Adat Kematian: Suatu Tinjauan Dogmatis Mengenai Pemahaman Warga Desa Parlombuan Tentang Manghunti Mudar dan Implikasinya Bagi Jemaat GKPI Parlombuan
DOI:
https://doi.org/10.57235/motekar.v4i1.8420Keywords:
Manghunti Mudar, Saur Matua, Penghormatan Kepada OrangtuaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa praktik manghunti mudar dalam pesta adat saur matua bukan sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua yang telah meninggal, melainkan simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan praktik manghunti mudar masih dilaksanakan masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah meninggal. Penulis menyimpulkan bahwa penghormatan sejati kepada orangtua harus diwujudkan saat mereka masih hidup melalui kasih, pelayanan, dan ketaatan bukan melalui darah kerbau atau ritual adat tertentu. Praktik ini sebaiknya dipahami sebagai simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan yang ditinggalkan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pelayan GKPI Parlombuan memberikan bimbingan teologis yang jelas kepada jemaat, sehingga praktik manghunti mudar dipahami sebagai tradisi budaya dengan makna simbolik, tanpa menimbulkan kesalahpahaman mengenai ajaran iman Kristen.
Downloads
References
Adelina, Rahma. Nilai-nilai Komunikasi dalam Tradisi Penyembelihan Kerbau sebagai Upacara Adat
Guthrie, Donald, 2001, Teologi Perjanjian Baru 2, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hasan Ahmad Addary, 2024. Marbun, Sarmauli Tolop Oloan, dkk. Kajian Teologis Antropologis terhadap Makan Sapa dalam
Hutahaean, Wendy Sepmady, 2021, Dogmatika, Malang: Ahlimedia Press.
Indonesia dan Yayasan Kartidaya.
Jehadut, Alfanos, 2024, Yesus Menurut Markus, Yogyakarta: PT Kanisius.
Kematian pada Masyarakat Batak Angkola di Desa Hadungdung. Padangsidimpuan: UIN Syekh Ali
Lee, Witness, 2007, Pelajaran Hayat Keluaran, Jakarta: Yayasan Perpustakaan Injil Indonesia.
Luther, Martin, 1996, Katekismus Besar, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Luther, Martin, 2018, Landasan Iman Kristen Katekismus Kecil, Jakarta: Imogravisual.
Manurung, Fredy M. Makna Kerbau (Horbo) pada Masyarakat Batak Toba dalam Upacara Kematian
Mary, Eirene. “Implikasi Ulangan 5:16 dalam Pendidikan Keluarga.” Didache: Journal of Christian Education 1, no. 2 (2020): 141.
Medan, 2013.
Pasaribu, Rudolf H., 2001, Penjelasan Lengkap Iman Kristen, Jakarta: PT Atalya Rileni Sudeco.
Pete, Rene dan Jhon Ellington, 2020, Pedoman Penafsiran Kitab Imamat, Jakarta: Lembaga Alkitab
Sakti Bani, Monograt, 2026, Kecemasan Kematian Pada Lansia Batak Di Perantauan: Perspektif Budaya dan Keperawatan Gerontik, Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.
Saur Matua (Studi Kasus di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir). Skripsi S1, Universitas Negeri
Sipahutar, Ruth Intan, dan Patricia Dwi Irwani Telaumbanua. “Pengorbanan dan Jamuan Elisa Sebelum Mengikuti Elia: Historis Kritis 1 Raja-Raja 19:19–21.” Anugerah: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik 2, no. 1 (2025): 22–29.
Situmorang, Jonar, 2023, Teguh dalam Pengajaran Dewasa dalam Iman: Tafsir Perjanjian Baru Surat-surat Umum, Yogyakarta: PBMR ANDI.
Tanjung, Anita Chairul, 2018, Pesona Indonesia, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Tata Penggembalaan dan Petunjuk Pelaksanaannya, 2013, Pematang Siantar: Kolportase GKPI.
Tradisi Batak Toba di Kabupaten Samosir dan Implikasinya terhadap Komunikasi Interreligious. Jawa Tengah: CV Sarnu Untung, 2024.
Tumbelaka, Ricky E. Sikap dan Kewajiban Individu dalam Keluarga Kristen: Kajian Teologis Berdasarkan Kolose 3:18-25. Jawa Barat: Penerbit ADAB, 2024.
Wawancara dengan JoeSl Gultom. Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 09.10 WIB, tatap muka.
Wawancara dengan Op. Listra Gultom. Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 08.50 WIB, tatap muka.
Wawancara dengan Op. Posma Gultom. Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 08.15 WIB, tatap muka.
Wawancara dengan Ramses Pakpahan. Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 14.15 WIB, tatap muka.
Wawancara dengan Riwan Sormin. Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 13.10 WIB, tatap muka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Mei Triana Pakpahan, Pardomuan Munthe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.











.png)
.png)