Strategi Tni Angkatan Darat Dalam Menangani Ancaman Separatisme di Papua Melalui Penerapan Pos Depan Taktis Gabungan Dalam Rangka Operasi Kontra Insurjensi

Authors

  • Ananta Yudistia Prabowo Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Edy Saptono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Gunaryo Gunaryo Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8049

Keywords:

TNI Angkatan Darat, Papua, Separatisme, Kontra Insurjensi, Pos Depan Taktis Gabungan (PDTG), Interoperabilitas, Smart Power

Abstract

Ancaman separatisme bersenjata di Papua, terutama di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Nduga, menuntut operasi kontra insurjensi yang cepat, terukur, dan tetap membangun dukungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi TNI Angkatan Darat (TNI AD), kendala utama di lapangan, serta penerapan Pos Depan Taktis Gabungan (PDTG) sebagai pola operasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus melalui wawancara, studi dokumen, studi pustaka, dan observasi, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan strategi TNI AD mengarah pada pendekatan Smart Power melalui penindakan selektif berbasis intelijen dan pembinaan teritorial untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. PDTG dinilai membantu mempercepat aliran informasi, memperkuat penguasaan wilayah, dan meningkatkan interoperabilitas antarsatuan. Kendala utama meliputi medan dan cuaca ekstrem, ketergantungan logistik udara dan evakuasi medis, blank spot komunikasi, dilema aturan pelibatan terkait risiko sipil, serta perbedaan protap dan egosektoral. PDTG efektif sebagai simpul integrasi operasi tempur, intelijen, dan teritorial, namun membutuhkan penguatan tata kelola gabungan. Saran yang diperlukan adalah penguatan doktrin dan protap gabungan, latihan terpadu berkala, serta peningkatan sistem komunikasi taktis dan dukungan logistik yang adaptif.

References

Andani, R., & Alsodiq. (2022). Analisis perspektif pemberontakan dan kontra- pemberontakan dalam menjaga pertahanan negara. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(5), 1600–1607. https://doi.org/10.31604/jips.v9i5.2022.1600-1607

Armawi, A. (2019). Eksistensi TNI dalam menghadapi ancaman militer dan nir militer multidimensional di era milenial. Wira Edisi Khusus 2019 (Kementerian Pertahanan Republik Indonesia).

Bala, B., & Tar, U. A. (2021). Regional cooperation in West Africa: Counter terrorism and counter-insurgency. African Security. https://doi.org/10.1080/19392206.2021.1929747

Bulloch, G. (1996). The application of military doctrine to counter insurgency (COIN) operations – A British perspective. Small Wars & Insurgencies, 7(2), 165–177. https://doi.org/10.1080/09592319608423140

Chalk, P. (2023). Southeast Asian Terrorism and Counterterrorism: Assessing Threats and Responses. RAND Corporation.

Cordesman, A. H. (2023). The Changing Nature of Insurgency and Counterinsurgency Strategies. Center for Strategic and International Studies.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE.

Cronin, A. K. (2023). How Terrorism Ends: Understanding the Decline and Demise of Insurgent Movements. Princeton University Press.

Finlan, A., Danielsson, A., & Lundqvist, S. (2021). Critically engaging the concept of joint operations: Origins, reflexivity and the case of Sweden. Defence Studies, 21(3), 356–374. https://doi.org/10.1080/14702436.2021.1932476

Foster, N. R. A. (2005). Changing the army for counterinsurgency operations. Military Review, November–December, 27–37.

Galula, D. (1964). Counterinsurgency Warfare: Theory and Practice. Praeger Security International.

Hoffman, F. G. (2009). Hybrid Warfare and Challenges for 21st Century Warfare. Potomac Books. Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC). (2023).

Jones, S. G. (2008). Counterinsurgency in Afghanistan. RAND Corporation.

Jones, S. G. (2023). Counterinsurgency and the Changing Nature of Warfare in Asia. Oxford University Press.

Kemhan. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Press.

Kilcullen, D. (2009). The Accidental Guerrilla: Fighting Small Wars in the Midst of a Big One. Oxford University Press.

Kilcullen, D. (2022). The Dragons and the Snakes: How the Rest Learned to Fight the West. Oxford University Press.

Kurnianto, T. A., Santoso, P., & Utama, A. P. (2022). Upaya Indonesia mencegah konflik Papua dengan pendekatan mediasi humanistik. Jurnal Ilmu Kepolisian, 16(2), 149–162.

Liow, J. C. (2022). The Politics of Indonesia's Jihadists: Resilience and Adaptation in a Changing Security Landscape. Cambridge University Press.

Mansoor, P. R. (2023). Surge: My Journey with General David Petraeus and the Remaking of the Iraq War. Yale University Press.

Mao, Z. (1937). On Guerrilla Warfare. Foreign Languages Press.

Mella, S. N., Cempaka Timur, F. G., & Widodo, P. (2023). Analisis kapabilitas efektif guna melaksanakan operasi militer dalam kontra insurjensi di wilayah Papua. Jurnal Keamanan Nasional, 9(2), 225–2583.

Metz, S., & Millen, R. (2004). Insurgency and Counterinsurgency in the 21st Century: Reconceptualizing Threat and Response. Strategic Studies Institute.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Piatakov, A. N., & Kodzoev, M. A.-M. (2023). US “Outposts” in Latin America: Military- technical cooperation, military bases and joint exercises. Vestnik RUDN. International Relations, 23(3), 518–535. https://doi.org/10.22363/2313-0660-2023-23-3-518-535

Prameswari, S. S., & Husna, N. A. (2022). Insurgency, counterinsurgency and human security: A case study of armed violence in Papua during the COVID-19 pandemic. Jurnal Hubungan Internasional, 11(1). https://doi.org/10.18196/jhi.v11i1.12558

Prayitno, A., Rudiyanto, & Rusdin. (2019). Strategi bersaing: Dalam perspektif militer dan bisnis. Alfabeta.

Rabasa, A., & Chalk, P. (2022). The Military and Insurgency: Joint Operations in Southeast Asia. RAND Corporation.

Rangkuti, F. (2008). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

TNI Angkatan Darat. (2020). Doktrin Kartika Eka Paksi TNI Angkatan Darat Tahun 2020.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Prabowo, A. Y., Saptono, E., & Gunaryo, G. (2026). Strategi Tni Angkatan Darat Dalam Menangani Ancaman Separatisme di Papua Melalui Penerapan Pos Depan Taktis Gabungan Dalam Rangka Operasi Kontra Insurjensi. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 5(1), 172–183. https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8049

Issue

Section

Articles

Citation Check