Metafora Serangga Dalam Peribahasa Melayu: Analisis Semantik Kognitif

Authors

  • Nadia Rahmah Universitas Riau, Indonesia
  • Hermandra Universitas Riau, Indonesia
  • Mangatur Sinaga Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/motekar.v4i1.8450

Keywords:

metafora serangga, peribahasa Melayu, semantik kognitif, metafora konseptual, skema citra.

Abstract

Penelitian ini berjudul Metafora Serangga dalam Peribahasa Melayu Analisis Semantik Kognitif  yang bertujuan mendeskripsikan makna dan jenis metafora, serta skema citra yang terkandung dalam peribahasa Melayu yang menggunakan citra serangga. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa mencerminkan cara berpikir dan sistem konseptual penuturnya, sementara peribahasa menjadi wadah untuk memahami nilai, pandangan hidup, dan pengalaman budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik kognitif dengan teori metafora konseptual Lakoff dan Johnson (2003) serta teori pendukung dari Akbar & Rahman (2016), Nuryadin & Nur (2021), Mane (2016), dan Sutedi (2016) mengenai tiga jenis metafora, yaitu struktural, ontologis, dan orientasional. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap 100 peribahasa Melayu yang mengandung unsur serangga dari Pusat Rujukan Persuratan Melayu dan peribahasa di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora struktural merupakan jenis yang paling dominan, diikuti oleh metafora ontologis dan orientasional. Metafora struktural menggambarkan karakter dan perilaku manusia melalui pengalaman fisik dan sifat khas serangga. Analisis skema citra memperlihatkan dominasi skema aktivitas atau gerak berulang, bagian-keseluruhan, dan linear atau sebab-akibat, disertai kemunculan skema ruang, kekuatan, tingkatan, serta warna dan visualisasi. Secara umum, metafora serangga dalam peribahasa Melayu merefleksikan nilai moral, sosial, dan kultural masyarakat Melayu yang berpijak pada pengalaman ekologis dan pandangan hidup yang menekankan keseimbangan serta keharmonisan dengan alam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. R., & Rahman, Y. (2016). Metafora Lakoff dan Johnson dalam Surat Kabar Bild. Identitaet, v(03), 1–14.

Hamzah, Z. A. Z., & Hassan, A. F. M. (2011). Bahasa dan Pemikiran dalam Peribahasa Melayu. GEMA Online Journal of Language Studies, 11(3), 31–51.

Haneda, N. F., Kusmana, C., & Naziah, S. M. S. (2023). Keanekaragaman Jenis Serangga pada Berbagai Umur Tegakan Rhizophora mucronata yang Ditanam dengan Teknik Guludan di Muara Angke, Jakarta. Jurnal Silvikultural Tropika, 14(1), 70–79.

Lakoff, G., & Johnson, M. (2003). Methapors We Live By. Chicago: The Universty of Chicago Press.

Mane, S. (2016). Metafora dalam Lirik Lagu Johny Cash (Suatu Analisis Semantik). Manado. [Jurnal Skripsi]: Universitas Sam Ratulangi.

Nuryadin, T. R., & Nur, T. (2021). Metafora Konseptual Bertema Rihlah (Jalan-Jalan) pada Majalah Gontor: Analisis Semantik Kognitif. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(1), 91–100.

Sutedi, D. (2016). Mengenal Linguistik Kognitif. Bandung: Humaniora.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Nadia Rahmah, Hermandra, & Mangatur Sinaga. (2026). Metafora Serangga Dalam Peribahasa Melayu: Analisis Semantik Kognitif. Jurnal Multidisiplin Teknologi Dan Arsitektur, 4(1), 309–317. https://doi.org/10.57235/motekar.v4i1.8450

Issue

Section

Articles

Citation Check