Mengidentifikasikan Permasalahan Guru Sejarah di SMKN I Percut Sei Tuan Dalam Merancang Modul Ajar Kurikulum Merdeka

(1) * Dian Pratama Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Ilmiyatul Fitri Charisma Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Winda Helena Simanungsong Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Sitevis Ndururu Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Lutfan Aziz Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Gabriel Pakpahan Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Yosua Solafide Sinaga Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(8) Yosafat Lesmana Tampubolon Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(9) Tolhas Diardo Lumbangaol Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(10) Ammar Zafran Ryanto Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan guru Sejarah di SMKN 1 Percut Sei Tuan dalam merancang modul ajar pada Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, ditemukan tantangan utama berupa kesulitan menerjemahkan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) yang kontekstual dengan kompetensi vokasi siswa SMK, kurangnya pemahaman rubrik asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS), minimnya inovasi metode pembelajaran dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), serta keterbatasan fasilitas digital yang menyebabkan rendahnya minat siswa. Hasil menunjukkan guru masih bergantung pada pendekatan ceramah konvensional dan pemadatan materi, meskipun memahami konsep modul ajar. Penelitian merekomendasikan pelatihan intensif, pengembangan modul berbasis Project-Based Learning (PjBL) kontekstual vokasi, dan kolaborasi antara guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di lingkungan SMK.


Keywords


Modul Ajar, Perencanaan Pembelajaran, Asesmen

   

DOI

https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7644
      

Article metrics

10.57235/jerumi.v3i2.7644 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


BSKAP Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

BSKAP Kemendikbudristek. (2023). Prinsip Pengembangan Modul Ajar.

Fiqri, Y. A., & Hasibuan, R. A. (2023). Pengembangan Modul Sejarah Lokal Riau Terintegrasi Materi Pembelajaran Sejarah Tingkat SMA. Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 46-53.

JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji Pendekatan Pembelajaran Dalam Mata Pelajaran Sejarah Pada Kurikulum Merdeka

Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram.

Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia. (2024). Transformasi Literasi Digital dalam Pembelajaran Sejarah di SMK

Jurnal Pendidikan Vokasi. (2023). Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kejuruan dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Vokasi, 22(1).

Jurnal Pendidikan. (2024). Analisis Pengembangan Asesmen Otentik pada Kurikulum Merdeka.

Majid, A. (2014). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nuryanti, N. E., Mulyana, E. H., & Loita, A. (2023). Analisis Kesulitan Guru dalam Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal PAUD Agapedia, 176-183.

Platform Merdeka Mengajar (PMM).

PMM, Modul Pelatihan Mandiri. (2023). Modul 1: Memahami Kurikulum Merdeka. Diakses dari Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Suharsimi Arikunto. (2015). Dasar–Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Dian Pratama, Ilmiyatul Fitri Charisma, Winda Helena Simanungsong, Sitevis Ndururu, Lutfan Aziz, Gabriel Pakpahan, Yosua Solafide Sinaga, Yosafat Lesmana Tampubolon, Tolhas Diardo Lumbangaol, Ammar Zafran Ryanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.