Ekonomi Politik Kebijakan Perdagangan Era Prabowo: Intervensi Pasar Dalam Program Swasembada Pangan
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7699Keywords:
Kebijakan Perdagangan, Intervensi Pasar, Swasembada PanganAbstract
Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan perdagangan yang diterapkan selama era kepemimpinan Prabowo Subianto dan bagaimana intervensi pasar dalam sektor pangan mempengaruhi ekonomi politik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dan mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk data perdagangan komoditas pangan, kebijakan perdagangan yang diterbitkan oleh pemerintah, laporan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, serta berbagai studi akademik yang relevan. Dalam menganalisis intervensi pasar, penelitian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor politik dan sosial yang mempengaruhi kebijakan perdagangan. Pemerintah melakukan beberapa langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan melalui kebijakan perdagangan proteksionis, seperti pembatasan impor beras dan komoditas strategis lainnya, penguatan peran BUMN dalam distribusi pangan, penerapan harga referensi untuk stabilisasi harga domestik, dan pemberian insentif bagi petani serta industri pengolahan pangan lokal. Intervensi ini menandai pergeseran orientasi kebijakan dari hilirisasi berbasis ekspor menuju ketahanan pangan berbasis produksi domestik.
Downloads
References
Badan Ketahanan Pangan, K. P. (2025). Laporan Kinerja Program Ketahanan Pangan Tahun 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Statistik Indonesia: Produksi Padi Nasional Tahun 2024-2025.
Food and Agriculture Organization (FAO). (1996). Rome Declaration on World Food Security.
Gilpin, R. (2001). Global Political Economy: Understanding the International Economic Order.
Krugman, P. R., & Obstfeld, M. (2018). International Economics: Theory and Policy (11th ed.).
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18. (2025). Program Makan Bergizi Gratis.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2024). Kebijakan Swasembada Pangan dalam Visi Asta Cita.
Kementerian Pertanian (2025). Roadmap Swasembada Pangan 2025-2026.
Stiglitz, J. E. (1989). “Markets, Market Failures, and Development.” American Economic Review, 79(2), 197–203.
Suryana, A. (2025). Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025: Tantangan dan Penanganannya. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(2), 123–135.
Timmer, C. P. (2015). Food Security and Scarcity: Why Ending Hunger Is So Hard.
World Bank. (2008). Agriculture for Development: World Development Report 2008.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















