Istana Maimun Medan: Simbol Sinkretisme Islam-Melayu di Sumatera Utara

Authors

  • Tona Olga Natalia Rajagukguk Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ummi Kalsum Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Gideon Tora Sihombing Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Hadisty Nurul Haqie Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8206

Keywords:

Istana Maimun, Budaya Melayu, Representasi Identitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas budaya Melayu melalui elemen arsitektur, simbolisme, dan fungsi sosial Istana Maimun di Medan, Sumatera Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan, data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, dokumentasi, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur dan ornamen Istana Maimun mengandung nilai-nilai budaya Melayu yang kuat, seperti hierarki sosial,kesopanan, dan simbol keberlanjutan kerajaan. Selain menjadi situs sejarah, istana ini juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan pelestarian budaya yang aktif. Temuan ini menegaskan bahwa Istana Maimun bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan juga media dinamis dalam mempertahankan dan merepresentasikan identitas budaya Melayu secara kontekstual.

References

Ansari, K. (2024). Menelisik Kearifan lokal Kebudayaan Melayu Sumatera Utara, umsu press.

Aziza, F., & Rahman, A. (2023). Peran Arsitektur Tradisional Melayu dalam Mempertahankan Identitas Budaya. Jurnal Arsitektur Nusantara, 4(1), 45-58.

Fadli, M. (2024). Metode Penelitian Kombinasi, Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method), 44. Harahap, R., & Siregar, D. (2020). Pemanfaatan Situs Sejarah sebagai Media Pembelajaran Identitas Lokal di Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Sejarah, 3(2), 112-125.

Hidayati, N. L. (2024). Transformasi Estetika Islami Dalam Desain Interior Modern. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(11).

Lestari, W. A. W., Sari, M., Nabillah, P., & Amna, N. (2024). Eksplorasi Kebudayaan Monumen Sejarah Istana Maimun. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 11342-11348.

Lumban-Tobing, L. R. (2024). Identifikasi Gaya Pilar Dan Pelengkung Istana Maimun. Berkala Arkeologi Sangkhakala, 22(1), 32-44.

Matondang, I. P. S. (2020). Potensi Pariwisata Bersejarah Sebagai Peluang Pariwisata Bersejarah (Studi Kasus: Istana Maimun) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Musri, M. (2022). Visualisasi Kaligrafi Islam pada Media Seni Rupa di Indonesia (Analisis Etika, Estetika, dan Nilai-Nilai). Majalah Ilmiah Tabuah: Ta'limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 26(1), 11-20.

Nasution, A. G. J., Febriani, A., Syafitri, N., & Ananda, P. (2023). Arsitektur Bangunan Istana Maimun Telaah Sejarah dan Ornamen. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 1(1), 01-09.

Nasution, S. (2024). Sejarah dan Perkembangan Istana Maimun sebagai Destinasi Wisata Sejarah. Jurnal Pariwisata Budaya, 7(1), 23-38.

Ramadani, A. (2024). Istana Maimun Sebagai Simbol Budaya Melayu Di Kota Medan (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Universitas Islam Sumatera Utara).

Sianturi, N. E. (2026). Analisis desain langit-langit istana maimun. J. Proporsi, 1(2), 215-223. Zannah, N., & Silalahi, P. E. (2021). Studi Kawasan Islam (Studi Kasus di Istana. Maimun Kota Medan). At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora, 5(1), 63-78.

Zulkifli, M., & Abdullah, S. (2021). Studi Semiotik Simbol-simbol dalam Adat Perkawinan Melayu. Jurnal Kajian Budaya, 9(1), 67-80

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Rajagukguk, T. O. N., Kalsum, U., Sihombing, G. T., & Haqie, H. N. (2026). Istana Maimun Medan: Simbol Sinkretisme Islam-Melayu di Sumatera Utara. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 5(1), 561–569. https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8206

Issue

Section

Articles

Citation Check