Layanan Bimbingan Kelompok Tentang Bahaya Rokok dan Dampaknya Dalam Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat pada Peserta Didik

Authors

  • Visca Agustina Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Uli Makmun Hasibuan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Elsi Audina Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Arfah Ayani Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetbus.v3i1.8688

Keywords:

Bimbingan Kelompok, Bahaya Rokok, Peserta Didik, Remaja, Hidup Sehat

Abstract

Merokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih banyak ditemukan pada kalangan remaja dan menjadi perhatian serius karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan fisik, psikologis, sosial, maupun akademik. Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan tingginya rasa ingin tahu, keinginan untuk mencoba hal-hal baru, serta kecenderungan untuk mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar, khususnya teman sebaya. Kondisi tersebut menyebabkan remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap perilaku merokok. Berbagai faktor yang melatarbelakangi perilaku merokok pada remaja antara lain pengaruh lingkungan keluarga, teman sebaya, media sosial, rasa penasaran, serta kurangnya pemahaman mengenai bahaya rokok. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang efektif melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah, salah satunya melalui layanan bimbingan kelompok. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan topik bahaya rokok dan dampaknya dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan praktik lapangan yang dilaksanakan di Yayasan Perguruan Gajah Mada Medan. Kegiatan melibatkan peserta didik kelas X dan dilaksanakan melalui tahapan pembentukan, peralihan, kegiatan inti, dan pengakhiran. Teknik yang digunakan meliputi dinamika kelompok, diskusi, tanya jawab, pemberian informasi, dan self-disclosure. Materi yang diberikan mencakup pengertian rokok, kandungan zat berbahaya dalam rokok, faktor penyebab perilaku merokok, dampak rokok terhadap kesehatan dan lingkungan, serta strategi menghindari kebiasaan merokok. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami pengertian rokok dan kandungan zat berbahaya yang terdapat di dalamnya, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab seseorang mulai merokok, serta menjelaskan berbagai dampak negatif rokok terhadap kesehatan fisik, mental, sosial, dan lingkungan. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, mampu mengemukakan pendapat secara terbuka, serta menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku merokok. Kegiatan bimbingan kelompok juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk saling bertukar pengalaman dan memperoleh dukungan dari anggota kelompok lainnya sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen peserta didik untuk menerapkan pola hidup sehat serta menjauhi perilaku merokok dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Corey, G. (2017). Theory and Practice of Group Counseling. Boston: Cengage Learning.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Bahaya Rokok bagi Kesehatan Remaja. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Fauzan, L. (2018). Bimbingan dan Konseling Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Hidayat, A. A. (2020). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Latipun. (2017). Psikologi Konseling. Malang: UMM Press.

Mappiare, A. (2016). Pengantar Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Mulyadi. (2020). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Alfabeta.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok. Padang: Universitas Negeri Padang.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Sarwono, S. W. (2016). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, D. K. (2019). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryabrata, S. (2018). Metodologi Penelitian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Tohirin. (2015). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2017). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

World Health Organization. (2023). WHO Report on the Global Tobacco Epidemic. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Visca Agustina, Uli Makmun Hasibuan, Elsi Audina, & Arfah Ayani. (2026). Layanan Bimbingan Kelompok Tentang Bahaya Rokok dan Dampaknya Dalam Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat pada Peserta Didik. Journal of Education Transportation and Business, 3(1), 79–87. https://doi.org/10.57235/jetbus.v3i1.8688

Issue

Section

Articles

Citation Check