Analisis Makna dan Struktur Entri Kamus pada Leksikon Kekerabatan Masyarakat Mandailing

Authors

  • Agung Dzaky Syuhada Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ida Binneka Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Irma Yanti Sitorus Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Najla Haifa Maulidina Tarigan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Anggia Puteri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ferdinand Simbolon Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8194

Keywords:

Leksikon Kekerabatan, Struktur Entri Kamus, Semantik Komponensial, Mandailing

Abstract

Kajian tentang makna dan struktur entri kamus pada leksikon kekerabatan masyarakat Mandailing menjadi penting karena masyarakat ini menghitung hubungan keluarga dari pihak ayah. Kekayaan leksikon yang digunakan untuk menyebut anggota keluarga menunjukkan hal tersebut, namun dokumentasinya dalam bentuk kamus masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur entri kamus dan menganalisis komponen makna leksikon kekerabatan Mandailing melalui pendekatan etnosemantik dan analisis komponensial. Data dikumpulkan dari kamus idiom bahasa Mandailing dan wawancara dengan penutur asli di Lembaga Adat Budaya Mandailing Medan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan struktur entri kamus terdiri atas lema, kelas kata, definisi, dan variasi penggunaan. Analisis komponensial mengungkapkan leksikon seperti amangtua, amanguda, namboru, dan anak boru memiliki fitur semantik generasi, garis keturunan, jenis kelamin, dan status pernikahan yang mencerminkan tingkatan dalam masyarakat. Leksikon ini tidak sekadar penanda hubungan keluarga, melainkan juga mengandung nilai budaya dan pengaturan peran dalam struktur sosial Dalihan Na Tolu. Dokumentasi ini berkontribusi pada pelestarian bahasa Mandailing dan pengembangan leksikografi bahasa daerah di Indonesia.

References

Amaluddin, A. (2010). Nyanyian rakyat bugis: kajian bentuk, fungsi, nilai, dan strategi pelestariannya. Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya, 38(1).

Ammar, D., Danialsyah, D., Lubis, M. F. R., Purba, A. R., & Nst, V. F. H. (2023). Pelaksanaan Pemberian Marga Dalam Sistem Perkawinan Etnik Mandailing (Studi di Lembaga Adat Budaya Mandailing Medan). Jurnal Pengabdian Masyarakat Hablum Minannas, 2(1), 68-79.

Arifah, S., Hodairiyah, H., & Azis, A. (2022). Konsep Penamaan, Makna Kultural, serta Pandangan Masyarakat terhadap †œBhuju’ Pongkeng†di Desa Pongkeng Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep (Kajian Etnolinguistik). Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1).

AZIZ, M. P. G. M. A. (2019). ANALISIS ENTRI “A” KAMUS THOMAS BOWREY 1701.

Hasibuan, N. K. (2020). Implementasi Hukum Waris pada Masyarakat Adat Mandailing Perantauan (Studi pada Pardomuan Muslim Sumatera Utara Kota Palangka Raya). Tahkim, 3(2), 115-130.

Kadri, M. (2024). Akurasi Makna Dalam Kamus Bahasa Arab Digital. AN NAZHAIR: Journal of Arabic Education, 1(1), 56-64.

Kumala, S. A., Lauder, R. M., Datang, F. A., & Firdaus, W. (2023). Istilah Kekerabatan Pada Masyarakat Cina Benteng. Widyaparwa, 51(1), 229-246.Mohamed, N. (2015). Pelestarian Turunan, Penelusuran Moyang: Pengadunan Sosiolinguistik dan Linguistik Sejarah dalam Pendokumentasian Bahasa Peribumi (Penerbit USM). Penerbit USM.

Leba, B. S., & Mare, F. J. (2024). Analisis Makna Leksikal dan Kultural Dalam Upacara Adat Hue Nuhe Pada Masyarakat Kampung Lewoawang. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(3), 7308-7316.

Nurzafira, I., Pratama, A., Kartika, A., & Meirita, S. (2025). Konstruksi Makna dalam Ungkapan Tradisional Masyarakat Adat Megou Pak: Kajian Etnolinguistik. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 996-1007.

Syahminan, M. (2023). KAMUS IDIOM: LEKSIKON MANDAILING. Penerbit Tahta Media.

Verlin, S., & Mahas, N. H. (2024). Kajian Semantik Komponensial Terhadap Istilah Kekerabatan Dalam Nyanyian Rakyat Bugis. Indonesian Journal of Linguistics, 1(2), 37-45.

Zahrotunnisa, R. (2021). Struktur Percakapan dan Struktur Preferensi dalam Gelar Wicara (Analisis Percakapan pada Persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur). Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 326-330.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Syuhada, A. D., Binneka, I., Sitorus, I. Y., Tarigan, N. H. M., Puteri, A., & Simbolon, F. (2026). Analisis Makna dan Struktur Entri Kamus pada Leksikon Kekerabatan Masyarakat Mandailing. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 5(1), 546–554. https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8194

Issue

Section

Articles

Citation Check