Strategi Soft Power Yonif 731/Kabaresi dalam Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Maluku
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8105Keywords:
soft power, Ops Pamrahwan, Yonif 731/Kabaresi, MalukuAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi soft power yang diterapkan oleh Yonif 731/Kabaresi dalam Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Ops Pamrahwan) di Maluku. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk kerawanan wilayah, menganalisis pendekatan soft power yang diterapkan satuan, serta menentukan indikator keberhasilan pendekatan tersebut dalam mendukung stabilitas keamanan. Penelitian dilaksanakan di wilayah Maluku dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi terhadap personel Yonif 731/Kabaresi, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan di Maluku bersifat multidimensional, meliputi residu konflik, kesenjangan layanan antar pulau, keterisolasian geografis, serta kerawanan informasi. Pendekatan soft power melalui diplomasi militer dan pembinaan teritorial terbatas mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, serta memperkuat kohesi sosial sehingga berkontribusi pada stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.
References
Ade, P. R., Amin, M. A., & Marsingga, P. (2024). Sebab-sebab utama dan sebab-sebab pemicu faktor sosial budaya dalam konflik etnis di Maluku. Politics and Humanism, 3(1), 45–50.
Agussalim, D. (2020). Dari traditional security ke non-traditional security: Evolusi konsep keamanan dan relevansinya bagi upaya penguatan ketahanan dan keamanan. Jurnal Majellis, 6, 55–66.
Caballero-Anthony, M. (2016). An introduction to non-traditional security studies. Asian Security, 12(2), 87–103. https://doi.org/10.1080/14799855.2016.1183152
Fatimah, F., Yani, Y. M., & Suryana, A. (2022). Operasi militer selain perang dalam rangka penanggulangan bencana alam di Indonesia: Peluang, tantangan, dan studi komparasi. Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, 6(2), 101–112. https://doi.org/10.7454/jkskn.v6i2.10083
Kurniawan, A., Siregar, H., & Nasution, R. (2024). Peningkatan peran intelijen TNI sebagai strategi soft power pada kebijakan pertahanan guna penanganan terorisme. Publikauma: Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 12(2), 176–183. https://doi.org/10.31289/publika.v12i2.12856
Nye, J. S. (2017). Soft power and public diplomacy revisited. The Hague Journal of Diplomacy, 12(2–3), 198–203. https://doi.org/10.1163/1871191X-12341366
Nye, J. S. (2021). Soft power: The evolution of a concept. Journal of Political Power, 14(1), 196–208. https://doi.org/10.1080/2158379X.2021.1879572
Wicaksono, A., Hadi, S., & Prasetyo, B. (2023). Peran Puspenerbad TNI AD dalam mendukung operasi pengamanan daerah rawan di Maluku. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 176–182.
Widiyanti, N. (2025). Strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi kompleksitas keamanan kawasan Asia Pasifik pada tahun 2019–2023. Global Insight Journal, 2(1), 34–45.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson Education.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. (2018). Petunjuk tentang pembinaan teritorial TNI AD. Markas Besar TNI AD.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Adi Kurniawan, Hikmat Zakky Almubaroq, Hikmat Zakky Almubaroq, Ruby Alamsyah, Ruby Alamsyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















