Penggunaan Gadget pada Anak Usia 4-6 Tahun di Parit 19: Studi Tentang Akses, Kepemilikan, dan Pola Penggunaan

(1) * Maria Ulfa Mail (Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penyebaran teknologi digital yang semakin luas mendorong transformasi pola interaksi anak usia dini dengan media elektronik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan akses, kepemilikan, dan pola penggunaan Gadget pada anak usia 4-6 tahun di Parit 19 serta menganalisis praktik pengawasan orang tua. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan total sampling diterapkan terhadap 10 anak yang memenuhi kriteria usia dari populasi 20 anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang diisi orang tua/wali, dianalisis melalui statistik deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase. Temuan menunjukkan akses universal (100%) kontras dengan kepemilikan pribadi minimal (10%), mengindikasikan pola "Gadget sebagai perangkat keluarga". Smartphone Android mendominasi (100%) dengan aktivitas utama menonton video (80%) dan aplikasi edukasi (50%). Durasi penggunaan terdistribusi: 50% sesuai rekomendasi WHO (<1 jam/hari), namun 20% berlebihan (>3 jam/hari). Praktik pengawasan menunjukkan intensitas tinggi (60% selalu diawasi) dengan implementasi konsisten aturan waktu (100%) dan pembatasan konten ketat (80%). Studi ini mengidentifikasi paradoks aksesibilitas tinggi versus kepemilikan rendah yang mencerminkan kontrol parental efektif, namun memerlukan intervensi edukasi untuk optimalisasi durasi penggunaan. Implikasi mencakup pengembangan program literasi digital keluarga berbasis komunitas lokal.


Keywords


Gadget, anak usia dini, pengawasan orang tua, pola penggunaan

   

DOI

https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7652
      

Article metrics

10.57235/jerumi.v3i2.7652 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Brown, A., & Smolenaers, E. (2018). Digital childhood: Early exposure to technology and developmental outcomes. Journal of Early Childhood Studies, 12(3), 145–158.

Madigan, S., Browne, D., Racine, N., Mori, C., & Tough, S. (2019). Association between screen time and children's performance on a developmental screening test. JAMA Pediatrics, 173(3), 244–250.

Hidayati, N., & Octaviani, R. (2021). Pola penggunaan Gadget pada anak usia dini dan peran orang tua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 344–355.

Rahmawati, D., & Suryono, Y. (2020). Pengaruh penggunaan Gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Golden Age, 4(2), 78–89.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Piaget, J. (1964). Cognitive development in children. Basic Books.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Pedoman perlindungan anak di ruang digital. Kemenkominfo RI.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

World Health Organization. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. WHO Press.

CNN Indonesia. (2022). Kasus kecanduan Gadget pada anak usia dini meningkat. https://www.cnnindonesia.com

Kompas. (2023). Dampak penggunaan Gadget berlebihan terhadap perilaku anak. https://www.kompas.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Maria Ulfa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.