Studi Etnobotani Minuman Bandrek (Tabbar) Khas Batak Toba

(1) * Findi Septiani Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Anisali Panjaitan Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Judika Agnesia Purba Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Yolanda Dealova Sihite Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Donna Ariesta Sinaga Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Ester Tania Monita Silalahi Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Adel Dwi Nita Silalahi Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(8) Cicik Suriani Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Minuman tradisional Tabbar (bandrek khas Batak Toba) merupakan warisan budaya yang masih dikonsumsi secara turun-temurun dan dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan, khususnya sistem ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai etnobotani Tabbar, proses peracikan tradisional, serta manfaat kesehatannya menurut pengalaman empiris masyarakat Batak Toba. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada peramu dan konsumen Tabbar, serta observasi langsung proses pembuatannya. Data dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tabbar diramu dari jahe merah (Zingiber officinale), lada (Piper ningrum), kayu manis (Cinnamomum burmannii), serai (Cymbopogon citratus), lengkuas (Alpinia galanga), cengkeh (Syzygium aromaticum), dan gula merah. Masyarakat meyakini minuman ini dapat melancarkan peredaran darah, memperbaiki metabolisme, membantu pengeluaran zat sisa melalui urin dan keringat, serta mengurangi keluhan pada saluran kemih. Analisis etnobotani menunjukkan adanya kandungan bioaktif seperti gingerol, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri yang berpotensi mendukung fungsi ginjal dan kesehatan tubuh. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tabbar bukan sekadar minuman tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak Toba yang menyatukan aspek kesehatan, kearifan lokal, dan nilai sosial. Temuan ini membuka peluang penelitian farmakologis lanjutan serta pengembangan Tabbar sebagai produk herbal tradisional dalam kesehatan modern.


Keywords


Tabbar, Bandrek Batak Toba, Etnobotani, Sistem Ekskresi, Obat Herbal

   

DOI

https://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7312
      

Article metrics

10.57235/jpkp.v1i2.7312 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ahnafani, M. N., Nasiroh, N., Aulia, N., Lestari, N. L. M., Ngongo, M., & Hakim, A. R. (2024). Jahe (Zingiber officinale): tinjauan fitokimia, farmakologi, dan toksikologi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(10), 1992-1998.

Andini, S., Yulianita, Y., & Febriani, E. N. K. (2023). Formulasi Sediaan Nanoemulgel Ekstrak Buah Lada Hitam (Piper ningrum L.) dengan Variasi Konsentrasi Tween 80 dan PEG 400. Majalah Farmasetika, 8(3), 250-266.

Handayani,S.(2021). Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia.Bandung. Media Sains Indonesia.

Putranadi, K., Wahyuni, D. S., & Agustini, K. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Struktur Pernapasan Dan Ekskresi Manusia Untuk Kelas XI IPA DI SMA Negeri 2 Singaraja. Karmapati (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika), 10(3), 300-310.

Sari, E. T., Fadilla, N. A. F., Indriansyah, T. A. G., & Arini, L. D. D. (2025). Pengaruh Kesakitan pada Nefron Terhadap Terjadinya Penyakit Gagal Ginjal. Student Scientific Creativity Journal, 3(2), 01-14.

Simorangkir, A., Napitupulu, M. A., & Sinaga, T. (2020). Analisis kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia. Jurnal Pelita Pendidikan, 8(1), 1-11.

Utama,S.Y.A.(2018) Keperawatan Medikal Bedah Sistem Respirasi. Yogyakarta. Deepublish


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Findi Septiani, Anisali Panjaitan, Judika Agnesia Purba, Yolanda Dealova Sihite, Donna Ariesta Sinaga, Ester Tania Monita Silalahi, Adel Dwi Nita Silalahi, Cicik Suriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.