Analisis Representasi Makna Kata Palum dalam KBBI Berdasarkan Frame Semantics pada Kajian Leksikografi
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8205Keywords:
Palum, Frame Semantics, LeksikografiAbstract
Penelitian ini menganalisis representasi makna kata palum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berdasarkan pendekatan Frame Semantics pada kajian leksikografi. Kata palum berasal dari bahasa Batak Pakpak dan digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang setelah rasa haus terpuaskan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa dokumen entri kata palum dalam KBBI daring. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kata palum dapat dipahami melalui tiga unsur utama Frame Semantics, yaitu situasi pengalaman, partisipan yang terlibat, dan hubungan antar unsur yang membentuk pengalaman utuh. Kata palum tidak hanya menunjuk kondisi fisik, tetapi juga kondisi psikologis berupa rasa puas dan tenang. Temuan ini menegaskan bahwa kamus merepresentasikan pengalaman nyata penutur dan menambah kosakata bahasa Indonesia melalui adaptasi bahasa daerah.
References
Anandia, Y., Abila, K., Sinaga, Y.P.N., & Daulay, M.A.J. (2024). Pengaruh Bahasa Daerah terhadap Evolusi Bahasa Indonesia. JCRD: Journal of Citizen Research and Development, 1(2), 691–696.
Batubara, M.H. (2021). Leksikografi Bergambar Indonesia-Gayo-Inggris-Arab: Konsep Dasar, Fungsi, Jenis, dan Isi Kamus. Mahakarya: Jurnal Mahasiswa Ilmu Budaya, 2(2), 53–62.
Dewandono, W.A. (2020). Leksikologi dan Leksikografi dalam Pembuatan dan Pemaknaan Kamus. PARAMASASTRA: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 7(1), 16–26.
Jannah, R., & Herdah. (2022). Kata Serapan Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia: Pendekatan Leksikografi. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam, 20(1), 123–132.
Kusumawati, I. A. T. (2025). Palum dan Galgah: Kosakata Semakna di KBBI. Balai Bahasa Provinsi Maluku.
Martiana, W., & Siregar, H.H. (2025). Evolusi Leksikografi Arab: Analisis Model Penyusunan Kamus dari Tradisi Klasik Hingga Korpus Digital. INCARE: International Journal of Educational Resources, 6(3), 288–302.
Rahayu, H., Rangkuti, K., Manurung, N.U., Wuriyani, E.P., & Anshari, K. (2025). Perbedaan Pemaknaan Kata dalam Konteks Semantik dan Pragmatik dalam Berbahasa di Lingkungan Sekolah pada Siswa Kelas 5 di SDN 064990 Medan. Kampus Akademik Publising: Jurnal Sains Student Research, 3(2), 222–234.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sumirah, R. (2022). Penyusunan Kamus Shawārifīyah Karya Dr. Kamaluddin Nurdin Marjuni (Suatu Analisis Leksikografi). Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 1(1).
Torrent, T. T., Matos, E. E. da S., Belcavello, F., Viridiano, M., Gamonal, M. A., Costa, A. D., & Marim, M. C. (2022). Representing Context in FrameNet: A Multidimensional, Multimodal Approach. Frontiers in Psychology, 13, 838441.
Turnip, P.F., Chaniago, F.H., Sinaga, S.R.D., & Sari, C.J. (2025). Permasalahan Ketidakjelasan Definisi dalam Penyusunan Entri Kamus Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 36706–36710.
Yulianda, A., Harahap, A.L., Rambe, S.A., Saragih, M.S. (2023). Masuknya Kata-Kata Baru ke dalam Kosakata Bahasa Indonesia. Kontras: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 1–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Jiwana Nurinsani, Ela Emayusnita Sirait, Stephanie Br Sipayung, Icut Aprilla, Johannes Bagas Sitorus, Anggia Puteri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















