Kemudahan, Risiko dan Pengawasan OJK Pada P2P Lending di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6133Keywords:
Fintech, P2P Lending, OJK, Literasi Keuangan, PengawasanAbstract
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah memunculkan inovasi dalam sektor keuangan, salah satunya berupa Financial Technology (Fintech). Salah satu bentuk Fintech yang berkembang pesat adalah Peer-to-Peer (P2P) Lending, yakni layanan peminjaman uang berbasis digital yang mempertemukan langsung pihak pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower). Metodologi yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder dari laporan OJK, AFPI, jurnal, dan regulasi. Perkembangan teknologi keuangan di Indonesia telah mendorong pertumbuhan layanan peer-to-peer lending (P2PL) sebagai alternatif pembiayaan yang memberikan perencanaan kemudahan ruang, proses digital yang cepat, serta peluang investasi dengan imbal hasil menarik. Namun di balik berbagai kemudahan tersebut, P2PL juga menyimpan sejumlah risiko, seperti gagal bayar, penipuan data, dan penyalahgunaan informasi pribadi. Tingkat literasi keuangan yang masih rendah kian memperbesar potensi kerugian, baik bagi peminjam maupun pemberi pinjaman. Oleh karena itu, keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas menjadi sangat krusial dalam menjamin tata kelola yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab di sektor kerja ini. Melalui regulasi dan sistem pengawasan yang terus diperkuat, OJK berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan konsumen dan pertumbuhan sektor fintech yang sehat dan berkelanjutan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemudahan yang ditawarkan P2PL, potensi risikonya, serta peran OJK dalam mengawal integritas sistem keuangan digital di Indonesia
Downloads
References
Adebayo, Y. A., Ikevuje, A. H., Kwakye, J. M., & Emuobosa, A. (2024). Driving circular economy in project management : Effective stakeholder management for sustainable outcome Driving circular economy in project management : Effective stakeholder management for sustainable outcome. September. https://doi.org/10.30574/gscarr.2024.20.3.0351
Aderianti, S. (2018). Berbagai e-Wallet alias Dompet Digital yang Sedang Tren di Indonesia.
AFPI. (2023). edoman Penyelenggaraan Fintech Pendanaan Bersama Indonesia. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia. Jakarta: AFPI. Retrieved from https://afpi.or.id
Aly, Y. Z. (2025). Employee Engagement Mediate : the Impact of Digital Leadership and Employee Engagement Mediate : the Impact of Digital Leadership and leadership diversity in shaping operational performance Yahia Zakaria El-Sayed Aly Keywords : ( IJTHS ), O6U. December 2024. https://doi.org/10.21608/ijthsx.2024.336593.1128
Balgopal, P. R., Pathare, S., & Balgopal, M. M. (2024). Theory and Practice of Social Group Work in Indian Society (Issue December). https://doi.org/10.1007/978-981-97-3806-9
Beralldy, R. ,. (2024). Pengaruh Pinjaman Online Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora.
Budiarti, S. ,. (2024). T`eknologi Fintech sebagai Agen Transformasi dalam Mengalami penambahankanKepercayaan Wali Santri Terhadap Layanan Keuangan Syariah di PM UQI Bogor.
Gaur, S., & Tawalare, A. (2024). Stakeholder management and its role on value creation in construction projects: A cross-case analysis. Asian Journal of Civil Engineering, 25(4), 3763–3776. https://doi.org/10.1007/s42107-024-01009-9
Chen, Y. (2020). The impact of FinTech on global financial stability. Journal of Financial Stability.
Hidayat, A. S. (2023). Consumer Protection on Peer-to-Peer Lending in Indonesia.
Inda, R. (2021). Keterbukaan Informasi Sebagai Mitigasi Risiko Peer To Peer Lending (Perbandingan Antara Indonesia dan Amerika Serikat).
Ismamudi, I. (2023). Peran Fintech Dalam Mengurangi Ketimpangan Sosial: Sebuah Tinjauan Digital di Wilayah Terpencil. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia.
Kasali, H. (2018). Disrupsi: Tantangan Bagi Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Peluang. Jakarta: Gramedia.
Keuangan, O. J. (2016). POJK No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi.
Keuangan, O. J. (2021). Statistik fintech Lending Periode Mei 2021. Retrieved from https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/fintech/ Pages/Statistik-fintech-Lending-Periode-Mei-2021.aspx
Keuangan, O. J. (2022). POJK No. 10/POJK.05/2022 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
Murifal, B. (2018). Peran Teknologi Finansial Sistem P2L Sebagai Alternatif Sumber Pendanaan UMKM, Perspektif.
Nugroho, D. (2021). Risiko dan Potensi Fintech terhadap UMKM. Jurnal Inovasi Keuangan Digital.
R, I. F. (n.d.). Menghadapi Era Baru: Rancangan Perbankan Dalam Menghadapi Perubahan Pasar Dan Teknologi Di Indonesia. 2024.
Rachmawati, D. (2022). P2P Lending dan Pembiayaan UMKM di Era Digital. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik.
Rahadiyan, I. (2022). Perkembangan Financial Technology Di Indonesia Dan Tantangan Pengaturan Yang Dihadapi.
Rusu, R. (2024). The Connection Between Organizational Structure and Identity and the Conflict Potential of the Organization. International Conference KNOWLEDGE-BASED ORGANIZATION, 30(2), 1–5. https://doi.org/10.2478/kbo-2024-0072
Setiadi, A. (2019). Perlindungan Terhadap Pemberi Pinjaman Selaku Konsumen Dan Tanggung Jawab Penyelenggara Peer To Peer Lending Dalam Kegiatan Peer To Peer Lending Di Indonesia.
Adebayo, Y. A., Ikevuje, A. H., Kwakye, J. M., & Emuobosa, A. (2024). Driving circular economy in project management : Effective stakeholder management for sustainable outcome Driving circular economy in project management : Effective stakeholder management for sustainable outcome. September. https://doi.org/10.30574/gscarr.2024.20.3.0351
Aly, Y. Z. (2025). Employee Engagement Mediate : the Impact of Digital Leadership and Employee Engagement Mediate : the Impact of Digital Leadership and leadership diversity in shaping operational performance Yahia Zakaria El-Sayed Aly Keywords : ( IJTHS ), O6U. December 2024. https://doi.org/10.21608/ijthsx.2024.336593.1128
Balgopal, P. R., Pathare, S., & Balgopal, M. M. (2024). Theory and Practice of Social Group Work in Indian Society (Issue December). https://doi.org/10.1007/978-981-97-3806-9
Gaur, S., & Tawalare, A. (2024). Stakeholder management and its role on value creation in construction projects: A cross-case analysis. Asian Journal of Civil Engineering, 25(4), 3763–3776. https://doi.org/10.1007/s42107-024-01009-9
Rusu, R. (2024). The Connection Between Organizational Structure and Identity and the Conflict Potential of the Organization. International Conference KNOWLEDGE-BASED ORGANIZATION, 30(2), 1–5. https://doi.org/10.2478/kbo-2024-0072
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















