tri Atmaja Priya Hutama
(3) Vivi Ita Irmawati
(4) Raden Roro Nanik Setyowati
(5) Listyanigsih Listyanigsih
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan pesantren dalam membentuk nilai-nilai kewarganegaraan pada santri sebagai penguatan materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter kebangsaan dan sosial santri melalui kegiatan seperti pengajian, musyawarah, kerja bakti, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, toleransi, musyawarah, dan kedisiplinan yang sejalan dengan nilai-nilai kewarganegaraan dalam PPKn. Dengan demikian, kegiatan pesantren dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang memperkuat pembentukan karakter dan kompetensi kewarganegaraan santri. KeywordsPesantren, Nilai Kewarganegaraan, Santri
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7634 |
Article metrics10.57235/jerumi.v3i2.7634 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdinigrum, A. R., & Supriyadi, S. (2023). Penguatan Watak Kewarganegaraan Santri di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R Krapyak Yogyakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 20(1), 13. https://doi.org/10.24114/jk.v20i1.41016
Amin, M. (2020). Internalisasi nilai kewarganegaraan melalui kegiatan pesantren. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(2), 112–123.
Abdullah, A. (2020). Moderasi beragama di pesantren sebagai upaya pencegahan radikalisme. Jurnal Sosial Keagamaan, 5(1), 45–58.
Baehaqi, M. L. (2020). Cooperative Learning Sebagai Strategi Penanaman Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 157–174. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.26385
Creswell, J. W. (2020). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Darmadi, H. (2013). Dimensi-dimensi metode penelitian pendidikan dan sosial (1st ed.). Alfabeta.
Fadillah, N. (2020). Integrasi nilai keagamaan dan kewarganegaraan dalam pembelajaran PPKn di pesantren. Jurnal Civic Education, 4(2), 67–79.
Fitriani, S. (2019). Pembinaan akhlak santri melalui pengajian kitab. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 55–70.
Hidayat, R., & Samad, A. (2022). Toleransi dan hubungan antar kelompok dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 13(2), 115–128.
Hasanah, U. (2020). Pendidikan karakter berbasis pesantren. Jurnal Tarbiyah, 27(3), 201–215.
Ismail, M. (2018). Keteladanan dan pembiasaan dalam pembentukan karakter santri. Jurnal Pendidikan Moral, 3(2), 88–97.
Lestari, R. (2021). Pembelajaran berbasis pengalaman dalam PPKn. Jurnal Civic Culture, 6(1), 39–50.
Maulana, T. (2022). Ekosistem pendidikan pesantren dan pembentukan karakter kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 21–35.
Munir, S. (2019). Sistem disiplin pesantren dalam membentuk karakter santri. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 144–156.
Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nuryanto, A. (2021). Peran ekstrakurikuler dalam membentuk kepemimpinan santri. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 101–115.
Pamungkas, Y. (2020). Peran pesantren dalam memperkuat nasionalisme dan moderasi beragama. Jurnal Kebangsaan, 8(1), 33–47.
Raharjo, E. (2021). Pengaruh aktivitas pesantren terhadap sikap toleransi santri. Jurnal Multikultural, 4(1), 77–89.
Rohman, F. (2021). Musyawarah sebagai pendidikan demokrasi di pesantren. Jurnal Civic Media, 5(2), 55–68.
Sari, D. (2022). Kegiatan organisasi santri dan penguatan kompetensi kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Civic, 11(1), 58–70.
Sulaiman, Y. (2020). Gotong royong sebagai pendidikan sosial di pesantren. Jurnal Pengabdian Sosial, 7(1), 90–101.
Sugiyono. (2014). memahami penelitian kualitatif (10th ed.). Alfabeta,.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, B. (2019). Budaya musyawarah dalam pembentukan demokrasi santri. Jurnal Demokrasi Pendidikan, 3(2), 119–130.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Ahyan Mujahidittauhid, Sigit Tri Atmaja Priya Hutama, Vivi Ita Irmawati, Raden Roro Nanik Setyowati, Listyanigsih Listyanigsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download