Korelasi antara Self-Regulation dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa DKI Jakarta

(1) * Salsabila Zahrani Fatiha Mail (Universitas Tarumanagara, Indonesia)
(2) Sandi Kartasasmita Mail (Universitas Tarumanagara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap kehidupan mahasiswa, salah satunya melalui penggunaan smartphone yang berlebihan hingga memicu perilaku adiktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara self regulation dan kecanduan smartphone pada mahasiswa di DKI Jakarta. Self regulation didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan emosi, pikiran, dan perilaku agar selaras dengan tujuan yang ingin dicapai, sedangkan kecanduan smartphone menggambarkan pola penggunaan yang kompulsif dan sulit dikendalikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah mahasiswa berusia 18–25 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta, dengan jumlah responden sebanyak 240 responden dengan kritera yang telah di tentukan. Instrumen yang digunakan berupa skala Short Self-Regulation Questionnere (SSRQ) dan skala Smartphone Addiction Scale (SAS) yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman sesuai hasil uji asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self regulation dan kecanduan smartphone. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan regulasi diri mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka mengalami kecanduan smartphone. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan self regulation sebagai strategi preventif dalam menghadapi perilaku adiktif terhadap teknologi di kalangan mahasiswa.


Keywords


Regulasi diri; Kecanduan Smartphone; Mahasiswa; Perilaku Adiktif; DKI Jakarta

   

DOI

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7409
      

Article metrics

10.57235/qistina.v4i2.7409 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aljomaa, S. S., Qudah, M. F. A., Albursan, I. S., Bakhiet, S. F., & Abduljabbar, A. S. (2016).

Smartphone addiction among university students in the light of some variables.

Computers in Human Behavior, 61, 155–164. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.03.041

Azizah, N., & Muslikah, S. (2021). Hubungan antara regulasi diri dengan kecanduan

smartphone pada mahasiswa selama masa pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi,

(2), 145–156. https://doi.org/10.23887/jjbk.v12i1.32575

Aditya Putra, A. H., & Salma, S. (2022). Regulasi diri dan kecanduan dalam penggunaan

media sosial pada mahasiswa generasi Z Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.

Jurnal Empati, 11(6), 386–393. https://doi.org/10.14710/empati.0.36827

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik telekomunikasi Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

https://www.bps.go.id/

Basit, A., Purwanto, E., Kristian, A., Pratiwi, DI, Krismara, Mardiana, I., & Saputri, GW (2022). Teknologi komunikasi smartphone pada interaksi sosial. Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10 (1), 1–12. https://doi.org/10.30656/lontar.v10i1.3254

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2010). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Guilford, J. P. (1956). Fundamental statistics in psychology and education (3rd ed.). New

York: McGraw-Hill.

Irnawaty, & Agustang. (2019). Kecanduan smartphone pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jurnal Sosialiasi: Jurnal hasil pemikiran, penelitian, dan pengembangan ilmuan Sosiologi pendidikan. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v0i0.13227

Kwon, M., Lee, J. Y., Won, W. Y., Park, J. W., Min, J. A., Hahn, C., Gu, X., Choi, J. H., &

Kim, D. J. (2013). Development and validation of a smartphone addiction scale

(SAS). PLOS ONE, 8(2), e56936. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0056936

Putri Kamilla, F. (2022). Hubungan regulasi diri dengan resiliensi pada wanita karier yang

sudah menikah (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Riau).

Pichardo, M. C., Justicia, F., de la Fuente, J., Martínez-Vicente, J. M., & García-Berbén, A.

B. (2014). Factor structure of the Self-Regulation Questionnaire (SRQ) at Spanish universities. The Spanish Journal of Psychology, 17, e62. https://doi.org/10.1017/sjp.2014.63

Rumapea, A., Sinurat, S., & Barus, M. (2023). Hubungan self control dengan adiksi

smartphone pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Permas, 13(3), 879–886. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i3.1009

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Selviani, W. (2019). Prediktor adiksi smartphone pada remaja di DKI Jakarta (Skripsi,

Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)

Wibowo, R. A., Pratama, G. Y., & Lestari, D. (2024). Self-regulation dan perilaku adiktif

terhadap penggunaan teknologi di kalangan mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 11(1), 55–68. https://doi.org/10.22219/jipt.v12i1.28638


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Salsabila Zahrani Fatiha, Sandi Kartasasmita

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.