Konsep Cinta dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Relasi Guru–Murid (Analisis Semantik atas Term Mahabbah, Mawaddah, dan Rahmah)

Authors

  • Rifan Basahona Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Fathimah Azzahra Ilyas Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Baso Pallawagau Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/motekar.v4i1.8411

Keywords:

Semantik Al-Qur’an, Cinta Qur’ani, Mahabbah, Mawaddah, Rahmah, Relasi Guru–Murid, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi makna cinta dalam Al-Qur’an melalui pendekatan analisis semantik serta menghubungkannya dengan relasi guru–murid dalam pendidikan Islam. Kajian ini berfokus pada tiga term utama, yaitu mahabbah, rahmah, dan mawaddah, yang dianalisis melalui pendekatan medan makna (semantic field) untuk mengungkap relasi, perbedaan nuansa, dan fungsi konseptual masing-masing istilah dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, serta memanfaatkan teori semantik Toshihiko Izutsu sebagai pisau analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep cinta dalam Al-Qur’an tidak bersifat tunggal, melainkan membentuk struktur makna yang saling melengkapi. Mahabbah merepresentasikan cinta yang berorientasi pada nilai dan ketulusan, mawaddah menunjukkan cinta yang aktif dan relasional, sedangkan rahmah menggambarkan kasih sayang dan kepedulian. Ketiga konsep tersebut kemudian ditransformasikan ke dalam relasi pedagogis guru dan murid dalam bentuk empati, adab, dialog, dan bimbingan spiritual. Penelitian ini juga merumuskan model konseptual “relasi guru dan murid berbasis cinta Qur’ani” sebagai paradigma pendidikan Islam yang lebih humanistik, dialogis, dan transformatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis semantik Al-Qur’an dengan konstruksi relasi pedagogis secara spesifik dan sistematis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahri, S., Sakdiyah, H., & Tanjung, H. B. (2024). Relasi Guru dengan Murid dalam Perspektif Pendidikan Islam. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 474. https://doi.org/https://doi.org/10.32832/tawazun.v17i2.16731

Darmawan, A., Mustofa, A., & Kalam Mollah, M. (2024). Al Mawaddah In The Quran (A Thematic Interpretation Perspective). Al Mikraj – Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.5787

Febrianty, A., Alkaf, I., & Handiki, Y. R. P. (2025). Menumbuhkan Self Acceptance Melalui Konsep Mahabbah. Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 25. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/ref.v25i1.6150

Hidayat, T., Syamsu Rizal, A., & Fahrudin. (2018). Pendidikan dalam Perspektif Islam dan Peranannya dalam Membina Keperibadian Islami. Jurnal Mudarrisuna, 8(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/jm.v8i2.3397 0

Intan Ukhrow, F., Uyun, Ik., Derajat, I., & Mu’allimin. (2026). Strategi Guru dalam Mengelola Emosi (Emotional Intelligence) dalam Menghadapi Siswa Aktif di Kelas. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 4(3). https://doi.org/https://doi.org/10.61132/jmpai.v4i3.1916

Islam, E. J. M. P. (2025). Julita Hardianti, Anisa Noer Rahma, Muhammad Yusuf Iskandar, dan Muhammad Rendi RamdhaniRelevansi Hadis Kasih Sayang dalam Hubungan Guru dan Murid. Julita Hardianti Anisa Noer Rahma Muhammad Yusuf Iskandar Muhammad Rendi Ramdhani, 4(2), 22–23.

Ismatulloh, A. M. (2015). Konsep Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah Dalam Al-Qur’an (Prespektif Penafsiran Kitab Al-Qur’an Dan Tafsirnya. MAZAHIB: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 14, 62.

Karim, M. I., Yumna, A. S., Nabila, I. H. N., & Nasirudin. (2023). Urgensi Kasih Sayang untuk Guru Kepada Murid dalam Konteks Pendidikan Agama Islam. Jurnal Global Islamika, 2(1), 72–73. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.8111962

Katsīr, I. ibn ʿUmar I. (1996). Tafsīr al-Qurʾān al-ʿaẓīm. Dār al-Andalus.

Ladya Baharizqi, S., Muhtar, T., Yusuf, T. H., & Prasetya Nur Fahrozy, F. (2023). Kompetensi Pedagogik di Era Society 5.0: Sebuah Tinjauan dalam Perspektif Pedagogik Kritis. Elementary School Journal Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 13(1).

Lana Lazulfa, H., & Munir, A. (2022). Sufistik Cinta dalam Al-Qur’an: Kajian Semantik. Jurnal Riset Agama, 2(2). https://doi.org/10.15575/jra.v2i2.18803

Madaniyah, J., Zaenudin, A., & Mulyasa, E. (2021). Kompetensi Awal Peserta Didik Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Achmad Zaenudin 1. 11, 33–48.

Manzur, I. A. I. (2003). Lisanul Arab (Dar-El Had).

Mujadilah, A., Nuralifah, D., Fazriyah, N., & Andi, R. (2025). Menelisik Dunia Makna: Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu terhadap Kosakata Kunci dalam Al-Qur’an. Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33511/alfanar.v3n2.113-132

Ningsih, S., & Pallawagau, B. (2025). Semantik Kata Rahmah Sebagai Kasih Sayang Universal: Relevansi Terhadap Krisis Ekologis Dan Pemanasan Global. ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 5(3).

Nugroho, Zulfikar, E., & Mardiah, A. (2023). Exploring the Significance of Mahabbah in QS. Ali ‘Imran [3]: 31 and Its Connection to the Tradition of Reciting Shalawat, Particularly in South Sumatra. Al Quds: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 7(3). https://doi.org/10.29240/alquds.v7i3.6326

Nur Khalim, M. (2023). Study of Munasabah on Words of Sakinah Mawaddah Rahmah and Its Stylistics. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 17(2). https://doi.org/10.24042/002023171908300

Nurvayanti, N., Bahrani, & Ukamto, A. (2025). Refleksi Belajar Siswa dalam Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Jurnal Penelitian Instruksional Dan Pengembangan, 5(6). https://doi.org/https://doi.org/10.53621/jider.v5i6.666

Ridzky Dwi Putra, B., Rahma Annisa Nasution, S., & Darmansah, T. (2025). Peran Guru dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Bagi Perkembangan SDMdiSekolah. Ebisnis Manajemen, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.59603/ebisman.v3i1.666

Rizkoh, N. A., & Mabrur, S. (2025). Taraduf dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Kata Mahabbah dan Mawaddah dalam Semantik Toshihiko Izutsu). Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4).

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah, Vol. 11. Lentera Hati.

Sholehati, A., Syukur, Y., Sukma, D., & Nurfarhanah. (2023). Building Self-Confidence Foundation: The Role of Parental Attachment and Self-Concept in Children Who Memorize the Qur’an. Journal of Educational, Health and Community, 12(3).

Sofiawati, E., & Suhada, D. (2024). Nilai-Nilai Edukatif Al-Qur’an Surat Ar-Rum Ayat 21 dalam Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah wa Rahmah Kajian Ilmu Pendidikan Islam. MASAGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 122–129. https://doi.org/https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.676.

Zahro, F., & Tasnimah, T. M. (2022). Intertektualitas Mahabatullah Terhadap Sya’ir Karya Imam Syafi’i Dan Buya Hamka (Adab Muqoron). ‘A Jamiy: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 11 (1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31314/ajamiy.11.1.179-191.2022

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Rifan Basahona, Fathimah Azzahra Ilyas, & Baso Pallawagau. (2026). Konsep Cinta dalam Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Relasi Guru–Murid (Analisis Semantik atas Term Mahabbah, Mawaddah, dan Rahmah). Jurnal Multidisiplin Teknologi Dan Arsitektur, 4(1), 195–206. https://doi.org/10.57235/motekar.v4i1.8411

Issue

Section

Articles

Citation Check