Analisis Kepatuhan Syariah Dalam Penerapan Denda (Ta’zir) pada Pembiayaan Murabahah di BSI FO Bukittinggi

(1) * Zuliana Khairunnisa Mail (Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia)
(2) Iiz Izmuddin Mail (Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia)
(3) Iiz Izmuddin Mail (Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Akad murabahah menjadi salah satu skema pembiayaan yang paling banyak diterapkan dalam ranah perbankan syariah, meskipun dalam praktiknya keterlambatan pembayaran oleh nasabah kerap terjadi. Untuk mengatur disiplin, bank memberlakukan sanksi denda sebagai mekanisme pembinaan, meski perbedaan pemahaman mengenai tujuan dan tata cara penerapannya sering menimbulkan keraguan terkait kesesuaian dengan prinsip syariah. Penelitian ini menelaah penerapan sanksi tersebut di BSI FO Bukittinggi sekaligus menilai keselarasan praktik dengan prinsip kepatuhan syariah melalui pendekatan kualitatif yuridis empiris. Data dikumpulkannya melalui wawancara,observasi, dan dokumentasinya dari pihak bank serta sumber hukum dan literatur ilmiah, lalu dianalisis secara deskriptif melalui tahapan penyaringan, penyusunan pola, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan denda berlangsung secara bertahap, sistematis, dan berorientasi pada pembinaan nasabah, dengan sanksi hanya diterapkan pada mereka yang mampu namun sengaja menunda kewajiban, sementara nasabah yang terdampak keadaan di luar kendali dibebaskan. Dana hasil denda tidak dijadikan pendapatan bank, melainkan dialokasikan untuk kepentingan sosial, sehingga mekanisme ini tetap selaras dengan prinsip syariah. dan berfungsi sebagai instrumen pendisiplinan yang adil tanpa bertentangan dengan nilai-nilai kepatuhan syariah.


Keywords


Denda (Ta’zir), Murabahah, Kepatuhan Syariah, Fatwa DSN-MUI

   

DOI

https://doi.org/10.57235/mantap.v4i1.8136
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. In SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga (Vol. 1).

Afifah, S., Sobari, A., & Hakiem, H. (2013). Analisis Produk Deposito Mudharabah dan Penerapannya pada PT BPRS Amanah Ummah. Al-Muzara’ah, 1(2), 139–160. https://doi.org/10.29244/jam.1.2.139-160

Asruni, A., Said, Z., & Damirah. (2022). Analisis Fatwa DSN-MUI Nomor : 4/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Akad Murabahah Dalam Penerapan Hak Milik (Studi Pada Bank Muamalat KCP Parepare). Banco: Jurnal Manajemen Dan Perbankan Syariah, 4, 64. https://doi.org/10.35905/banco.v4i1.2651

DSN-MUI. (2000). Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No: 17/Dsn-Mui/Ix/2000.

Harmoko, I. (2019). Analisis Penerapan Denda Keterlambatan Pembayaran Angsuran Dalam Akad Pembiayaan Murabahah Di Bank Syariah (Berdasarkan Fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000). QAWANIN, 8(5), 55.

Hayati, S., Rugi, G., & Syariah, P. (2020). Dalam Perbankan Syariah (Study Pada Pembiayaan Murabahah ). 3, 1–6.

Idrus, A. (2023). Implementasi Ta’Widh Dan Ta’Zir Serta Pendistribusiannya Dalam Akad Murobahah Pada Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Manajemen Dakwah, 11(2), 185–198. https://doi.org/10.15408/jmd.v11i2.33687

Muh Shadiqul Fajri AF. (2024). Murabahah di Bank Syariah. 167–186.

Nafisatur, M. (2024). Metode Pengumpulan Data Penelitian. Metode Pengumpulan Data Penelitian, 3(5), 5423–5443.

Nurhisam, L. (2016). Kepatuhan Syariah (Sharia Compliance) dalam Industri Keuangan Syariah. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 23(1), 77–96. https://doi.org/10.20885/iustum.vol23.iss1.art5

Rachmad, D. R. (2021). Kepatuhan Syariah Dalam Akad Mudharabah dan Musyarakah. Jurnal Al-Falah Perbankan Syariah, 3(1), 10–21. http://www.ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/1688

Shalahuddin, M. A., & Fauziah, N. S. (2023). Implementasi Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah di Indonesia: Studi Literatur. Journal of Fiqh in Contemporary Financial Transactions, 1(1), 29–44. https://doi.org/10.61111/jfcft.v1i1.432

Siregar, R. (2023). Sistem Penerapan Denda Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah. In Zahir Publishing (pp. 63–64).

Sitti Asia. (2021). Efektivitas Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Murabahah Dengan Kebijakan Rescheduling Pada Baitul Maal Wat Tamwil (Bmt) As’adiyah Sengkang. Islamic Economics and Business Journal, 3(2), 37–58.

Tavera, P. A. (2025). Penalty Denda Pada Pelunasan Hutang Perbankan Sebelum Jatuh Tempo Perspektif Teori Perjanjian. 9(2).

Usanti, T. P. (2013). Akad Baku Pada Pembiayaan Murabahah Di Bank Syariah. Perspektif, 18(1), 46. https://doi.org/10.30742/perspektif.v18i1.113

Vendra Irawan. (2019). kedudukan agunan dalam akad pembiayaan murabahah pada bank syariah. Jurnal Hukum Islam, 04(0), 129–139.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Zuliana Khairunnisa, Iiz Izmuddin, Iiz Izmuddin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.