Strategi Penggunaan Alat Utama Sistem Senjata Artileri Medan Sebagai Efek Deteren Terhadap Kelompok Separatis Papua Dalam Mewujudkan Pertahanan Keamanan Wilayah Papua
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8128Keywords:
Alutsista Artileri Medan, Efek Deteren, Strategi Pertahanan, Separatis PapuaAbstract
Penelitian ini membahas strategi penggunaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Artileri Medan sebagai efek deteren terhadap kelompok separatis di Papua dalam rangka mewujudkan pertahanan dan keamanan wilayah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi penggunaan Alutsista Artileri Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian dilakukan pada konteks operasi militer di wilayah Papua dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara, dan analisis dokumen kebijakan pertahanan serta operasi militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas efek deteren dipengaruhi oleh kesiapan Alutsista, kualitas sumber daya manusia, dukungan logistik, integrasi sistem komando dan intelijen, serta kondisi geografis dan dinamika ancaman di Papua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Alutsista Artileri Medan dapat menjadi instrumen deteren yang efektif apabila dilaksanakan secara terpadu, proporsional, berbasis intelijen, serta didukung legitimasi hukum dan dukungan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua secara berkelanjutan.
References
Adiguna, I., Syuroh, M., & Sandy, A. (2024). Analisis pelaksanaan kegiatan operasi bantuan logistik di wilayah Papua Barat. Publik: Jurnal Administrasi Publik, 4(2), 44–54. https://doi.org/10.37858/publik.v4i2.514
Filippidou, A. (2020). Deterrence theory and strategic stability in contemporary security studies. Journal of Strategic Studies, 43(5), 742–765. https://doi.org/10.1080/01402390.2020.1732356
Fransisco, F., Hendra, A., & Andries, C. D. B. (2025). Strategi TNI dalam menanggulangi gerakan separatis Papua guna mewujudkan stabilitas keamanan dan kesejahteraan Papua. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 15(1), 75–90. https://doi.org/10.33172/jpbn.v15i1.1903
Hutomo, A., Gultom, R. A., & Purwantoro, S. A. (2022). Penggunaan geoint pada operasi militer dalam penanggulangan KKB Papua dengan operabilitas pada sistem K4IPP. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 153–158. https://doi.org/10.53866/jimi.v2i1.44
Koval, V., Kryshtanovych, M., & Mykhailova, O. (2023). Modern military strategy and firepower superiority in contemporary warfare. Defence Studies, 23(2), 201–218. https://doi.org/10.1080/14702436.2023.2174204
Lesmana, A., Nugroho, Y., & Hartono, B. (2021). Integrasi sistem komando dan kendali dalam operasi militer modern. Jurnal Strategi Pertahanan Darat, 7(2), 112–124.
Mazarr, M. J. (2020). Understanding deterrence in the twenty-first century. Journal of Strategic Security, 13(2), 1–21. https://doi.org/10.5038/1944-0472.13.2.1816
Merina, R. (2024). Military modernization and defense capability in Southeast Asia. Asian Security Studies, 18(1), 33–48. https://doi.org/10.1080/14799855.2024.1840215
Putra, T. H. (2024). Kepuasan anggota instanusantara Surabaya pada penggunaan media sosial Instagram: Perspektif teori uses and gratification. Komunikatif: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 4(1), 1–13.
Rahman, M., Prasetyo, A., & Gunawan, R. (2023). Pemanfaatan sistem informasi geografis dalam perencanaan strategis operasi militer di wilayah Papua. Jurnal Teknologi Informasi dan Pertahanan, 12(3), 210–222. https://doi.org/10.33172/jtip.v12i3.1620
Sangari, R. A. Y. (2020). Analisis kerjasama antara anggota TNI dan pemerintah daerah Papua dalam menangani konflik di Papua. Jurnal Pertahanan dan Keamanan Nasional, 10(2), 97–109.
Santoso, H., Wibowo, A., & Nugraha, R. (2020). Optimalisasi intelijen militer berbasis teknologi drone dalam operasi penanggulangan konflik di Papua. Jurnal Ilmu Pertahanan, 6(1), 55–68.
Sianipar, M., & Nurish, A. (2021). Military operations and human rights issues in Papua conflict. Journal of Human Security Studies, 9(2), 118–130. https://doi.org/10.1080/23739770.2021.1879315
Syailendra, M. (2020). Strategi modernisasi alutsista dalam mendukung sistem pertahanan negara. Jurnal Pertahanan Nasional, 10(1), 45–58.
Wibowo, A. (2019). Strategi operasi militer terpadu dalam menangani separatisme di Papua. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 9(3), 155–170.
Yudha, R., Simatupang, H., & Susanto, T. A. (2023). Efektivitas perencanaan alat utama sistem persenjataan dalam memenuhi kebutuhan pokok Tentara Nasional Indonesia. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences, 7(2), 325–334. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i2.1431
Gumelar, L. M. A., Putri, R. W., & Amrullah, R. (2025). Pendekatan hukum humaniter terhadap kegiatan operasional TNI dalam menangani separatisme bersenjata di Papua. Jurnal Hukum dan Keamanan Nasional, 14(1), 60–74.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara
Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 M Dastin Meta Swandana, Kusuma Kusuma, Herlina Juni Risma Saragih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















