Tanggung Jawab Sosial Masyarakat Buddhis Dalam Konteks Pendidikan dan Kesejahteraan

Authors

  • Putriana Mitta Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, Indonesia
  • Maya Angesti Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, Indonesia
  • Kabri Kabri Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7446

Keywords:

Dāna, Karuṇā, Tanggung Jawab Sosial, Filantropi Buddhis, Etika Buddhis, Praktik dhamma

Abstract

Era modern memunculkan tantangan moral dan sosial akibat globalisasi dan kemajuan teknologi yang mendorong sikap individualistis. Ajaran Buddha menekankan keseimbangan antara paññā dan karuṇā sebagai landasan tanggung jawab sosial umat Buddhis. Melalui studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar filantropi, tetapi perwujudan praktik Dhamma yang memadukan nilai moral, kebijaksanaan, dan tindakan sosial. Dalam pendidikan, nilai-nilai etika, disiplin, dan empati membentuk karakter sosial yang penuh kasih. Pada bidang kesejahteraan, prinsip dāna, mettā, dan karuṇā tampak melalui kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan. Sinergi keduanya menghasilkan model tanggung jawab sosial Buddhis yang berkelanjutan dan relevan bagi masyarakat modern.

References

Alberto Ardiansyah, A., Astuti, D., & Dewi, M. R. (2025). Tanggung Jawab Sosial serta Kemanusiaan Masyarakat Buddhis. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 01–10. https://doi.org/10.47861/jdan.v3i1.1498

Burmansah, B. (2025). Integrating Buddhist values into educational management: The role of self-management in enhancing educational motivation in inland Buddhist communities. Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN), 5(1), 14–38. https://doi.org/10.22515/jemin.v5i1.10160

Itivuttaka. 1999. Ernst Windisch (Ed.). London and Boston: PTS.

Kaw-In, P., & Boonyarattanasoontorn, J. (2023). Integrating Buddhist Principles With Factors Affecting Accessibility To Disability Welfare Rights and Care for Children With Learning Disabilities. Journal of Buddhist Anthropology, 8(3), 176–187.

Muangkaew, K., Boonsriton, P., Mangkhang, C., & Dibyamandala, J. (2024). Model of Buddhism-Based Learning to Enhance the Ompassionate Mind of Higher Education Students. Rajabhat Chiang Mai Research Journal, 25(1), 187–204. https://doi.org/10.57260/rcmrj.2024.264481

Nasaweang, B., & Thairoongrojana, S. (2023). Integrating Buddhist Teachings into Social Studies Education : An Action Research Study on Transformative Pedagogy in Four Northeast Thailand Provinces 1. 1(2), 59–93.

Niltakan, K. (2025). Exploring the Intersection of Public Policy and Buddhist Philosophy in Thailand’s Social Welfare System. Journal of Exploration in Interdisciplinary Methodologies (JEIM)Online), 2(2), 1–10. https://so19.tci-thaijo.org/index.php/JEIM

Panyachit and Sirisawad. (2025). The Spirit Of Socially Engaged Buddhism : Public Welfare Operations Of Rescue Groups Supported By Buddhist. 16(2), 1–16.

Sapardi, S. (2023). Education and Evaluation in a Buddhism Perspective. JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation, 9(2), 95–101. https://doi.org/10.21009/jisae.v9i2.37918

Saputra Medhācitto, T. (2024). The Buddhist Education System for Moral and Spiritual Development in the Modern Society. Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha, 2(3), 1.

Setyoko, R. (2021). The influence of participatory assistance and organizational culture on strengthening social capital of Buddhist cooperative. Smaratungga: Jurnal of Education and Buddhist Studies, 1(1), 40–54. https://doi.org/10.53417/sjebs.v1i1.15

Sharma, K. K. (2021). Social Welfare in Buddhism. 2, 2–5.

The Suttanipāta: An Ancient ollecton of the Buddha’s Discourses. 2017. Bhikkhu Bodhi (Trans.). USA: Wisdom Publications

V. Erandi Kawshalya Madhushani. (2024). V. Erandi Kawshalya Madhushani. 1(1), 40–51.

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Mitta, P., Angesti, M., & Kabri, K. (2025). Tanggung Jawab Sosial Masyarakat Buddhis Dalam Konteks Pendidikan dan Kesejahteraan. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(2), 1858–1863. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7446

Citation Check