Adiksi Media Sosial pada Remaja dalam Perspektif Patologi Sosial dan Penanganannya melalui Layanan Konseling Kelompok: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.57235/jpkp.v2i1.8172Keywords:
Adiksi Media Sosial, Remaja, Patologi Sosial, Konseling KelompokAbstract
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja, yang pada satu sisi memberikan kemudahan dalam komunikasi dan akses informasi, namun pada sisi lain berpotensi menimbulkan perilaku adiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena adiksi media sosial pada remaja dalam perspektif patologi sosial serta mengidentifikasi peran layanan konseling kelompok sebagai salah satu upaya penanganannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik pengumpulan data melalui penelaahan berbagai artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan membandingkan dan mensintesis hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa adiksi media sosial pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain rendahnya kontrol diri, pengaruh lingkungan pertemanan, serta kemudahan akses terhadap perangkat digital. Perilaku tersebut dapat berdampak pada kehidupan akademik, hubungan sosial, dan kondisi psikologis remaja. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok merupakan pendekatan yang efektif dalam mengurangi perilaku kecanduan media sosial. Beberapa teknik yang banyak digunakan antara lain self management, reinforcement, behavior contract, self control, serta pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan teknik self instruction. Melalui dinamika kelompok, siswa dapat berbagi pengalaman, memperoleh dukungan sosial, serta meningkatkan kesadaran dan kemampuan mengontrol perilaku penggunaan media sosial. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dapat menjadi strategi yang relevan dalam membantu remaja mengembangkan pola penggunaan media sosial yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Al Huda, M. F., Isriyah, M., & Mawaddati, I. R. (2024). Efektivitas teknik behavior contract sebagai pereduksi perilaku kecanduan media sosial. Consilium: Education and Counseling Journal, 4(1), 69–75.
Amalia, U., & Zuhara, E. (2025). Implementasi teknik self management untuk mengurangi kecanduan media sosial pada siswa SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(4).
Astrifah, N., Putro, H. E., & Lianasari, D. (2024). Pengaruh konseling kelompok teknik self control untuk mereduksi kecanduan media sosial pada siswa. Dalam Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Pendidikan (SEMNASFIP), 2501–2509.
Erfianti, O. F., Pratitis, N. T., & K. (2024). Peran adiksi media sosial terhadap penyesuaian sosial pada remaja, 2(3), 201–211.
Fatikasari, N., Silalahi, M. F., & Irwayanti. (2025). Upaya menurunkan tingkat kecanduan media sosial pada siswa melalui konseling kelompok dengan teknik reinforcement di SMP Negeri 13 Palu. Jurnal Edu Research, 6(3), 921–930.
Khasanah, F. A., Kiswantoro, A., & Lestari, I. (2025). Efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik self management untuk mereduksi kecanduan negatif TikTok pada siswa kelas IX B di SMP 4 BAE. Conseils: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 5(2), 55–64.
Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2017). Social networking sites and addiction: Ten lessons learned. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(3), 311. https://doi.org/10.3390/ijerph14030311
Lestary, Y. D., & Winingsih, E. (2020). Penerapan konseling kelompok dengan strategi self management untuk mengurangi kecanduan media sosial siswa di SMAN 1 Driyorejo. Jurnal BK Unesa, 11(3), 288–294.
Maliha, N. Z., & Nurmala, I. (2023). Kontrol perilaku dalam adiksi menggunakan media sosial pada remaja. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1579–1583. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3554
Meilani, B. C., & Hariastuti, R. T. (2024). Penerapan konseling kelompok teknik self management untuk mengurangi intensitas bermain media sosial pada peserta didik di SMA Negeri 20 Surabaya. Jurnal BK UNESA, 14(3).
Nikmah, S. L., Putro, H. E., & Sugiyadi, S. (2024). Pengaruh behavior contract terhadap penurunan kecanduan media sosial. SEMNASFIP.
Nurdin, A. L., Saman, A., & Buchori, S. (2024). Pengaruh teknik self-control untuk mengurangi kecanduan penggunaan media sosial siswa di SMA Negeri 6 Jeneponto. IJOSC: Journal of School Counseling: Theory, Application and Development.
Perdana, M. A. P. A. (2021). Upaya preventif adiksi media sosial pada siswa melalui konseling kelompok di SMK Negeri 2 Lamongan. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang.
Prasetya, D. B. (2025). Tinjauan literatur sistematis: Pengaruh adiksi media sosial terhadap kesejahteraan remaja, 9, 25747–25754.
Putro, A. J. E. A., & Utami, F. P. (2020). Keefektifan teknik self instruction untuk mereduksi perilaku kecanduan media sosial pada mahasiswa FKIP Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo, 2(2), 23–28.
Safitri, N. H., & Ilhamuddin, M. F. (2024). Efektivitas konseling kelompok teknik self management untuk mengurangi intensitas penggunaan media sosial TikTok pada remaja di MAN 1 Jombang. Jurnal BK Unesa, 14(5), 72–80.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syafa, D. A., & Ardyanti, A. W. T. (2025). Penerapan konseling kelompok dengan teknik self management untuk mengurangi intensitas penggunaan media sosial peserta didik di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal BK UNESA, 177–185.
Velyna, T. (2025). Peran bimbingan dan konseling dalam mencegah dan mengatasi penyalahgunaan media sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial, 3(3).
Wirati, R. A. P., Dharmayana, I. W., & Herawati, A. A. (2022). Pengaruh layanan konseling kelompok teknik kontrol diri untuk mengendalikan kecanduan internet terhadap pengguna TikTok. Jurnal Consilia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.








