Strategi Peningkatan Moril Pasukan Melalui Peran Musik Ditajenad Studi Kasus: Satuan Tugas Pembinaan Mental TNI AD dalam Operasi Militer di Aceh Tahun 2003

Authors

  • Anton Indra Pambudi Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Edy Saptono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Gunaryo Gunaryo Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8072

Keywords:

Moril Pasukan, Pembinaan Mental, Musik Militer, Operasi Militer

Abstract

Penelitian ini membahas strategi peningkatan moril pasukan melalui pemanfaatan musik oleh Direktorat Ajudan Jenderal TNI AD pada kegiatan Satuan Tugas Pembinaan Mental selama Operasi Militer di Aceh tahun 2003. Penelitian bertujuan menganalisis kondisi moril prajurit, faktor pendukung dan penghambat pembinaan mental, serta kontribusi kegiatan musik dalam meningkatkan semangat juang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui analisis dokumen dan wawancara dengan personel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai media komunikasi emosional, penguatan nilai patriotisme, serta peningkatan kohesi satuan. Kegiatan musik mampu menurunkan tingkat stres, meningkatkan motivasi, dan memperkuat ketahanan psikologis prajurit. Dengan demikian, musik menjadi strategi non-tempur yang efektif dalam mendukung kesiapan mental dan keberhasilan operasi militer.

References

Amelia, R., Lubis, Z., & Sri, M. (2019). Work morale and organizational commitment in military organizations. Jurnal Manajemen Pertahanan, 5(2), 45–58.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Garrido, S., Baker, F. A., Davidson, J. W., Moore, G., & Wasserman, S. (2015). Music and trauma: The relationship between music, personality, and coping style. Frontiers in Psychology, 6, 977. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2015.00977

Haake, A. B. (2018). Individual music listening in workplace settings: An exploratory survey of offices in the United Kingdom. Musicae Scientiae, 22(3), 295–315. https://doi.org/10.1177/1029864917717227

Nye, J. S. (2017). Soft power: The origins and political progress of a concept. Palgrave Communications, 3(1), 17008. https://doi.org/10.1057/palcomms.2017.8

Purnomo, A. (2020). Hiburan prajurit dan kesejahteraan psikologis di wilayah perbatasan. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 101–112.

Rohanida, S., & Sella, F. (2023). Strategi pelatihan drum corps dalam peningkatan disiplin anggota. Jurnal Pendidikan Seni, 11(1), 55–66.

Supriyatno, M. (2014). Ilmu pertahanan dan pengelolaan sumber daya nasional. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ulum, M., Prasetyo, B., & Hidayat, T. (2023). Mental resilience among soldiers: Psychological readiness in military operations. Journal of Defense Studies, 7(1), 21–34.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Widjayanto, J., & Priyanto. (2023). Military education curriculum development to improve soldier quality. Jurnal Strategi Pertahanan Darat, 9(1), 1–12.

Witarti, S., & Armandha, R. (2015). Psychological factors affecting military performance. Jurnal Psikologi Militer Indonesia, 3(2), 67–79.

Zatorre, R. J., & Salimpoor, V. N. (2017). From perception to pleasure: Music and its neural substrates. Proceedings of the National Academy of Sciences, 110(Supplement 2), 10430–10437. https://doi.org/10.1073/pnas.1301228110

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Pambudi, A. I., Saptono, E., & Gunaryo, G. (2026). Strategi Peningkatan Moril Pasukan Melalui Peran Musik Ditajenad Studi Kasus: Satuan Tugas Pembinaan Mental TNI AD dalam Operasi Militer di Aceh Tahun 2003. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 5(1), 249–252. https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8072

Issue

Section

Articles

Citation Check