Analisis Redistribusi Dalam Pengelolaan Koperasi Sawit Pusako Ninik Mamak (KSPNM) di Nagari Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.7997Keywords:
Redistribusi, koperasi, tanah ulayat, inti plasmaAbstract
Penelitian ini mengkaji redistribusi dalam pengelolaan Koperasi Sawit Pusako Ninik Mamak (KSPNM) yang berlokasi di Nagari Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Kajian ini berangkat dari kedudukan tanah ulayat sebagai pusaka tinggi dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau yang mengandung nilai sosial, politik, dan ekonomi. Tanah ulayat yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kemudian dialihkan menjadi lahan investasi perkebunan kelapa sawit melalui kerja sama dengan investor menggunakan skema inti plasma, yang dikelola secara bersama oleh KSPNM dan mitra investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola redistribusi yang diterapkan dalam pengelolaan KSPNM bagi kepentingan masyarakat adat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan redistribusi untuk mengkaji mekanisme pembagian hasil dalam kerja sama antara koperasi dan investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan KSPNM berada di bawah kewenangan Ninik Mamak sebagai pemegang hak atas tanah ulayat. Koperasi berperan sebagai instrumen redistribusi yang menyalurkan manfaat ekonomi kepada anggota koperasi, kelompok lanjut usia, masyarakat kurang mampu, serta mendukung pembangunan fasilitas publik melalui mekanisme transactional movement dan dispositional movement. Penelitian ini menyimpulkan bahwa redistribusi dalam pengelolaan KSPNM berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat adat, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa dugaan nepotisme, penyalahgunaan dana, dan keterbatasan transparansi.
References
Amady, R. E. (2015). Etik dan emik pada karya etnografi. Jurnal Antropologi: Isu Isu Sosial Budaya, 16(2), 167–189. https://jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantro/article/vie w/24
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.
Beckmann, B.V. F. (2000). Properti dan Kesinambungan Sosial (Alih Bahasa Tim Perwakilan KITLV & I. Simbolon). Jakarta: Penerbit PT Grasindo. (Karya asli diterbitkan tahun 1979)
Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN. (2020). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian [E-book]. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.https://repositori.kemdikbud.go.id/19924/1/Kelas%20X_ Ekonomi_KD%203.8.pdf
El Amady, M. R. (2023). Etik dan emik pada karya etnografi. Isu-Isu Sosial Budaya, 16(2), 167-189. https://doi.org/10.25077/jantro.v16.n2.p167- 189.2014
Fitrida, D. J. P. (2016). Pengelolaan Tanah ulayat nagari yang dijadikan sebagai perkebunan plasma kelapa sawit di Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam (Skripsi, Universitas Andalas).
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2024). Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Administrasi Pertanahan dan Pendaftaran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat. ATR/BPN. https://peraturan.bpk.go.id/Details/280736/permen-atrkepala-bpn-no- 14-tahun-2024
Moleong, L. J.2001.Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Moleong, L. J. (2010). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nagari Sikabau. (2024). Profil Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung. Nagari Sikabau.
Praningsih, E. W., & Batubara, M. M. (2022). Peranan koperasi perkebunan kelapa sawit Bumi Jaya dalam membantu petani semasa replanting perkebunan sawit di Desa Bumi Harapan Kecamatan Teluk Gelam. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Societa, 11(1).
Putri, D. F. J. (2016). Pengelolaan Tanah ulayat nagari yang dijadikan sebagai perkebunan plasma kelapa sawit di Nagari Bawan Kecamatan Ampe Angkek Nagari Kabupaten Agam Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Andalas
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: Konsep dan prosedurnya [Makalah tidak diterbitkan]. Sekolah Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/1104
Republik Indonesia. (1967). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 23.
Rosita. (2017). Alternatif dalam penyelesaian sengketa (litigasi dan non litigasi). Al Bayyinah: Journal of Islamic Law, 1(2), 99-113
Sairin, S., Semedi, P., & Hudayana, B. (2002). Pengantar Antropologi Ekonomi (M. Rowi, Ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Salendra, P. (2024). Analisis penerapan prinsip-prinsip koperasi pada Koperasi Sawit Pusako Ninik Mamak di Jorong Bukit Barangan, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, Padang.
Saputra, E. (2023). Perjanjian kerja sama pengelolaan perkebunan sawit PT. Tebo Plasma Intilestari dengan Koperasi Mitra Mandiri Lestari Desa Pelayangan Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo (Skripsi, Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Batanghari Jambi).
Siwidjatmo, D. (1992). Koperasi di Indonesia. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.
Siwidjatmo, R. (1992). Manajemen Koperasi: Prinsip dan Praktik. Jakarta: Erlangga.
Suhartono, Irawan. (2008). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (hlm. 203). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (ed. 21). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (hal. 218 219). Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. (1960). Sekretariat Negara. https://jdih.atrbpn.go.id/peraturan/download/32/UU_05_1960.pdf
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok- Pokok Perkoperasian. (1967). Sekretariat Negara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 308.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. (1992). Lembaran Negara Republik Indonesia. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/35388/UU%20Nomor% 2025%20Tahun%201992.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sytatu Rahmah, Yetty Oktayanty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















