Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Stres Kerja pada Perawat di RS Kartika Husada Setu Bekasi Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8085Keywords:
Stres Kerja, Perawat, Beban Kerja, Shift Kerja, UmurAbstract
Stres kerja merupakan salah satu masalah psikologis yang banyak dialami oleh perawat akibat tuntutan pekerjaan, beban kerja yang tinggi, serta sistem kerja shift di rumah sakit. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kualitas pelayanan dan kesejahteraan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di RS Kartika Husada Setu Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok umur dewasa madya (61,7%), berjenis kelamin perempuan (65,0%), memiliki masa kerja berisiko (≤ 5 tahun) (53,3%), dan bekerja pada shift pagi dan siang (73,3%). Mayoritas responden memiliki beban kerja rendah (86,7%) dan tidak mengalami stres kerja (88,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur (p = 0,010), jenis kelamin (p = 0,045), shift kerja (p = 0,000), masa kerja (p = 0,043), dan beban kerja (p = 0,000) dengan stres kerja pada perawat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa beban kerja, shift kerja, umur, masa kerja, dan jenis kelamin berhubungan dengan stres kerja pada perawat, dengan beban kerja sebagai faktor yang paling dominan. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit disarankan untuk melakukan pengelolaan beban kerja secara optimal melalui penyesuaian distribusi tugas dan rasio perawat-pasien, serta pengaturan sistem shift kerja yang lebih seimbang. Perawat juga diharapkan meningkatkan kemampuan manajemen stres melalui strategi coping adaptif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti dukungan organisasi dan kepemimpinan serta menggunakan desain longitudinal untuk memperoleh gambaran hubungan sebab-akibat yang lebih komprehensif.
References
Agustina N. (2019). aktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi Kecap Di PT Heinz ABC Indonesia - Daan Mogot Tahun 2019.
Amaliyah, R., Sumiaty, Rezky Aulia Yusuf, Mansur Sididi, & Andi Sani. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid. Window of Public Health Journal, 5(2), 196–204. https://doi.org/10.33096/woph.v5i2.711
Arinil Janah. (2023). Mengenal Jenis-Jenis Stres dan Cara Mengatasinya. In Hikam Tim (Ed.), SehatQ. Hikam Media Utama. https://www.sehatq.com/artikel/jenis-stres
Awalia, M. J., Medyati, N. J., & Giay, Z. J. (2021). Hubungan Umjur Dan Jenis Kelamin Dengan Stress Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Kwaingga Kabupaten Keerom. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 5(2). https://doi.org/10.58258/jisip.v5i2.1824
Burton, P. &. (2017). The Elements of Applied Psychological Practice in Australia. Preparing for the National Psychological Exam.
Cahyono, E. . (2019). The Power Of Gratitude : Kekuatan Syukur Dalam Menurunkan Stres Kerja.
Chandra Wayan I. (2019). Stres Adatasi dan Manajemen Stres “ Menuju Perilaku Sehat Mental dan Hidup Bahagia.” Muha Medika.
Daniawati. (2019). ubungan Antara Individual Arena dan Work Arena dengan Stres Kerja pada Pekerja PembuatanOffshore Pipeline and Morring Tower (EPC3) Proyek Banyu Urip di PT Rekayasa Industri, Serang-Banten.
F Eryuda. (2018). Hubungan Shift Kerja Dan Kelelahan Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jurnal Majority, 18–26.
Feist, L. B. and J. (2019). Health Psychology: An Introduction to Behavior and Health. united states of america. Scratchgravel Publishing Services.
Guridno, E., & Efendi, S. (2021). The Effect of Organizational Climate, Work Stress, and Conflict on Motivation and Its Impact on the Performance of Labor Inspectors at the Directorate General of Labor Inspection. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 5(4), 201. www.ajhssr.com.
Irawan, Y. Y. (2020). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Advent Bandung. Jurnal Keperawatan Malang, 5(2), 103–113.
Janah, & Efatul Firda. (2017). Hubungan Shift Kerja Perawat Dengan Stres Kerja Di Instalasi Rawat Inap Pada RS. Kanker Dharmais Tahun 2017
Maghfirah, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Karyawan. Jurnal Doktor Manajemen (JDM), 6(2), 127. https://doi.org/10.22441/jdm.v6i2.22307
Manabung, A. R., Suoth, L. F., & Warouw, F. (2018). Hubungan Antara Masa Kerja dan Beban Kerja Dengan Stres Kerja pada Tenaga Kerja Di PT. Pertamina TBBM Bitung. Kesmas, 7(5), 1–10.
Milang, I. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Karyawan Pada PT. Bosowa Berlian Motor Luwuk. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 5(3), 255. https://doi.org/10.37905/aksara.5.3.255-272.2019
Mualim, M., & Adeko, R. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Bagian Dryer Pt. Bukit Angkasa Makmur (Bam) Di Kabupaten Bengkulu Tengah. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 79–86. https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1.1017
Munandar, A. S. (2014). Psikologi Industri dan Organisasi. UI-Press.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Oleo, U. H. (2023). Sampel penelitian ini berjumlah 109 orang yang dipilih menggunakan teknik. 2(4), 76–87.
Pongoh, V. V. (2015). erbedaan Stres Kerja antar Shift Perawat di Ruangan Gawat Darurat Medik RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. E-journal Keperawatan.
Pramono, B., & Paramananda, A. (2024a). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Jiwa RSKD Duren Sawit, Kota Jakarta Timur Tahun 2024. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(5)(05), 815–829. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet
Pramono, B., & Paramananda, A. (2024b). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Jiwa RSKD Duren Sawit , Kota Jakarta Timur Tahun 2024. 3(05), 815–829.
Rangkuti, H. Z., Harahap, J., & Simajorang, A. (2022). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Priority, 5(2), 46–54. https://doi.org/10.34012/jukep.v5i2.2659
Sari, A., & Enus, K. V. (2021). Analisis faktor beban kerja dan kelelahan terhadap stres kerja perawat. Window of Public Health Journal, 5(6), 914–922.
Sari, D., Sari, N., Aryawati, W., Studi, S., Masyarakat, K., Malahayati, U., Studi, S., Masyarakat, K., Malahayati, U., Studi, P., Kesehatan, S., Universitas, M., Studi, P., Kesehatan, S., & Universitas, M. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat di Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan). Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 14(2), 181–193.
Sawitri, E., Zukhri, S., Romadhani, & Oktavia, E. A. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Dukungan Keluarga dalam Upaya Mengontrol Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Keperawatan Galuh, 4(2), 79–84.
Sucipto, C. . (2019). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Gosyen Publishing.
Sugiono, & W, P. (2018). Ergonomi Untuk Pemula (Prinsip Dasar & Aplikasinya). UB Press.
Sugiyono, P. L. (2021). Metode Penelitian Komunikasi(Kuantitatif, Kualitatif, dan Cara Mudah Menulis Artikel pada Jurnal Internasional) (1 ed.). Alvabeta Bandung, CV.
Sukmawati, A., Yogisutanti, G., & Hotmaida, L. (2019). ). Hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat di ruang rawat inap rumah sakit advent Bandung. Jurnal Kesehatan Kartika, Vol, 14((1)).
Suryani, N. K., Yoga, G. A. D. M. (2019). Konflik dan stres kerja dalam organisasi. Widya Manajemen.
Susilaweni, L., Maryana, & Sari, I. P. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Perawat Diruang Intensive Care. Jurnal Keperawatan Holistik, 1(1), 38–45.
Tama & Hardiningtyas, D. (2017). Psikologi Industri Dalam Perspektif Sistem Industri. UB Press.
Tulhusnah, L., & Puryantoro, P. (2019). Pengaruh Jam Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan di Kantor Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 2(2), 299–312. https://doi.org/10.36778/jesya.v2i2.67
Wicaksono, M. N., & Anggarini, I. M. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Divisi Business Solution, Support Dan Service Delivery Pt Administrasi Medika Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), 161–172. https://doi.org/10.37012/jik.v10i2.51
Zulkifli, Z., Rahayu, S. T., & Akbar, S. A. (2019). Hubungan Usia, Masa Kerja dan Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Service Well Company PT. ELNUSA TBK Wilayah Muara Badak. Kesmas Uwigama: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 46–61. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i1.831
Zuniawati, D. (2019). Kejadian Lumbago. Gosyen Deepublish
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Dame Haryanti Siagian, Ahmad Irfandi, Mirta Dwi Rahmah Rusdy, Mugi Wahidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















