Pengaruh Model Pembelajaran Outdoor Education Melalui Permainan Snake Run Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Siswa pada Materi Gerak Dasar Lokomotor Kelas III SDN Karanganyar

Authors

  • Lizza Zalfaa Alya Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Rahmat Permana Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Sunanih Sunanih Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.6946

Keywords:

Outdoor Education, Permainan Snake Run, Keterampilan Gerak Dasar, Gerak Dasar Lokomotor, PJOK

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran outdoor education melalui permainan snake run terhadap keterampilan gerak dasar siswa pada materi gerak dasar lokomotor kelas III SDN Karanganyar, Kabupaten Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya variasi model pembelajaran PJOK di sekolah dasar sehingga keterampilan gerak dasar siswa belum optimal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen (13 siswa) yang mendapat pembelajaran outdoor education melalui permainan snake run dan kelas kontrol (13 siswa) yang mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan Test of Gross Motor Skill (TGMD-2), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen sebesar 48.92 meningkat menjadi 93.69 pada post-test, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 55.31 menjadi 85.69. Uji t menunjukkan nilai sig. 0,60< 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model outdoor education melalui permainan snake run dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa secara signifikan.

References

Agrinnitami, F., Apriantono, T., & Kurniawan, F. (2020). Pengembangan model pembelajaran gerak dasar lari melalui permainan kecil untuk anak usia 7–9 tahun. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(1), 12–20. https://doi.org/10.xxxxx

Aditia, R. (2022). Pendidikan jasmani berbasis permainan. Bandung: Alfabeta.

Bakhtiar, S. (2015). Dasar-dasar gerak. Padang: UNP Press.

Djawa, S., & Budiono, A. (2014). Peranan pendidikan jasmani dalam meningkatkan keterampilan gerak anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Olahraga, 3(2), 45–52.

Rosdiani, D. (2013). Perencanaan pembelajaran dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Bandung: Alfabeta.

Suherman, A. (2011). Pengembangan model outdoor education berbasis kompetensi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8(1), 24–35.

Supriady, D. (2020). Pengaruh outdoor education terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 78–87.

Ulrich, D. A. (2000). Test of Gross Motor Development (2nd ed.). Austin, TX: PRO-ED.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Alya, L. Z., Permana, R., & Sunanih, S. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Outdoor Education Melalui Permainan Snake Run Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Siswa pada Materi Gerak Dasar Lokomotor Kelas III SDN Karanganyar. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(2), 509–513. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.6946

Citation Check