Analisis Ujaran dalam Video Tiktok Boasa Simanjuntak: Kajian Linguistik Forensik
DOI:
https://doi.org/10.57235/jpkp.v2i2.9301Keywords:
Linguistik forensik, ujaran, TikTok, analisis bahasaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, makna, dan fungsi ujaran dalam video TikTok Boasa Simanjuntak berdasarkan kajian linguistik forensik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik forensik. Sumber data berupa satu video TikTok Boasa Simanjuntak yang memuat sejumlah ujaran yang relevan dengan fokus penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat dengan cara menyimak video secara berulang, mentranskripsikan tuturan, kemudian menyeleksi dan mengklasifikasikan ujaran yang menjadi data penelitian. Analisis dilakukan dengan memperhatikan pilihan kata, bentuk ujaran, fungsi pragmatik, makna, dan konteks penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk ujaran, yaitu tuduhan terhadap motif, tuduhan terhadap tindakan, tuduhan terhadap kepentingan, pertanyaan berupa sindiran, pernyataan merendahkan, tuduhan mengenai kurangnya kontribusi, serta ungkapan metaforis yang memberikan karakterisasi negatif terhadap pihak yang dituju. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa konteks memiliki peranan penting dalam memahami makna dan fungsi ujaran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kajian linguistik forensik dapat digunakan untuk menguraikan karakteristik kebahasaan dalam komunikasi media sosial yang berkaitan dengan persoalan hukum. Namun, temuan kebahasaan tersebut tidak secara otomatis membuktikan adanya tindak pidana atau pelanggaran hukum tertentu karena penentuannya memerlukan kajian hukum dan bukti lain yang relevan.
Downloads
References
Afal, W. (2022). Ujaran Kebencian Terhadap Aktor Arya Saloka di Media Sosial Twitter: Kajian Linguistik Forensik. Jurnal Sinestesia, 12(2), 435-444.
Halid, R. (2022). Tindak tutur pelaku pecemaran nama baik di media sosial kajian linguistik forensik. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 5(2), 441-458.
Nasution, N. C., Adinda, R., & Fairuz. (2026). Kajian linguistik forensik tindak tutur perbuatan penistaan agama dalam konten video TikTok Aulia Rachman. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 12(1), 117–135.
Oktaviani, S., & Rumalean, I. (2025). Analisis bentuk dan makna tuturan defamasi dalam media sosial TikTok (kajian linguistik forensik). Arbitrer: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.30598/arbitrervol7no1hlm1-16
Purnama, S., & Sukarto, K. A. (2022). Penggunaan bahasa di media sosial ditinjau dari kesantunan berbahasa. Pujangga, 8(1), 71-88.
Rohmadi, A. (2016). Tips Produktif Ber-Sosial Media. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sari, A. C., Hartina, R., Awalia, R., Irianti, H., & Ainun, N. (2018). Komunikasi dan media sosial. Jurnal The Messenger, 3(2), 69.
Sari, B. P. (2015). Dampak penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja terhadap bahasa Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB (Vol. 10, No. 24, pp. 171-176).
Sasabila, A., Hadid, S., & Putri, Y. C. (2023). Literature Review: Bahasa Hewan Dan Bahasa Manusia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 7185-7192.
Septiani, D, A, R., Widjojoko., Wardana, D. (2022). Implementasi Program Literasi Membaca 15 Menit Sebelum Belajar Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Minat Membaca. Jurnal Perseda, 5(2), 130-137.
Stepani, D., Sihombing, D. N., & Nadira, J. A. (2023). Linguistik Forensik Ujaran Kebencian Terhadap Artis Tiara Andini Di Media Sosial Tiktok. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 2337-2344.
Subyantoro. (2017). Linguistik Forensik: Sebuah Pengantar. Semarang: Farishma Indonesia.
Widyatnyana, K. N., Rasna, I. W., & Putrayasa, I. B. (2023). Analisis jenis dan makna pragmatik ujaran kebencian di dalam media sosial Twitter. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 12(1), 68-78.
Wiratno, T., & Santosa, R. (2014). Bahasa, fungsi bahasa, dan konteks sosial. Modul Pengantar Linguistik Umum, 5.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Tesalonica Evelin Br Sitorus, Kezia Tarila Rubina Sitepu, Stella Parta Siagian, Filomena Nova Julianti Sinurat, Lily Transliova

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.








