Strategi Bekal dan Angkutan Daerah Militer (Bekjangdam) Jaya Dalam Pendistribusian Logistik Untuk Penanggulangan Bencana Banjir di Wilayah Jakarta Tahun 2020-2025
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8074Keywords:
Bekangdam Jaya, logistik bencana, banjir Jakarta, strategi distribusiAbstract
Penelitian ini mengkaji strategi Pembekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) Jaya dalam pendistribusian logistik untuk penanggulangan bencana banjir di wilayah Jakarta periode 2020–2025. Penanggulangan banjir memerlukan distribusi logistik yang cepat, tepat, dan terkoordinasi karena dampaknya bersifat sistemik terhadap aktivitas pemerintahan dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bekangdam Jaya memiliki kapabilitas logistik yang kuat, meliputi armada angkut, perahu karet, dapur lapangan, dan personel terlatih. Namun, efektivitas distribusi masih menghadapi kendala koordinasi antar-lembaga, akurasi data kebutuhan yang dinamis, serta keterbatasan akses wilayah terdampak. Optimalisasi strategi distribusi logistik memerlukan penguatan interoperabilitas sipil-militer, integrasi sistem informasi real-time, dan desentralisasi logistik melalui penempatan awal pada wilayah rawan banjir.
References
Balcik, B., Beamon, B. M., & Smilowitz, K. (2016). Last mile distribution in humanitarian relief. Journal of Intelligent Transportation Systems, 20(1), 1–14.
Dubey, R., Gunasekaran, A., & Papadopoulos, T. (2019). Disaster relief supply chains: resilience and coordination. International Journal of Production Research, 57(7), 2104–2121.
Ertem, M. A., & Buyurgan, N. (2020). Humanitarian logistics planning in disaster response: review and research directions. Socio-Economic Planning Sciences, 69, 100684.
Fikar, C., & Gronalt, M. (2018). Location decisions in humanitarian logistics. Journal of Humanitarian Logistics and Supply Chain Management, 8(3), 358–386.
Kapucu, N., & Garayev, V. (2016). Collaborative decision-making in emergency management. Public Administration Review, 76(3), 366–375.
Kovács, G., & Falagara Sigala, I. (2021). Lessons learned from humanitarian logistics during COVID-19. Journal of Humanitarian Logistics and Supply Chain Management, 11(3), 329–347.
Papadopoulos, T., Gunasekaran, A., Dubey, R., & Fosso Wamba, S. (2017). Big data and disaster management. Annals of Operations Research, 270(1-2), 1–17.
Pranoto, A., & Wibowo, S. (2022). Efektivitas manajemen logistik bencana oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Manajemen Bencana Indonesia, 8(2), 145–162.
Queiroz, M. M., Ivanov, D., Dolgui, A., & Fosso Wamba, S. (2020). Impacts of epidemic outbreaks on supply chains. Transportation Research Part E, 136, 101922.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Van Wassenhove, L. N. (2019). Humanitarian logistics research: past and future. Production and Operations Management, 28(7), 1726–1740.
Wankmüller, C., & Reiner, G. (2020). Coordination in humanitarian relief chains: practice-based view. Production Planning & Control, 31(11-12), 971–985.
Yadav, S., & Barve, A. (2018). Modeling humanitarian supply chain challenges. Benchmarking: An International Journal, 25(5), 1522–1544.
Zhu, Q., Krikke, H., & Caniels, M. (2018). Integrated supply chain resilience. International Journal of Logistics Management, 29(2), 606–626.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Zakaria Zakaria, Hipdizah Hipdizah, Novky Asmoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















