Perkembangan Tradisi Ningih pada Masyarakat Suku Dayak Darok Desa Bantai Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau Tahun 2000-2010
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6522Keywords:
Perkembangan, Tradisi Ningih, Dayak DarokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asal usul dan tahapan pelaksanaan tradisi Ningih pada masyarakat suku Dayak Darok, Desa Bantai, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, serta dinamika perkembangannya dalam kurun waktu sepuluh tahun, yaitu dari tahun 2000 hingga 2010. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi; (a) pemilihan topik, (b) heruistik, (c) verifikasi, (d) interpretasi, dan (e) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Asal usul tradisi Ningih berasal dari Rukut'n Toyat'n (Adat Sebelumnya), yang berdasarkan kepercayaan masyarakat, menyakini bahwa padi memiliki jiwa atau roh yang hidup dan harus dihormati. (2) Tahapan pelaksanaan tradisi Ningih terdiri dari beberapa tahap, yaitu Ngu'duw, Ngisi Langka, Mpokat'n Botuh, Mpokat'n Data, dan Panta. Setiap tahapan menggunakan alat peraga seperti Bota Po'di, Joruw, Dout'n Gombi, Dout'n Lopiak, 1 mangkok nasi, 1 butir telur, 1 ekor ayam, 1 botol Tuak, Acjat'n, Simpuw, perkakas pertanian, dan Botuh Ngoso. (3) Dinamika perkembangan tradisi Ningih selama kurun waktu sepuluh tahun menunjukkan adanya berbagai perubahan, yang dipengaruhi oleh konflik antara adat dan agama, serta keterbatasan masyarakat dalam beradaptasi untuk melaksanakan tradisi seperti sebelumnya. Sebagai respon, masyarakat mulai menggunakan peralatan yang lebih sederhana agar tradisi Ningih tetap dapat dilestarikan.
References
Abdurahman, M. S. (2011). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Albani, N. S., dkk. (2017). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Daliman, A. (2012). Metode Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Darmadi, H. (2016). Dayak Asal-Usul dan Penyebarannya Di Bumi Borneo. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(2).
Heti, P. (2010). Tradisi Naik Dango Suku Dayak Kanayatn (Kajian Asal Usul, Proses Ritual, Fungsi, dan Nilai). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
https://www.google.com/search?tbm=bks&q=suku+dayak+Muduh
Irmalini, S., & Murdiono. (2020). Upacara Adat Gawai Dalam Membentuk Nilai-Nilai Solidaritas Pada Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Barat. Jurnal Antropolgi: Isu-isu Sosial Budaya, 22(2).
Kuntowijoyo. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang Pustaka
Linda. (2019). Transformasi Makna dan Nilai Tradisi Baroah Dayak Kanayatn Dusun Semangkiling Kecamatan Mandor Kabupaten Landak (Skripsi). Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Margaretha, N. (2023). Perkembangan Tradisi Gawak Ngemparu Nemiak Di Kabupaaten Kapuas Hulu Tahun 1959-1966 (Skripsi). Pontianak: IKIP PGRI Pontianak.
Melalatoa, J. (1995). Ensiklopedia Suku Bangsa Di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Kebudayaan. (E-Book:
Moleong, J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nikolaus, N. (2022). Analisis Pelaksanaan Ritual Adat Batalah Pada Suku Dayak Kanayatn Didusun Oto Ledakng Kabupaten Landak (Skripsi). Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Priyadi, S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Satyawida, I. M. (1993). Upacara Tradisional Naik Dango Suku Dayak Kanayatn Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat. Pontianak: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Siti, H. (2024). Dinamika Tradisi Ncangi Punowu Di Dusun Sungai Bangun Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau Dalam Kurun Waktu 2010-2020 (Skripsi). Pontianak: Universitas Tanjungpura
Sjamsudin, H. (2019). Metodologi Sejarah. Yogyakarta:Ombak.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhartono, W. P. (2010). Teori Dan Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sujarni, A., dkk. (2008). Mozaik Dayak, Keberagaman Subsuku Dan Bahasa Dayak Di Kalimantan Barat. Pontianak: Institut Dayakologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















