Korelasi antara Self-Esteem dengan Tingkat Loneliness pada Mahasiswa Rantau
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7757Keywords:
self-esteem, loneliness, mahasiswa rantauAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan tingkat loneliness pada mahasiswa rantau di Indonesia. Loneliness sering dialami oleh mahasiswa yang tinggal jauh dari keluarga dan daerah asal, sementara self-esteem sebagai faktor internal memiliki peran penting dalam kemampuan individu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 267 mahasiswa rantau berusia 19–25 tahun yang berada pada semester tiga ke atas, yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan UCLA Loneliness Scale (versi 3). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho serta uji beda non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dan loneliness (r = –.819, p < .001), yang berarti semakin tinggi self-esteem yang dimiliki mahasiswa rantau, maka semakin rendah tingkat loneliness yang dialami, begitupun sebaliknya. Selain itu, hasil uji beda berdasarkan jenis kelamin, usia, jenis universitas, semester, dan domisili asal menunjukkan nilai p > .05, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada self-esteem maupun loneliness berdasarkan faktor demografis tersebut.
References
Amalia, R. (2025). Perbedaan self-esteem pada mahasiswa yang merantau di Jakarta ditinjau dari jenis kelamin. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(1). https://jurnalp4i.com/index.php/paedagogy
Anggraini, L., & Hartini, N. (2024). Hubungan antara self-esteem dengan loneliness pada remote workers.
Azizi, S. (2015). Relationship between homesickness and test anxiety in nonnative students of Shiraz University of Medical Sciences International Branch in the clinical and physiopathology course in 2013. Global Journal of Health Science, 7(5), 293–300.
Basir, A. P., Dewi, N. S., & Andriany, M. (2025). Factors affecting loneliness in overseas students: A scoping review. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(1), 529–540. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i1.4878
Cigna. (2018). Cigna U.S. loneliness index.
Compton, W. C., & Hoffman, E. (2023). Positive psychology: The science of happiness and flourishing (2nd ed.). Wadsworth.
Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. W. H. Freeman.
Hanani, C. A. (2019). Pengaruh self-esteem terhadap resiliensi pada mahasiswa tahun pertama program studi kedokteran.
Harita, A. N. W., & Suryanto. (2023). Regulasi diri pada mahasiswa perantauan di Surabaya. Jurnal Empati, 12, 441–455.
Irawati, D. (2013). Faktor-faktor karakteristik yang berpengaruh terhadap pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di Desa Tangunan Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto.
Khalid, R., & Indrawati, E. S. (2021). Hubungan antara harga diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswi rantau di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Empati.
Lingga, R. W. W. L., & Tuapattinaja, J. M. R. (2012). Gambaran virtue mahasiswa perantau. Predicara, 1(2), 59–68.
Musak, W. A. L., & Roswiyani. (2025). Hubungan antara kesepian dan adaptasi sosial: Studi kasus pada mahasiswa rantau di Jakarta. Journal Name, 14(1), 41–48.
Muttaqin, V. A., & Hidayati, I. A. (2022). Pengalaman kesepian pada mahasiswa rantau selama pandemi Covid-19. Psikostudia, 11(4), 587–602. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v11i4
Nathania, B., & Sudagijono, J. S. (2024). Pengaruh self-esteem terhadap loneliness pada wanita emerging adulthood yang belum pernah memiliki pasangan. Jurnal Experientia, 12(2).
Novotney, A. (2019). The risks of social isolation. Monitor on Psychology.
Pramadona, M. W., & Purwandari, E. (2024). Self-esteem and loneliness: A meta-analysis study. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2). https://journals2.ums.ac.id/index.php/sosial
Ramadani, Y. P., Rachmawati, A., & Purnomosidi, F. (2023). Kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau Universitas Sahid Surakarta. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 66–74.
Roosdyanto, F. X. D., Zamralita, & Fahlevi, R. (2025). Kesejahteraan subjektif pada mahasiswa Universitas X Jakarta. Provitae Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(1), 50–59.
Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.
Rufaida, H., & Kustanti, E. R. (2017). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau dari Sumatra Universitas Diponegoro. Jurnal Empati, 7(3), 217–222.
Russell, D. W. (1996). UCLA loneliness scale (Version 3): Reliability, validity, and factor structure. Journal of Personality Assessment, 66(1), 20–40.
Sahertian, E. A. E., Rikumahu, M. C. E., Manuhutu, V., Sopaheluwakan, J. E., & Huwae, A. (2024). Efikasi diri akademik sebagai mediator pengaruh dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa rantau. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6(2). https://doi.org/10.51214/00202406961000
Salsabila, D. F., Qalbi, A. F. S., Aziz, A. M., Etniko, A., & Rauf, K. N. T. (2022). Perbedaan self-esteem antara mahasiswa perguruan tinggi negeri dengan perguruan tinggi swasta. Journal of Psychology Students, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.15575/jops.v1i1.17458
Saputri, N. S., Rahman, A. A., & Kurniadewi, E. (2018). Hubungan antara kesepian dengan konsep diri mahasiswa perantau asal Bangka yang tinggal di Bandung.
Scharp, K. M., Thomas, L. J., & Paxman, C. G. (2015). “It was the straw that broke the camel’s back”: Exploring the distancing processes communicatively constructed in parent–child estrangement backstories. Journal of Family Communication.
Sembiring, A. C., & Bajirani, M. P. D. (2024). Gambaran pengalaman kesepian pada mahasiswa sarjana (S1) rantau. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 23, 101–113. https://doi.org/10.5281/zenodo.14560592
Simatauw, J. C. D., & Supraba, D. (2024). Loneliness ditinjau dari self-compassion pada mahasiswa perantau. Prosiding Seminar Nasional Sistem Informasi.
Soetjiningsih, C. H. (2018). Seri psikologi perkembangan: Perkembangan anak sejak pembuahan sampai dengan kanak-kanak akhir. Kencana.
Supriyati. (2023). Pengaruh dukungan sosial dan harga diri terhadap resiliensi mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Malahayati, 5.
Ummah, A. K., & Murdiana, S. (2024). Gaya kelekatan dan kesepian pada mahasiswa perantau. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 5(1), 8. https://doi.org/10.24014/pib.v5i1.23314
Yunior, R. S., & Rohmatun. (2022). Hubungan antara harga diri dengan kesepian pada mahasiswa rantau di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Prosiding Konstelas Ilmiah Mahasiswa UNISSULA (KIMU) 7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















