Pengaruh Kondisi Ruang Kantor Kosong Terhadap Kesehatan Lingkungan di Area Kedatangan Domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Authors

  • Syifa Aditia Pratama Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Kardi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Rini Sadiatmi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/motekar.v4i2.8893

Keywords:

Ruang Kantor Kosong, Kesehatan Lingkungan, Area Kedatangan Domestik

Abstract

Ruang kantor kosong di terminal bandara kerap luput dari perhatian, padahal kondisinya dapat menurunkan kesehatan lingkungan secara diam-diam, terutama di area berintensitas tinggi seperti area kedatangan domestik. Di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, sejumlah bekas ruang kantor Government of Indonesia (GOI) di area kedatangan domestik dibiarkan tidak terpakai dan kurang terawat, sehingga menimbulkan persoalan penumpukan debu, kelembapan tinggi, pertumbuhan jamur, ventilasi dan pencahayaan yang buruk, serta keberadaan hama. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ruang kantor kosong tersebut dan menilai pengaruhnya terhadap kesehatan lingkungan di area kedatangan domestik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi dan catatan lapangan, wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap empat informan pakar yang dipilih secara purposif, serta tinjauan literatur. Data dianalisis menggunakan content analysis, triangulasi sumber, dan gap analysis yang membandingkan kondisi lapangan dengan standar nasional dan internasional yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kantor kosong tidak dikelola secara optimal: berdebu, lembap, berjamur, minim pencahayaan dan ventilasi, serta terdapat indikasi tikus dan kecoa. Gap analysis menegaskan bahwa seluruh parameter yang diuji di lapangan yaitu kelembapan, pencahayaan, ventilasi, kebersihan, pengendalian hama, dan pemeliharaan berkala tidak memenuhi standar yang berlaku. Kondisi ini berdampak pada risiko gangguan pernapasan, ancaman keselamatan operasional penerbangan akibat wildlife hazard, celah keamanan, serta menurunnya citra pelayanan bandara. Melalui kerangka 3S+1C (Safety, Security, Service, Compliance), penelitian ini mengusulkan strategi perbaikan jangka pendek, menengah, dan panjang, meliputi pembersihan rutin, pengendalian kelembapan, penyusunan SOP khusus, pengendalian hama terpadu, alokasi anggaran pemeliharaan, serta pemanfaatan kembali ruang idle.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, S. A., Hamzah, S., Ramli, M. I., Asdar, M., & Pati, S. (2017). Pengembangan infrastruktur bandar udara menuju bandar udara masa depan dengan konsep airport city (Studi kasus: Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin). IPTEK Journal of Proceedings Series, 3(5). https://doi.org/10.12962/j23546026.y2017i5.3119

Battersby, S. A. (2015). Rodents as carriers of disease. Dalam Rodent pests and their control (2nd ed., hlm. 81–100). CABI International.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Indonesia. (2020). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah.

International Civil Aviation Organization. (2018). Doc 9859 – Safety management manual (4th ed.). ICAO.

International Civil Aviation Organization. (2020). Doc 9137 – Airport services manual, Part 3: Wildlife hazard management (5th ed.). ICAO.

Marhani, R., Wahyuni, S., & Prasetyo, A. (2023). Analisis sistem pengawasan fasilitas oleh Unit Tata Terminal Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Jurnal Manajemen Bandar Udara, 5(1), 34–47.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan. (2023).

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2023 tentang Standardisasi dan Sertifikasi Bandar Udara. (2023).

Siburian, B., Harmen, H., & Dongoran, D. (2024). Pengaruh fasilitas dan layanan komunikasi terhadap kepuasan mahasiswa di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 2(6), 612–625. https://doi.org/10.61722/jiem.v2i6.1556

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Wati, R., & Ridlo, M. A. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat di fasilitas publik. Jurnal Planologi, 17(2), 168–184.

World Health Organization. (2021). WHO global air quality guidelines: Particulate matter (PM2.5 and PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide and carbon monoxide. World Health Organization.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Syifa Aditia Pratama, Kardi, & Rini Sadiatmi. (2026). Pengaruh Kondisi Ruang Kantor Kosong Terhadap Kesehatan Lingkungan di Area Kedatangan Domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Jurnal Multidisiplin Teknologi Dan Arsitektur, 4(2), 402–408. https://doi.org/10.57235/motekar.v4i2.8893

Citation Check