Jejak Kejayaan Kesultanan Deli dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v5i1.8232Keywords:
Kesultanan Deli, Medan, Sejarah Urban, Transformasi Sosial, Ekonomi KolonialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kesultanan Deli dalam proses perkembangan Kota Medan pada masa kolonial. Kajian difokuskan pada keterkaitan antara perpindahan pusat kekuasaan, perkembangan jaringan perdagangan, serta perubahan ekonomi melalui sistem perkebunan tembakau yang mendorong pertumbuhan wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research) serta analisis historiografi kritis. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan pusat pemerintahan ke Medan, dukungan politik Kesultanan Deli, serta ekspansi perkebunan tembakau telah mempercepat proses urbanisasi dan membentuk struktur sosial serta tata ruang kota yang lebih modern. Selain itu, nilai-nilai budaya Melayu Deli tetap bertahan dan menjadi bagian penting dalam identitas masyarakat di tengah perkembangan Kota Medan yang semakin kompleks.
References
Gaol, A. L. L., Sihombing, B., Rajagukguk, C., Simanjuntak, E. S., Rajagukguk, K. S., & Likitoyo, P. S. (2025). Kehidupan Sosial Setelah Perpindahan Kesultanan Deli. Jerumi: Journal Of Education Religion Humanities And Multidiciplinary, 3(1), 287–293.
Harahap, H., Gunawan, D. A., & Karina, S. (2023). Dari Petani Tradisional Menjadi Koeli Perkebunan: Perubahan Mata Pencaharian Masyarakat Deli (1863-1869). Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(2), 495–501. Https://Doi.Org/10.30743/Mkd.V7i2.7583
Herlina, N. (2020). Metode Sejarah. Satya Historika.
Jhon, M. R., Fathia, F., Dalimunthe, M. N., Gurusinga, E. A. B., & Siagian, Y. M. (2025). Kesultanan Deli Sebagai Pusat Penyebaran Agama Islam Di Sumatera Timur. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 365–376.
Nasution, A. G. J., Sabina, I., Parapat, Marta, K., & Ramadhan, I R. (2023). Peran Kesultanan Deli Dalam Pengembangan Islam Di Medan. Yasin : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya, 3(1), 49–66.
Nasution, A. H., & Satria, B. (2017). Labuhan Deli Sebagai Pusat Pemerintahan Kesultanan Deli Abad Xviii. Historis, 2(2), 7–14.
Pelly, U., R, R., & Kartadarmadja, S. (1984). Sejarah Sosial: Daerah Sumatra Utara Kot Amady A Me Dan. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.
Sinaga, D. M. (2018). Aktivitas Perdagangan Deli Maatschappij Di Sumatera Timur Tahun 1870-1930. Avatara, E-Journal Pendidikan Sejarah, 6(1), 257–272.
Takari, M., B.S., A. Z., & Dja’far, F. M. (2012). Sejarah Kesultanan Deli Dan Peradaban Masyarakatnya. Usu Press.
Wasino, & Hartatik, E. S. (2018). Metode Penelitian Sejarah. Magnum Pustaka Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Aisya Aisya, Aulia Diana Putri, Aprilia Marito Siallagan, Ruziqna Al-Izzata Rustiandi Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















