Strategi Penguatan Identitas Nasional di Tengah Dinamika Klaim dan Apropriasi Budaya
Keywords:
Identitas Nasional, Klaim Budaya, Apropriasi, Media Digital, Pendidikan, Generasi MudaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi efektif dalam memperkuat identitas nasional Indonesia di tengah fenomena klaim dan apropriasi budaya yang marak terjadi di tingkat global.Identitas nasional adalah jati diri atau kepribadian unik suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Ini adalah manifestasi dari nilai-nilai budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan bangsa tersebut. Dinamika ini, yang sering kali dipicu oleh penggunaan media digital, menimbulkan tantangan serius bagi pelestarian warisan budaya bangsa. penelitian ini menyoroti peran strategis lembaga pendidikan dan media digital. Data dikumpulkan mendalam dengan akademisi, praktisi budaya, dan perwakilan komunitas, serta analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan identitas nasional tidak cukup hanya dengan reaktif menanggapi klaim budaya, tetapi harus melalui edukasi proaktif dan literasi digital. Kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan komunitas dalam menciptakan konten digital yang autentik dan menarik menjadi kunci untuk menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap budaya nasional, terutama di kalangan generasi muda.
References
Anderson, B. (1991). Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. Verso.
Dimmock, C., & Walker, A. (2005). Educational Leadership: Culture and Diversity. SAGE Publications
Hobsbawm, E. J., & Ranger, T. (Eds.). (1983). The Invention of Tradition. Cambridge University Press
Smith, A. D. (1991). National Identity. Penguin Books.
Ziff, B., & Rao, P. V. (1997). Borrowed Power: Essays on Cultural Appropriation. Rutgers University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).