Rancangan Media Informasi Prohibited Items Berbasis QR Code di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.57235/motekar.v4i2.8911Keywords:
Prohibited items, media informasi, QR Code, keamanan penerbangan, Passenger Security Check Point (PSCP)Abstract
Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya memiliki tingkat pergerakan penumpang yang tinggi sehingga memerlukan penyampaian informasi keamanan penerbangan yang efektif. Berdasarkan hasil observasi di Terminal 2, masih ditemukan penumpang yang membawa prohibited items saat pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP), yang menunjukkan bahwa pemahaman penumpang mengenai ketentuan barang bawaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang media informasi prohibited items berbasis QR Code sebagai alternatif penyampaian informasi yang mudah diakses melalui smartphone. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan validasi ahli. Hasil penelitian berupa media informasi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan website dan memuat informasi mengenai ketentuan barang bawaan penumpang sesuai regulasi keamanan penerbangan. Berdasarkan hasil validasi, media memperoleh tingkat kelayakan sebesar 100% dari ahli materi dan 97,6% dari ahli media dengan kategori Sangat Layak digunakan sebagai alternatif media informasi digital dalam penyampaian informasi prohibited items kepada penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya.
Downloads
References
Ananda, R., Jamal, A., & Mahmud, M. S. (2020). Is the economic growth of ASEAN-10 related to air transportation? A panel ARDL approach. 12(1), 10–17.
Attaullah, M. A. (2025). Prohibited items digital information to support activities in the airport passenger security check point. 1, 9–16. https://doi.org/10.52989/jaet.v6i1.234
Azwar. (2025). Kajian buku panduan elektronik interaktif barang bawaan penumpang dalam rangka mempermudah pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Bandar Udara Internasional Juanda [data publikasi lengkap belum tersedia pada naskah sumber; agar dilengkapi melalui aplikasi pengelola referensi].
Dinda, & Rosiana. (2024). Peran Aviation Security (AVSEC) terhadap pengawasan dan penanganan prohibited item di Security Check Point (SCP II) Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang [data publikasi lengkap belum tersedia pada naskah sumber; agar dilengkapi melalui aplikasi pengelola referensi].
Hamza, S. (2024). Visual communication and its impact on engineering project management.
Indonesia, Pemerintah Republik. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Kusumawati, & Albanna. (2024). Pengaruh pengetahuan penumpang tentang prohibited items terhadap kepatuhan pada security check point di bandar udara internasional Adi Soemarmo Boyolali Jawa Tengah [data publikasi lengkap belum tersedia pada naskah sumber; agar dilengkapi melalui aplikasi pengelola referensi].
Melfianora, I. (2019). Literatur. 1–3.
Permenhub. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 127 Tahun 2015 tentang Program Keamanan Nasional.
Permenhub. (2021). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 28 Tahun 2021 tentang Program Pendidikan dan Pelatihan Keamanan Penerbangan Nasional.
Permenhub. (2023). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar Udara. 1–97.
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode pengumpulan data kualitatif. 9, 13074–13086. Sarika. (2026). The impact of technological innovations on the passenger process at airports. Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syahran, A. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. 1, 1–9.
Wandira Triyuwandi. (2024). Pengaruh pengetahuan penumpang tentang prohibited items pada Passenger Security Check Point terhadap keselamatan penerbangan di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Adinda Sekar Arum, Sundoro, Irwan Faizal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.











.png)
.png)