Strategi Komunikasi Krisis Public Relations Dalam Menangani Isu Pemerintahan
DOI:
https://doi.org/10.57235/jcce.v2i2.8780Keywords:
Komunikasi krisis, Humas Pemerintahan, Krisis tata kelola, Manajemen KrisisAbstract
Di era digital, penyebaran informasi yang berlangsung secara cepat melalui media massa dan media sosial menyebabkan isu pemerintahan mudah berkembang menjadi krisis yang dapat memengaruhi citra institusi serta tingkat kepercayaan masyarakat. Dalam situasi tersebut, Public Relations (PR) atau humas pemerintah memiliki peran penting dalam mengelola komunikasi agar informasi yang beredar dapat dikendalikan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis Public Relations dalam menangani isu pemerintahan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penanganan krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber literatur yang relevan mengenai komunikasi krisis dan public relations pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi krisis yang efektif dilakukan melalui identifikasi isu secara dini, penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan transparan, pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi publik, serta koordinasi yang baik antarinstansi pemerintah. Selain itu, komunikasi dua arah dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan mengurangi dampak negatif dari isu yang berkembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penanganan krisis sangat dipengaruhi oleh kesiapan humas dalam merespons isu secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan informasi publik. Dengan demikian, strategi komunikasi krisis yang tepat dapat membantu pemerintah menjaga reputasi institusi dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Downloads
References
Azahra, N. R., & Santoso, H. (2025). Strategi Komunikasi Divisi Humas Kementerian dalam Negeri dalam Menanggapi Gelombang Demonstrasi Mahasiswa dan Masyarakat pada September 2025. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media, 4(2), 422-430.
Febriandy, & Wahyutama. (2024). Strategi Pemulihan Citra dan Reputasi Lembaga Pemerintah Pasca Krisis. Jurnal Ilmiah Komunikasi
Goeritman, H. I. N. (2021). Komunikasi Krisis Pemerintah Indonesia di Masa Pandemi Covid-19 melalui Media Sosial. Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi), 23(1), 1 - 19.
Maulvi, et al. (2023). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Alat Komunikasi dan Penyebaran Informasi Resmi Pemerintah. Jurnal Humas Pemerintahan
Mistara, & Dewi. (2022). Manajemen Komunikasi Krisis Public Relations dalam Mempertahankan Stabilitas Hubungan Pemerintah dan Masyarakat. Jurnal Komunikasi Publik
Nabilah, Syahrizal, R. D., Januarta, A. T., Muharomah, F. T., & Nabila, S. Q. (2026). Strategi Komunikasi Humas DPRD Provinsi Banten dalam Merespons Krisis dan Memulihkan Kepercayaan Publik. Komunikasi: Jurnal Komunikasi
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Haris Al Hafiz, Gading Muhammad Thoriq, Halif Riadin, Ainul Mardiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to CESS: Civic Education and Social Science Journal Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to CESS: Civic Education and Social Science Journal a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.






