Liberty of Tourist Movements pada Implementasi Pedestrian di Kawasan Malioboro

Authors

  • Windy Wulandari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Primantoro Nur Vitrianto Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8097

Keywords:

Kebebasan bergerak wisatawan, Pedestrian, Malioboro, Wisatawan

Abstract

Seiring terjadinya perubahan pola pikir wisatawan yang lebih memilih pengalaman pariwisata yang berkualitas daripada sekedar rekreasi, kebebasan bergerak wisatawan menjadi elemen penting untuk mendukung kenyamanan dan kepuasan dalam aktivitas berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan persepsi wisatawan terhadap kebebasan bergerak wisatawan setelah diterapkannya kebijakan pedestrian di kawasan Malioboro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berfokus pada pengalaman subjektif individu dalam mengungkapkan persepsi tentang kebebasan bergerak wisatawan setelah diterapkannya pedestrian di kawasan Malioboro. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam pada partisipan yang sedang jalan-jalan di kawasan Malioboro. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola makna dan persepsi yang terkandung dalam pengalaman wisatawan mengenai kebebasan bergerak wisatawan di kawasan Malioboro. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan bagaimana wisatawan memaknai tentang kebijakan pedestrian mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan dan kelancaran mobilitas wisatawan serta menciptakan kualitas pengalaman berwisata di Malioboro.

 

References

Apriliani, R., & Priyanto, R. (2025). Tourism Accessibility Based on the Experiences of People With Visual Impairment in Bandung City and Regency. Jurnal Kepariwisataan, 24(2), 104–118. https://ejournal.ppb.ac.id/index.php/jpar/article/view/1991

Liow, M. L. S. (2022). Tourist Walkability and Sustainable Tourism Impact on Residents. ASEAN Journal on Hospitality and Tourism, 20(1), 74–93. https://journals.itb.ac.id/index.php/ajht/article/view/17409/5816

Putri, L. R. (2024). Penilaian Tingkat Walkability Jalur Pedestrian di Kawasan Wisata Pusat Kota Bogor. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 15(2), 107–118. https://jurnal.uns.ac.id/jdk/article/view/77704/44457

Rahmah, H. N., Rahayu, M. J., & Rini, E. F. (2025). Tingkat pelayanan jalur pedestrian di kawasan wisata Malioboro, Kota Yogyakarta. Desa Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 7(2), 102–111. https://jurnal.uns.ac.id/jdk/article/view/92430/51442

Saifuddin, M. N., & Qomarun, Q. (2019). Pengaruh kondisi jalur pedestrian dan street furniture di Jalan Malioboro terhadap kenyamanan ruang publik. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 16(1). https://journals.ums.ac.id/index.php/sinektika/article/view/10466/5410

United Nations World Tourism Organization. (1999). Global Code of Ethics for Tourism. https://www.untourism.int/global-code-of-ethics-for-tourism

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Wulandari, W., & Vitrianto, P. N. (2026). Liberty of Tourist Movements pada Implementasi Pedestrian di Kawasan Malioboro. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 5(1), 354–360. https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8097

Issue

Section

Articles

Citation Check