Ketida Setaraan Gender pada Perempuan di Pasar Pusat Padangpanjang, Provinsi Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6190Keywords:
Ketidaksetaraan Gender, Perempuan, Pasar Tradisional, PadangpanjangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender yang dialami oleh perempuan di lingkungan Pasar Padangpanjang, Sumatera Barat. Ketidaksetaraan gender masih menjadi permasalahan mendasar dalam sektor informal, termasuk di pasar tradisional, di mana perempuan seringkali menghadapi keterbatasan akses terhadap peluang ekonomi, pembagian kerja yang tidak adil, serta minimnya representasi dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap para pedagang perempuan, pengelola pasar, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan di Pasar Padangpanjang menghadapi berbagai bentuk diskriminasi, seperti beban kerja ganda, ketimpangan dalam kepemilikan lapak, serta stereotip sosial yang membatasi peran mereka dalam struktur pasar. Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi kebijakan yang mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan di pasar tradisional.
Downloads
References
Arfa, R., Wahyuni, R., & Hartati, R. (2023). Beban Ganda Perempuan Pedagang Kaki Lima di Kota Tanjungpinang. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Sosial, 11(1), 45–53.
Azwar, W., Muliono, M., & Permatasari, Y. (2019). Feminisasi Kemiskinan: Studi Tentang Pengemis Perempuan pada Masyarakat Matrilineal Minangkabau di Sumatera Barat, Indonesia. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam, 17(2), 165-182.
Benería, L. (2001). Shifting the risk: New employment patterns, informalization, and women’s work. International Journal of Politics, Culture, and Society, 15, 27-53.
Bimono, H. (2017). Peran Ganda Perempuan Pedagang di Pasar Tradisional (Studi Kasus di Pasar Beringharjo Yogyakarta). Societas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 6(3), 12–20. Retrieved from
Hanum, S., Fitriani, F., & Zakiah, L. (2024). Analisis Peran Ganda Perempuan Pedagang Kaki Lima di Pasar Induk Almahirah Aceh. Costing: Journal of Economic, Business and Accounting, 6(1), 60–68. Retrieved from
Irwan, I. (2015). Strategi Bertahan Hidup Perempuan Penjual Buah-buahan (Studi Perempuan di Pasar Raya Padang Kecamatan Padang Barat Kota Padang Propinsi Sumatera Barat). Humanus, 14(2), 183-195.
Nofriadi, N., Pawirosumarto, S., Lusiana, L., & Sari, S. (2024). Analisis Gender dalam Pengelolaan UMKM: Pengaruhnya terhadap Inovasi dan Keunggulan Kompetitif di Kota Padang. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1).
Sahban, H. (2018). Empowerment of traders and traditional market potential development in Indonesia (No. 38f59). Center for Open Science.
Telaumbanua, A., Tumengkol, S., & Lasut, J. J. (2023). Strategi Pedagang Tradisional Di Era Pemasaran Online Di Pasar 45 Kota Manado. Jurnal Ilmiah Society, 3(2).
Winarno, D. (2023). Plh Wako Padang Panjang: Perempuan Harus Terlibat dalam Pengambilan Kebijakan Responsif Gender. ANTARA Sumbar.
Yolanda, E., & Rahayuningsih, I. (2023). Pengaruh hardiness dan dukungan sosial terhadap stress pedagang pasar tradisional di pasar tradisional duduk sampeyan. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN), 1(3), 159-170.
Zainina, H. A. (2020). Kesetaraan Dan Ketidakadilan Gender Pada Pedagang Perempuan Pasar (Studi Kasus di Pasar Anyar Kelurahan Suka Asih Kecamatan Tangerang Kota Tangerang Provinsi Banten). (Bachelor’s thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















