Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Di Sdn 5 Palangka
DOI:
https://doi.org/10.57235/jpa.v5i1.6747Keywords:
Problem Based Learning, Keterampilan Sosial, Peserta Didik Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka melalui penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka Tahun Ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan sosial yang memiliki 3 aspek 14 indikator, dinilai oleh dua observer. Teknik analisis data menggunakan Teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada pra siklus terdapat (15,8%) peserta didik berkategori sangat kurang, (42,1%) kurang, (15,8%) cukup, dan (26,3%) baik. Setelah tindakan siklus I, kategori sangat kurang menjadi (0%), kurang (10,5%), cukup menjadi (63,2%), dan baik (26,3%). Pada siklus II seluruh peserta didik berada pada kategori cukup (31,6%) dan baik (68,4%). Dengan demikian, PBL terbukti efektif meningkatkan keterampilan sosial peserta didik.
This study aims to improve the social skills of fourth-grade students of SDN 5 Palangka through the application of the Problem-Based Learning model. This study was conducted using the Kurt Lewin Classroom Action Research model, which was carried out in two cycles, each consisting of three meetings. The subjects of the study were 19 fourth-grade students of SDN 5 Palangka in the 2024/2025 Academic Year. Data were collected through social skills observation sheets that had 3 aspects of14 indicators, assessed by two observers. The data analysis technique used descriptive statistical techniques. The results of the study showed that in the pre-cycle, there were (15.8%) students in the very poor category, (42.1%) lacking, (15.8%) sufficient, and (26.3%) good. After the cycle I action, the very poor category became (0%), lacking (10.5%), sufficient became (63.2%), and good (26.3%). In cycle II, all students were in the sufficient (31.6%) and good (68.4%) categories. Thus, PBL has proven to be effective in improving students social skills.
Downloads
References
Adawiyah, R. M., & Yani, A. (2024). Enhancing student’ proficiency in subject-verb agreement using “QuizWhizzer” as a pedagogical tool: Clasroom action research. International Journal of Educational Technology, 6(1), 35-42.
Anggraini, D., & Sari, M. R. (2023). Pengaruh permainan edukatif terhadap peningkatan keterampilan komunikasi siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(3), 122-130.
Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja grafindo Persada
Bali. (2017). Pedagogik Jurnal Pendidikan 4 no. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/pedagogik/article/view/19
Darmadi, H., Siregar, A. D., & Saputri, L. (2024). Sintaks problem based learning dalam membangun keterampilan kolaboratif peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 112-123.
Diplan & Setiawan, M. A. (2018). Penelitian Tindakan Kelas. Yogjakarta: Deepublish
Grover, R., Harrison, P., & Oakland, T. (2020). Defining social skills. In social skills across the lifespan (pp.3-24). Elsevier.
Hamzah, B. U., Hasan, H., & Kadir, A. (2011). Model Pembelajaran Tindakan Kelas: teori dan Praktik Model Kurt Lewin. Bandung: Alfabeta.
Hmelo-Silverr. (2004). Problem-based learning What and how do students learn. Husnianingtyas, N., Prasetyo, Y. H., & Ramadhani, A. (2024). Pengaruh model Problem Based
Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 115-122
Kurniawan, H., Fatimah, S., & Rahmawati, D. (2021). Implementasi pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 5(1), 45-52.
Learning terhadap keterampilan sosial siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPS. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 6(2), 85-94
Pratiwi, I. G. A. R. (2022). Pembelajaran Tematik Terpadu untuk Sekolah Dasar. Yogyakarta : Deepublish. (Mengutip teori Jerolimek, 1977 pada hlm. 124)
Silalahi, H., & Adriana, N. (2018). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada mata Pelajaran IPS untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 21-30
Simbolon. (2018) Jurnal Christian Humaniora 2 no. http://e- journal.iakntarutung.ac.id/index.php/humaniora/article/view/22
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2, hlm. 156). Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, I., & Pramudya, D. (2020). Pengaruh model PBL terhadap keterampilan sosial siswa.
Yuliana, N., & Haryanto, A. (2022). Efektivitas pembelajaran berbasis peran dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Karakter, 4(2), 73-81
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Hakan Shukuri, Fachriza Pribadi, Ardita Kusuma Putri, Indah Putri, Kristina Silvia Victor, Wahyu Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the Jurnal Pendidikan Amartha (publisher of AMARTHA) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.












