Etika Pemasaran dan Kepercayaan Konsumen Dalam Industri Kosmetika Lokal: Studi Kualitatif pada Kasus Produk Shella Saukia

Authors

  • Hendra Saputra Universitas Negeri Medan
  • Anastasia Hasugian Universitas Negeri Medan
  • Christin Napitu Universitas Negeri Medan
  • Della Butarbutar Universitas Negeri Medan
  • Dinda Rachel Universitas Negeri Medan
  • Dini Maharani Universitas Negeri Medan
  • Eka Anggiani Universitas Negeri Medan
  • Sondang Lamsarina Universitas Negeri Medan

Keywords:

Etika Pemasaran, Keperrcayaan Konsumen, Kosmetika Local, Shella Saukia, Integritas Merek

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis penerapan etika pemasaran pada produk kosmetika shella saukia dan dampaknya terhadap kepercayaaan konsumen. Industri kosmetika local di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, menjadikan etika, yang meliputi kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sebagai aspek krusial untuk menjaga kepercayaan konsumen. Hasil temuan menunjukan adanya pelanggaran etika pemasaran pada produk shella saukia, yang meliputi overclaim (claim berlebihan terhadap kandungan), relabeling (mengganti label produk lain), manipulasi harga, dan pelanggaran legalitas (tidak memliki izin BPOM). Pelanggaran prinsip kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan transparansi ini secara langsung menyebabkan penurunan drastis kepercayaan konsumen terhadap kepercayaan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa etika pemasaran adalah pondasi utama untuk membangun integritas merek, loyalitas, dan keberlanjutan hubungan jangka Panjang dengan konsumen, khususnya dalam industriyang sesitif terhadap keamanan.

References

A, H. I., Zahrah, H., Zidan, M. A., Surya, E., Fadillah, A., Ekonomi, F., & Bandung, U. M. (2025). Analisis Etika Bisnis dalam Strategi Promosi Brand Skincare Lokal Melalui Tiktok. 1(4), 2359–2361.

Ali, SMS (2025). Peran Transparansi dan Pemasaran Etis dalam Kepercayaan Konsumen. Jurnal ACR .

BPOM Temukan 55 Produk Kosmetik dengan Kandungan Berbahaya. (n.d.).

BPOM temukan kosmetik ilegal total Rp31,7 M naik signifikan dari 2024 - ANTARA News. (n.d.).

Carolina, N. (2024). Kepercayaan Konsumen: Faktor Penentu Belanja Daring. Prosiding Seminar Internasional , 6, 1005-1015.

Das, S., & Basu, A. (2023). Membangun Kepercayaan Konsumen melalui Kemampuan, Kebajikan, dan Integritas: Sebuah Kerangka Konseptual. Jurnal Riset Pemasaran, 15(2), 112-130.

Handoko, S., Purwanti, A. R., & Sunyoto, D. (2024). Etika & Hukum Dalam Pemasaran.

Joseph, L. (2025). Dampak Pemasaran Etis: Sebuah Studi tentang Hubungan antara Pemasaran Etis dan Perilaku Konsumen. Jurnal Internasional Teknologi Sosial dan Administrasi , 16(2), 1-10.

Jurnal manajemenn Pembelian et al., 2022)Jurnal manajemenn Pembelian, K., Produk, U., & Whitening, S. (2022). ETNIK : Jurnal Ekonomi – Teknik. 1(9), 640–652

Kaemong, R. C., Arifin, M., & Muhammad, F. (2023). Penyebab Pengaruhnya Pertumbuhan Pasar Indonesia Terhadap Produk Skin Care Lokal Pada Tahun 2022. 1390–1396.

Mengintip Gurihnya Perputaran Uang Bisnis Skincare di Indonesia. (n.d.).

Morgan, RM, & Hunt, SD (1994). Teori Komitmen-Kepercayaan dalam Pemasaran Relasional. Jurnal Pemasaran , 58(3), 20-38.

Petra C., G., & Christianto C., N. (2024). Keberlanjutan Di Masyarakat Marketing Ethics : Building Trust And Sustainability In The Community. Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1, 4586–4597.

Senalasari, W., & Maulidani, RN (2025). Dari Ulasan hingga Niat Beli: Interaksi Ulasan Pelanggan, Ulasan Influencer, dan Kepercayaan pada Produk Perawatan Kulit Indonesia. Jurnal Inovasi Pemasaran, 5(1). DOI: 10.35313/jmi.v5i1.184

Downloads

Published

2025-12-20