Hubungan Pengetahuan Gizi, Perilaku Makan dan Status Gizi Terhadap Kejadian Dismenore pada Remaja Putri Kelas X dan XI di SMK Al-Huda Jati Agung Lampung Selatan
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7023Keywords:
Pengetahuan Gizi, Perilaku Makan, Status Gizi, Dismenore, Remaja PutriAbstract
Dismenore atau nyeri haid merupakan masalah kesehatan yang umum dialami remaja putri dan dapat menurunkan kualitas hidup. Di Bandar Lampung, prevalensinya mencapai 54,9%. Pengetahuan gizi, perilaku makan, dan status gizi diduga berpengaruh terhadap kejadian serta tingkat keparahan dismenore. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi, perilaku makan, dan status gizi dengan kejadian dismenore pada remaja putri kelas X dan XI di SMK Al-Huda Jati Agung, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 111 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi rendah (87,4%) dan mengalami dismenore sedang hingga berat. Pada remaja dengan perilaku makan buruk, sebanyak 44,3% mengalami dismenore sedang, sedangkan 60,0% remaja dengan status gizi kurang (underweight) mengalami dismenore berat. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi (p = 0,005), perilaku makan (p = 0,001), dan status gizi (p = 0,000) dengan tingkat keparahan dismenore. Kesimpulan: Pengetahuan gizi yang baik, perilaku makan sehat, dan status gizi yang ideal berhubungan dengan penurunan tingkat keparahan dismenore pada remaja putri.
References
Fitri, F. C., Adyas, A., & Nurhartanto, A. (2025). The Influence of Screen Time and Nutrition Knowledge on Dietary Habits Among Nutrition Students. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, 2(3), 302-307.
Hutagalung, W. V. C., Adyas, A., & Dalimunthe, N. K. (2025). Hubungan Asupan Energi dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi pada Remaja Putri di SMP Advent Bandar Lampung. Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 4(1), 280-292.
Kemenkes RI. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Lestari, D. (2021). Hubungan pola makan dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan Reproduksi, 5(2), 45–53.
Pradipta, N. A., Nurhartanto, A., & Saleh, A. J. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Dengan Kebiasaan Makan dan Aktivitas Fisik pada Remaja Siswa SMA N 04 Kotabumi Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024. Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 4(1), 386-390.
Puspasari, N. T., Nurhartanto, A., & Nurdiansyah, T. E. (2025). Hubungan Pola Konsumsi Zat Besi dan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri di SMA Negeri 1 Seputih Agung Lampung Tengah. Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 4(1), 151-158.
Rukmayanti, A., & Fitriana, N. (2022). Studi preferensi konsumen terhadap produk pangan fungsional di Indonesia. Jurnal Pangan Fungsional, 4(1), 23–34
Silalahi, S. M. O., Dalimunthe, N. K., & Adyas, A. (2024). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 12 Bandar Lampung. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(2), 939-946.
WHO. (2020). Adolescent reproductive health. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















