Tinjauan Tingkat Vo2max Atlet Renang Ku-I dan Ku-II Megalodon Aquatic
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6063Keywords:
Vo2max Atlet RenangAbstract
Setiap penelitian tentu memiliki maksud dan tujuan, berdasarkan rumusan masalah yang ada, maka tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat VO2Max atlet renang KU-I dan KU-II Megaldodon Aquatic. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survey dan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 – Minute Swimming. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif karena data yang dikumpulkan dan diukur secara langsung yang dinyatakan dengan bilangan untuk menggambarkan mengkaji, dan menjelaskan suatu fenomena dengan data (angka) apa adanya tanpa bermaksud menguji suatu hipotesis tertentu. Penelitian ini dilakukan di Aquatic Center Rumbai yang beralamat di Lembah Damai, Kec. Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau 28266. Sampel pada penelitian ini adalah atlet renang KU-I dan KU-II Megaldodon Aquatic yang berjumlah 7 atlet yang dimana teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan, data yang terkumpul dari hasil 12-Minute Swimming Test untuk mengukur tingkat kondisi fisik VO2Max pada seluruh maka dapat ditarik kesimpulan yaitu tingkat VO2Max seluruh atlet renang KU-I dan KU-II Megaldodon Aquatic termasuk dalam kategori “sangat baik” sebesar 0% sebanyak 0 atlet, kategori “baik” sebesar 14.25% sebanyak 1 atlet, kategori “cukup” sebesar 14.25% sebanyak 1 atlet, kategori “kurang” sebesar 43% sebanyak 3 atlet, dan kategori “sangat kurang” sebesar 28.5% sebanyak 2 atlet. Berdasarkan kesimpulan tersebut, dapat diinterpretasikan bahwa atlet renang KU-I dan KU-II Megaldodon Aquatic tidak stabil dalam mendapatkan prestasi di cabang olahraga renang terutama pada nomor yang sangat mengutamakan VO2Max
References
Abddul Gani, R., Winarno, M. E., Achmad, I. Z., Nurwansyah, R., & Sumarsono, sumarsono. (2018). Vo2max Level of Unsika Swimming Athletes. Pendidikan Jasmani Olahraga, 3(1), 122–128. http://ejournal.upi.edu/index.php/penjas/index
Aditia, L., Badruzaman, B., Paramitha, S. T., & Jajat, J. (2018). Perbandingan Hasil Tes Vo2max Atlet Renang Menggunakan Williams Swimming Beep Test dan Bleep Test. Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 3(1), 53. https://doi.org/10.17509/jtikor.v3i1.8933
Ahmad, A., Akbar, A. K., Nur, S., Riswanto, A. H., & Dahlan, F. (2020). Pengaruh Interval Training Terhadap Peningkatan Vo2Max Renang Gaya Kupu-Kupu Pada Atlet Renang Kota Palopo. Jurnal Pendidikan Glasser, 4(1), 37. https://doi.org/10.32529/glasser.v4i1.417
Arhesa, S. (2020). Buku jago renang. Ilmu Cemerlang Group.
Khan, M. A. J., & Susanto, I. H. (2023). Analisis daya tahan aerobik pada atlet renang studi pada klub Hiu dan Millenium Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 11(01), 35–40.
Lab A3-2 The 12-Minute Swim Test for Assessing Cardiorespiratory Endurance. (2005). Program, 2005–2005.
muzaki, muzaki, afrian, herman, & Suryadi, L. E. (2018). Pengaruh Latihan Interval (Interval Training) Terhadap Peningkatan Vo2max Tim Gama Fc Pancor 2017. Jurnal Porkes, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.29408/porkes.v1i1.1080
Nesra Barus, J. B. (2020). Tingkat Daya Tahan Aerobik (Vo2Max) Siswa Ekstrakurikuler Gulat Di Sma Negeri 1 Barusjahe Kabupaten Karo. Kinestetik, 4(1), 108–116. https://doi.org/10.33369/jk.v4i1.10649
Septyaning Lusianti. (2021). Identifikasi Tingkat Kondisi Fisik Atlet Renang Puslatkot Koni Kota Kediri Menghadapi Porprov 2022. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 6(1), 160–165. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i1.1280
Sugiyono, P. D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (M. Dr. Ir. Sutopo. S. Pd. ALFABETA, Cv.
Tingkat, T., Max, V. O., & Sepakbola, P. (2017). Sekolah Sepakbola Bima Junior. 4(2), 18–27.
Wahyudi, W. (2023). Artikel No5 Penelitian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















