Pengaruh Pelatihan Manajemen Stres pada Remaja Korban Bullying di SMPN 5 Kota Magelang
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i2.8860Keywords:
Manajemen Stress, Aspek Psikis, Remaja, Korban BullyingAbstract
Pendahuluan : Bullying pada remaja merupakan masalah kesehatan yang sedang berkembang baik di negara-negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Prevalensi bullying pada remaja dan remaja dalam satu tahun antara 1,7 - 5,9%. Pelatihan manajemen stress merupakan program yang bertujuan agar remaja memiliki pertahanan diri yang kuat terhadap masalah yang dialami sehingga dampak pada korban bullying dapat teratasi. Apakah ada pengaruh pelatihan manajemen stres terhadap remaja korban bullying di SMP 5 Kota Magelang? Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan manajemen stres terhadap remaja korban bullying di SMP 5 Kota Magelang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi exsperiment pre test-perlakuan-post test. uji hipotesis menggunakan uji non parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test . Lokasi penelitian di kota magelang. Subjek Remaja SMPN 5 kota Magelang. Hasil : Berdasarkan karakteristik responden rentang usia responden antara 13-16 tahun, dan usia terbanyak usia 15 tahun. Terdapat pengaruh hasil yang signifikan antara pre test dan post tes,dengan diberikannya pelatihan manajemen stress pd remaja korban bullying dengan nilai Z hitung sebesar 3,631 dengan significancy 0,000 (P < 0,05). Kesimpulan:Terdapat pengaruh hasil yang signifikan antara pre test dan post tes, pengaruh pelatihan manajemen stress pd remaja korban bullying. Hal ini dapat diartikan ada pengaruhnya dengan diberikan pelatihan manajemen stress pd remaja korban bullying di SMPN 5 Kota Magelang, hal ini dilihat dari hasil nilai z hitung sebesar 3,631 dengan significancy 0,000 (P < 0,05). Rekomendasi pelatihan manajemen stres terbukti effektif dan direkomendasikan sebagai program sekolah untuk para korban bullying bagian dari upaya rehabilitatif kesehatan mental siswa
Downloads
References
Abada, T., Hou, F., & Ram, B. (2008). The effects of harassment and victimization on self-rated health and mental health among Canadian adolescents. Social Science & Medicine, 67(4), 557-567.
Alawiyah, S. (2020). Manajemen Stress Dan Motivasi Belajar Siswa Pada Era Disrupsi.Jurnal Kependidikan Islam, 10(2), 1–11. doi.org/10.24042/alidarah.v10i2.7420
Ananda, S., & Apsari, N. (2020). Mengatasi Stress Pada Remaja Saat Pandemi COVID-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 248–256. doi.org/10.24198/jppm.v7i2.29050
Andriyani, J. (2019). Strategi Coping Stres Dalam Mengatasi Problema Psikologis. At-Taujih : Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(2), 37–55. doi.org/10.22373/taujih.v2i2.6527
Amrina, P. (2013). Pengaruh bullying terhadap motivasi belajar siswa kelas VII di SMPN 31 Samarinda. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda: Fakultas Psikologi
Arseneault, L. (2018). Annual Research Review: The persistent and pervasive impact of being bullied in childhood and adolescence: Implications for policy and practice. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 59(4), 405–421. https://doi.org/10.1111/jcpp.12841
Baldry, A.C., & Farrington, D.P. (2000). Bullies and delinquents: Personal characteristics and parenting styles. Journal of Community & Applied Social Psychology, 10, 17-31.
Bastable, S. (2006). Essentials of patient education. Sudbury, MA: Jones and Bartlett Publishers
Fahriza, I., Rayaginansih, S. F., & Agustina, E. R. (2020). Coping Strategies to Increase Adolescent Emotional Intelligence in the Pandemic Covid-19. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 4(1), 1–6. doi.org/10.26539/teraputik.41280
Gaol, N. T. L. (2016). Teori Stres : Stimulus, Respons, dan Transaksional. Buletin Psikologi, 24(1), 1–11. doi.org/doi:10.22146/bpsi.11224
Hanifah, I. H. (2019). Dukungan Sosial dengan Coping Stres pada Siswa SMP.Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 5(10), 774–783.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.
Moore, S. E., Norman, R. E., Suetani, S., Thomas, H. J., Sly, P. D., & Scott, J. G. (2023). Consequences of bullying victimization in childhood and adolescence: A systematic review and meta-analysis. World Journal of Psychiatry, 13(5), 233–252.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell.
Olweus, D. (2008). A profile of bullying at school. Educational Leadership, 65(6), 12–17.
Steinberg, L. (2020). Adolescence (12th ed.). McGraw-Hill.
World Health Organization. (2021). Guideline on school health services. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2020). Global status report on preventing violence against children 2020. WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Moh Ridwan, Erna Erawati, Suci Widayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















